
Freddy berdiri di kaca cermin lemari bajunya dan merapikan rambutnya
Dengan memakai kemeja biru dongker ketat menampilkan badan atletisnya dan celana jeans panjang cocok dengan postur tubuh Freddy yang tinggi
Setelah merapikan diri , Freddy melangkah ke ranjangnya dan menyusun beberapa barang untuk dibawa ke pulau Baru
Setelah menyusun barang-barang akan di bawa , Freddy menutup kopernya
Freddy memandang seluruh ruangan yang menjadi tempat Beristirahatnya selama bertahun-tahun
Dulu dia memang lebih banyak melanglang buana di banyak negri ,hingga akhirnya dia kembali ke tanah airnya demi melindungi Cherry dari musuh-musuh kakaknya
Kini dia akan kembali untuk bertempur memperluas daerah kekuasaannya lagi
" SELAMAT TINGGAL KAMARKU , AKU AKAN KEMBALI DENGAN SUASANA YANG LAIN , MUNGKIN MEMBAWA SERTA PASANGAN KU" Freddy bernazar dalam hati sambil tersenyum
Freddy menyeret kopernya keluar dari kamarnya
Nico yang sudah bersiap menanti majikannya ,
Saa melihat Freddy keluar dari kamarnya , Dengan cepat Nico melangkahkan kakinya membantu menyeret koper majikannya menuju bagasi mobil
Nico akan mengantar majikannya ke bandara bersama dengan Billy
" Apa Billy sudah tiba?" Tanya Freddy
" Mungkin sebentar lagi, Bos" Jawab Nico
Freddy mengganggukkan kepalanya
" Baiklah...Apa kamu sudah sarapan!?" tanyanya pada Nico
" Sudah Bos! " Jawab Nico
" Baiklah...Sambil menunggu Billy , Aku sarapan terlebih dahulu " Kata Freddy melangkah menuju dapur menemui orang tuanya
" Sayang, Ayo kita sarapan dulu" Kata Liana pada Freddy
" Iya...Bu" Jawab Freddy lalu menggeser kursi dan duduk.
Mereka menikmati sarapan , Mungkin sarapan bersama untuk terakhir kali karena Freddy akan berpetualang ke segala penjuru
Setelah selesai , Liana berdiri dari duduknya dan memeluk Freddy
" Sayang , Ibu mendukung apapun keputusan yang terbaik bagimu , Kamu bukan baru sekali ini saja bukan tinggal di luar negeri? Ibu tahu kamu akan mengejar cita-cita mu , Semangat dan jaga dirimu baik-baik, Ibu selalu mendoakan mu!" Kata Liana dengan mengelus punggung kekar anaknya
" Terimakasih Bu..." Kata Freddy lalu melepas pelukan ibunya
" Ayah , Aku pamit....Aku serahkan perusahaan sementara kepada Ayah , Mungkin aku disana hanya memantau perkembangannya" Kata Freddy lalu memeluk Ayahnya
" Jika kau pulang dengan tangan kosong, Ayah sangat kecewa" Goda Leo pada putra bungsunya
" Ayah tenanglah ,,, Saat aku pulang , DUNIA SUDAH ADA DALAM GENGGAMAN TANGANKU" Kata Freddy dengan mengangkat tangannya sambil di kepalkan dengan wajah tersenyum
__ADS_1
" Bagus... Ayah percaya itu!" Kata Leo dengan menepuk bahu anaknya
Nico berjalan masuk ke dalam dapur
" Bos , Billy sudah tiba" Kata Nico
" Baik.. Terima kasih Nico!" Kata Freddy dengan menepuk Nico
" Ayah , Ibu...Aku berangkat, Jaga kesehatan Ayah dan Ibu" kata Freddy
" Kamu juga sayang.." Kata Liana sambil mengandeng lengan anaknya dan berjalan menuju pintu keluar rumah utama
" Ayo kita berangkat ," Kata Freddy
Nico membukakan pintu mobil Freddy
Saat Freddy hendak masuk , Leo berpesan kepada Freddy
" Kirimkan salam Ayah dan Ibu buat Franky dan Cherry , Kami akan mengunjungi mereka saat waktunya tiba" Pesan Leo pada Freddy
" Baik Ayah..." Jawab Freddy lalu masuk ke dalam mobil
Setelah Freddy masuk ke dalam mobil , Billy dan Nico menunduk hormat kepada Leo dan Liana kemudian masuk ke dalam mobil
Mobil yang di kemudi oleh Nico melaju dengan kecepatan sedang hingga tiba di bandara
