
"Sayang , bawa Philip sembunyi dikamar" Pinta Franky pada Cherry
Setelah berpesan pada Cherry , Liana juga menantu dan cucunya naik ke atas dan masuk ke kamar Cherry
Leo , Freddy, Franky dan Neo keluar dari istana dibantu para pengawal
Sambil berlari keluar , Mereka mengeluarkan senjatanya
Sampai dihalaman istana, Tembak menembak dan baku hantam tidak terelakkan
Bala bantuan datang dari pihak Franky , Masyarakat yang mengetahui presiden kesayangan mereka di kepung di istana langsung bertindak dan menyerang musuh
Banyak pertumpahan darah yang terjadi
Beberapa orang sniper , membidikkan senjata pada Franky
Dihalaman istana bak lautan manusia , semua berhamburan ke halaman istana , Saling baku hantam
Sementara Phillip dan Cherry juga Liana bersembunyi didalam kamar
Wajah Cherry Nampak takut dan panik luar biasa
Phillip ingin sekali membantu Papi dan Daddy nya tapi dia juga tidak bisa meninggalkan Mommy dan Neneknya
" DEWA KERA SAKTI . Aku butuh bantuan anda" Phillip menutup matanya berdoa dan melakukan meditasi
Dalam meditasinya , Jiwa Phillip keluar dengan penampilan yang lain bersama dengan dewa KERA SAKTI
" Aku hanya bisa membantu sebisa ku , Karena aku tidak bisa melawan takdir" kata KERA SAKTI dengan raut wajah sedih kepada Phillip
Phillip memandang Sang dewa tanpa bisa berkata apapun
" Jika begitu , Aku akan membantu Papi" Kata Phillip
Phillip dan Sang dewa terbang dan terjun langsung ke halaman istana
Saat Phillip melihat sekitar , dia memperhatikan para sniper yang berada di empat sudut
Phillip lalu menghalangi sniper tersebut membidik Franky , sniper dari arah lain malah membidik Leo
" DOR"
" DOR"
" DOR"
Franky yang melihat sniper menembak ke arah Ayahnya , Langsung saja Franky memeluk Ayahnya dan memutar badannya ,sehingga Franky sendiri yang terkena tembakan
" Ayaaaaahhhhh" Teriak Franky sambil memeluk ayahnya dan tersungkur dilantai bersama Ayahnya
Sayangnya saat ini , Franky tidak memakai rompi anti peluru , Sehingga peluru tersebut menembus perut , dada dan jantungnya
Leo terkejut bukan main melihat Franky tertembak
Freddy dan Neo yang melihat hal tersebut lalu berlari ke arah Franky sambil terus menembak ke arah lawan
Jiwa Phillip mengeluarkan api melihat Papinya terkena tembakan , Lalu dengan amarah yang menguasai , Phillip mengangkat kedua tangannya
__ADS_1
Dengan kekuatan dari tenaga dalamnya , Kedua tangannya mengeluarkan api lalu melemparkan api tersebut ke sniper yang berada di empat arah
Para sniper tersebut terkejut dan heran , Dari mana asalnya api tersebut
Hingga gedung tinggi tempat sniper bekerja habis di lahap si jago merah
Setelah seluruh sniper mati , jiwa Phillip di antar kembali oleh Sang dewa
" Sabar dan tabah, Ini semua sudah kehendak langit" Pesan dewa KERA SAKTI
Jiwa Phillip kembali ke raganya
Phillip membuka matanya dan menangis
Cherry yang melihat hal tersebut , terheran lalu mengusap lembut wajah anaknya
" Ada apa sayang?" Tanya Cherry
Belum sempat Phillip menjawab , Pintu diketuk dari luar
" TOK"
" TOK "
" TOK"
Liana bangkit dari duduknya dan membuka pintu
" Freddy. ." Kata Liana
Seketika pandangan Cherry gelap , Ketika tubuh Cherry hendak menyentuh tanah , Freddy dengan sigap menangkap tubuh Cherry
Cherry pingsan....Tak kuasa mendengar tentang keadaan suaminya
Leo datang kemudian disusul Neo dan para pengawal mengangkat tubuh Franky
Freddy menggendong Cherry dan membaringkan di tempat tidur Cherry lalu dia keluar dan tak lama kembali lagi
