
Setelah keluarga ONG menyelesaikan makan malam , mereka lalu berangkat menuju bandara terkecuali Freddy dan Franky
Saat hendak memasuki mobil , Franky memeluk Cherry
" Sayang , Nanti aku menyusul...Kamu berangkatlah terlebih dahulu dengan Ayah,Ibu dan adik" Ucap Franky dengan mengelus lembut rambut Cherry dan mengecup pucuk kepala Cherry
" Kakak harus menyusul, Jangan membawa pulang segores luka pun" Kata Cherry
" Iya sayang.. Aku mencintaimu" Kata Franky dengan berbisik di telinga Cherry
" Aku juga mencintaimu" Balas Cherry berbisik ditelinga Franky
Franky melonggarkan pelukannya dan tersenyum lalu membantu Cherry masuk ke dalam mobil
" Kak Freddy , SEMANGAT..INGAT JANGAN PULANG MEMBAWA LUKA SEKECIL APAPUN ITU!" Pinta Cherry pada Freddy
" BAIK RATU." Kata Freddy dengan sebelah tangan mengangkat seperti menghormat komandan
" HAHAHAHA''
Gelak tawa seluruh keluarga ONG menggema atas candaan Freddy
" Baiklah...Kami akan menunggu kalian dibandara, Berhati-hati lah" Kata Leo pada anak-anaknya
" Doakan kami Ayah" kata Freddy
" Pasti, Semoga kalian pulang membawa kemenangan karena memberantas kejahatan" Kata Leo dengan menepuk bahu Franky
" Kami berangkat ya kakak, FIGHTING" Kata Fransisca memberi semangat pada kedua kakaknya
Liana hanya memeluk kedua putranya dan menepuk bahu , melepas kedua putranya ke Medan perang
__ADS_1
Hanya doa dan berharap mereka baik-baik saja dan kembali dengan selamat
Semua telah masuk ke dalam mobil dan berangkat menuju bandara
" Ayo kita mulai peperangan ini" Ajak Freddy
Mereka pun masuk dalam mobil , Freddy yang mengemudikan mobil sport milik Franky
" Apa sudah kau sediakan semuanya?" Tanya Frank
" Tenang saja , semua telah tersedia"
Mobil pun melaju dengan kecepatan tinggi menuju gudang tua yang sudah lama tak berpenghuni
Di tengah perjalanan , Freddy mendapat telepon dari Neo dan Marco ,bahwa mereka telah sampai di lokasi
Marco dan Neo mengawasi dari arah yang berlawan untuk memantau sekitar
Dari jarak jauh , Freddy sudah melihat anak buah Marco sedang memantau situasi
Freddy dan Franky turun dari mobil
Neo , Marco dan agen rahasia yang sedang bersembunyi mengangguk kepalanya tanda menyapa Freddy dan Franky dan memberi kode bahwa lokasi sekitar dengan posisi aman
Franky dan Freddy membalas anggukan kepala mereka lalu memasuki gedung tua tersebut
Didalam gedung , Nampak bangunan terlihat sudah nampak rapuh
Franky dan Freddy memasuki sebuah ruangan , disana terdapat bangku dan meja
Franky dan Freddy berdiri dan memperhatikan sekitar
__ADS_1
" TAP. "
". TAP. "
". TAP. "
Terdengar suara derap langkah sepatu memasuki gedung
" Halo Franky sayang , Apa sudah lama menunggu ku?" Kata seorang wanita ketika memasuki ruangan dan berdiri agak jauh dari Franky dan Freddy
" HANNY...Sudah ku duga" Kata Franky dengan menarik sebelah bibirnya ke atas
" Apa kau merindukanku sehingga terbesit dalam ingatan mu bahwa aku dalang dibalik rencana membumihanguskan tunanganmu?" Ejek Hanny lalu berjalan perlahan ke arah Franky
" Kau berani juga datang kesini sendiri?" Kata Franky
" Aku tidak sendiri , Tapi aku datang bersama Ayahku" Kata Hanny berhenti tepat dihadapan Franky
Tak lama Ayahnya Hanny masuk
" Selamat malam Tuan muda ONG , Apa kabar?" Sapa Ayahnya Hanny tersenyum
" Selamat datang Tuan Zack , Lama tidak berjumpa, Bagaimana kabar gengster BUTTERFLY?" Tanya Franky dengan sorot mata tajam
" Hahahahaha..... ternyata anda sangat jenius tuan muda ONG" Kata Tuan Zack
" Apa tujuan anda?" Tanya Franky
" MENIKAHLAH DENGAN HANNY" Pinta tuan Zack
" Tidak mungkin , karena aku sudah memiliki istri" Kata Franky
__ADS_1
" Bercerailah , karena anak buahku sedang mengejar keluarga mu juga istrimu" Kata tuan Zack dengan menyeringai senang