Saat tiba dibandara , Nico mengeluarkan koper Freddy dan menutup pintu bagasi mobil lalu menguncinya
Freddy, Nico dan Billy berjalan masuk ke dalam bandara
" Terima kasih Nico, Sementara aku tidak disini , tolong jaga perusahaan dan semua proyek ku juga orang tua ku , jangan lupa jaga kesehatan mu ,Jika ada masalah segera hubungi aku " Pesan Freddy pada Nico
" Baik Bos , Jika bos mengalami kesulitan disana, tolong hubungi aku" Kata Nico
Freddy tersenyum mendengar perkataan Nico , asisten kepercayaannya,
Freddy menepuk pundak Nico dan berkata
" TERIMAKASIH NICO" Kata Freddy lalu mengambil kopernya dari tangan Nico
" Kembalilah ke perusahaan " Kata Freddy dengan tersenyum
Nico mengganggukkan kepalanya dan tetap berdiri melihat majikannya masuk ke area menuju pesawat jet
Freddy dan Nicky melangkah masuk ke dalam jet pribadi milik keluarga ONG
" Billy...Jika aku tidak disini , tolong bantu Ayah dan Nico memantau perusahaan dan bisnis yang lain" Pesan Freddy setelah duduk di pesawat jet pribadi
" Jangan khawatir Bos " Ucap Billy
Jet pribadi milik keluarga ONG telah lepas landas meninggalkan negara K
Butuh waktu beberapa jam untuk sampai di pulau Baru
__ADS_1
Selama beberapa jam dipesawat, Freddy tidak berhenti memikirkan Cherry
Berusaha sekuat tenaga melupakan Cherry, malah semakin merindukan Cherry
Freddy menggosok-gosok wajahnya dengan kedua tangannya dengan kasar
" Sshhiiiittttt..." Freddy menyandarkan kepalanya disandaran kursi dan menutup matanya
Saat menutup matanya , terlintas wajah Cherry yang tersenyum dan tertawa bahagia
Beberapa waktu lalu , kebersamaannya dengan Cherry terlintas begitu saja seperti adegan di film
" Bos , Kita sudah sampai" Kata Billy menyadarkan Freddy yang masih menutup matanya
Mendengar suara Billy , Freddy membuka matanya
" Oow...Baiklah..Ayo kita turun" Ajak Freddy
Freddy beranjak dari kursinya dan menyeret kopernya keluar dari pesawat jet
Setiba di pintu jet , mata Freddy tertuju pada sosok perempuan cantik yang berdiri di bawah tangga pesawat jet pribadi
Franky dan Cherry berdiri didepan tangga pesawat jet sambil bergandengan tangan
Mata Freddy tak berkedip , Rasa rindu yang tertahan selama satu bulan tidak menatap wajah Cherry, Kini dia bisa melihatnya langsung
Freddy segera turun dengan menyeret kopernya
Saat tiba di hadapan Franky , Freddy memeluk kakaknya sekilas dan melepaskan
Freddy berhadapan dengan Cherry , Tanpa sungkan , Freddy membuka kedua tangannya dan langsung memeluk Cherry
" Kak Freddy" Sapa Cherry dengan senyum manis
" Aku merindukan mu, Cherry...Sangat..Sangat.. Sangat merindukan mu" Kata Freddy dalam hati sambil memeluk Cherry dengan mata tertutup merasakan kehangatan kerinduan yang terobati
" Sudah..Jangan lama-lama " Kata Franky lalu menarik lengan Freddy untuk menjauh dari istrinya
Freddy akhirnya melepaskan pelukannya dan tetap menatap Cherry
" Kamu bertambah cantik , Kakak ipar ku" Kata Freddy kepada Cherry
" Tentu saja istriku harus tambah cantik , Iya kan Sayang!" Kata Franky dengan tersenyum manis pada Cherry
" Tentu karena suplemen yang aku berikan" Kata Freddy tidak mau kalah
" Iya , Aku tetap berterima kasih kepada mu" Kata Franky
Mereka lalu berjalan ke arah parkiran mobil
Franky dan Cherry hanya datang berdua , jadi Billy yang menggantikan Franky menyetir
Freddy duduk disamping Billy
__ADS_1
" Ayah dan Ibu berpesan mereka akan datang berkunjung jika waktunya sudah tiba" Kata Freddy menirukan pesan dari orang tuanya
" Baiklah" Kata Franky