" Ayah , suntikkan obat ini ke tubuh kakak , ini akan mengurangi rasa sakitnya dan bisa bertahan sebentar ,Sebagai pertolongan pertama" Jelas Freddy dengan memasingkan jarum suntik ke Leo
Sementara Freddy sendiri menyuntikkan obat penenang buat Cherry agar tidak shock lagi
" Ayah...Ayo kita bawa kakak ke rumah sakit!" Kata Freddy
" Daddy...Aku ikut!" Pinta Phillip
" Lebih baik kamu jaga Mommy" Kata Freddy
" Ada nenek yang akan menjaga Mommy , Lagi pula aku sebagai anak laki-laki tidak akan tinggal diam melihat Papi ku tertembak seperti itu" kata Phillip
Freddy mendengar penuturan Phillip dengan emosi , akhirnya mengizinkannya
" Baik....Ayo kita berangkat!" Kata Freddy sambil mengandeng Phillip
Sedangkan Neo memapah Franky berserta pengawal yang lain
Saat melewati halaman istana , Phillip melihat mayat-mayat berserakan
__ADS_1
" Aku akan mengingat kisah ini dalam seumur hidup ku , Akan ku cari siapa pun pimpinan kalian yang telah mengusik kebahagiaan ku" Ucap Phillip dalam hati
" Tuhan...Selamatkan Papi ku" Doa Phillip sambil menutup matanya saat didalam mobil
Neo mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi agar secepatnya bisa sampai dirumah sakit
Neo mengendari mobil dengan wajah penuh darah , Bukan darahnya tapi darah dari musuh
Franky setengah sadar , menggengam tangan lembut anaknya yang duduk disampingnya
" Phillip ku...Jaga Mommy mu...Jangan biarkan Mommy mu bersedih" Kata Franky
Walau terluka akibat tembakan , dia tidak merasa sakit , hanya saja tubuhnya lemah tidak bertenaga
" Papi.....Jika terjadi sesuatu dengan papi , Mommy pasti akan sedih juga aku" Phillip berkata dengan mata yang sudah memerah
Tak lama , Mereka pun sudah sampai dirumah sakit
" Suster...Ada pasien " Teriak Freddy saat tiba di pintu UGD
Suster yang melihat langsung mendorong brankar menuju pintu UGD
Dengan gesit , Para perawat dan di bantu oleh Neo , Mengangkat tubuh Franky ke brankar
Suster lalu memanggil dokter bahwa ada pasien yang sedang kritis yang harus segera ditangani
Tak lama dokter pun datang , Menyadari bahwa orang yang akan ditangani adalah orang nomor satu di pulau itu , Maka dokter tersebut segera masuk ke ruang operasi
Setengah jam kemudian , Cherry dan Liana datang di antar oleh supir mereka
" Mommy....Nenek" Panggil Phillip langsung berdiri, Saat melihat Mommy dan Neneknya datang bersama
" Ibu...Cherry" Freddy juga mengarahkan pandangannya saat Phillip memanggil Mommy dan Neneknya
" Bagaimana keadaan Franky?" Tanya Liana
" Masih didalam ruang operasi , Sedang ditangani ,Bu" Jawab Freddy
" Bagaimana Franky bisa tertembak?" Tanya Liana
" Sniper berada diatas gedung dengan 4 posisi tepat arah mata angin , Saat sniper membidik ku dan hendak menembakku, Franky melihatnya dan Franky menyelamatkan ku " Jelas Leo
Leo berjalan ke arah Cherry
" Cherry...Ini semua salah ayah , Jika Ayah bisa menyelamatkan diri, mungkin Franky tidak akan terluka parah seperti ini
Cherry hanya menggeleng kepalanya , Tidak sanggup berkata apapun
Saat ini dia hanya ingin melihat suaminya , Dan berada disamping Franky untuk menjaganya
Cherry terduduk di kursi dan menangis pilu , Tak bisa menahan kesedihannya
" Mommy...Jangan menangis..." Kata Phillip mendekati Cherry dan mengusap airmata Cherry lalu memeluk Mommy nya
Rasa kebas dan sedih dirasakan oleh Liana , Leo , Freddy juga Neo melihat kesedihan Cherry
" AKAN KU BALAS KALIAN"
__ADS_1