
" Apa Mommy mu hari ini ada ke cafe?" Tanya Freddy yang teringat jika James akan ke cafe bertemu dengan Cherry
" Daddy....Jika Daddy khawatirkan Mommy , Daddy hubungi lah Mommy" Kata Phillip
" Phillip, Aku bertanya padamu" Kata Freddy dengan kesal
" Mommy tidak keluar hari ini , Mommy hari ini menunggu Daddy pulang!" Kata Phillip tak kalah kesal
" Urusan percintaan orang dewasa membuatku pusing" kata Phillip dengan suara kecil lalu melangkah ke kasur dan merebahkan dirinya
" Kau ini..." Kata Freddy seraya memperhatikan Phillip
" Mau sampai kapan Daddy akan mengabaikan Mommy?" Tanya Phillip
" Aku tidak mengabaikannya!" Jawab Freddy enteng
" Lalu membiarkan Mommy menunggu?" Tanya Phillip sambil bangkit dari rebahan nya
" Mommy mu yang mengabaikan ku!" Kata Freddy seraya membuka ponselnya dan memperhatikan apa yang Cherry lakukan
Phillip melirik ke ponsel Freddy dan tersenyum
" Daddy benar-benar mencintai Mommy , Meski hati Daddy kesal kepada Mommy , Tapi Daddy tetap menjaga Mommy dalam diam!" Kata Phillip dalam hati
" Bagaimana jika Mommy di rebut oleh orang lain?" Tanya Phillip spontan
Mendengar pertanyaan Phillip sontak membuat kepala dan mata Freddy memutar dan mengarah tajam pada Phillip
" Siapapun orangnya , Akan aku bunuh!" Kata Freddy dengan suara kecil dan penuh penekanan
"Wow ... Daddy , kau terlihat sangat menyeramkan!" Kata Phillip sambil menggosokkan kedua lengannya karena merinding melihat mata dan ekspresi Freddy yang sedang emosi
Freddy menatap tajam ke arah Phillip
" Kau harus melaporkan padaku , Siapa saja orang yang akan mendekati Mommy mu!" Pinta Freddy
" Untuk itulah , Daddy harus berjuang mendapatkan Mommy, Maka tidak ada lelaki manapun yang akan mendekati Mommy" Kata Phillip
Freddy terdiam lalu memalingkan wajahnya dan memperhatikan rekaman CCTV yang ada di layar ponselnya
Di periksanya satu persatu ruangan , Namun tak nampak Cherry
Dengan cepat , Freddy mengalihkan ke room yang lain , Nampak Cherry yang baru siap mandi sedang berjalan di kamar Freddy
Saat berpapasan dengan para pekerja di istana , Cherry bertanya apakah Freddy sudah kembali, Namun jawaban yang di dapat Cherry adalah sama , Kalau Freddy belum kembali ke istana
Hati Freddy merasa iba juga bahagia karena Cherry menunggunya dan mengkhawatirkannya
Tapi Freddy tidak tahu apakah Cherry menunggunya untuk meminta maaf karena merasa bersalah karena menolak cinta Freddy atau mengkhawatirkan dirinya karena Cherry mulai membuka hatinya untuk dirinya
Hanya Cherry-lah yang mengetahui
Cherry mengeluarkan ponselnya ingin menghubungi Freddy , Namun di urungkan niatnya lalu Cherry berjalan mondar mandir di depan pintu kamar Freddy
Freddy terus memperhatikan Cherry dari layar ponselnya hingga perut mereka berbunyi
" Aahh.. Phillip, Aku melupakan sarapan mu!" Kata Freddy
Freddy mengambil gagang telepon yang ada di kamar hotel lalu menghubungi bagian dapur untuk mengantarkan sarapan untuk mereka
__ADS_1
Tak berselang lama , Pelayan hotel pun datang membawa pesanan makanan Freddy
Freddy melihat dari lubang kecil dipintu lalu membukanya
" Terima kasih" Kata Freddy sambil menyelipkan beberapa lembar uang pada pelayan hotel
" Terima kasih banyak , Tuan!" Kata pelayan tersebut lalu melangkah pergi
Freddy menutup pintu kembali dan menguncinya
" Phillip....Makanlah" kata Freddy pada phillip
Phillip yang sedang berbaring lalu duduk diranjang kemudian turun dan berjalan ke sofa
Freddy dan Phillip pun duduk di sofa dan menikmati makanan mereka
Saat sedang menikmati makanan mereka , Ponsel Freddy berdering
" DRRRTTZZZ"
" SWEAT HOME CALLING..."
Freddy menatap Phillip sejenak lalu menerima panggilan
" Halo" Sapa Freddy
" Tuan , Ada yang ingin bertemu dengan Nyonya Cherry!" Lapor satpam istana
" Siapa?" Tanya Freddy dengan kening berkerut
" Katanya James Alberto" jawab satpam tersebut
Phillip terkaget karena Freddy berteriak dan langsung berdiri
Phillip ikut berdiri dan melihat wajah Freddy sudah menahan emosi
" Katakan padanya , Nyonya Cherry sedang tidak ada ditempat , Jangan ijinkan dia masuk atau kalian akan ku bunuh!" Pinta Freddy pada satpam
"Baik ,Tuan....Kami akan perketat pengawalan" Kata satpam dengan inisiatif sendiri akan memperketat penjagaan istana
" Bagus!" Kata Freddy lalu mengakhiri panggilan dan langsung mengecek keadaan istana melalui CCTV
" Ada apa ,Dad?" Tanya Phillip
" James Alberto datang ingin bertemu Mommy!" Kata Freddy dengan matanya tetap fokus mengawasi layar CCTV di depannya
" Nampaknya Daddy memliki saingan!" Kata Phillip
" Apa kau sangat bahagia?" Tanya Freddy
" Apa Daddy akan terus begini?" Tanya Phillip balik
" Makanlah" Kata Freddy langsung memasukkan makanan ke mulut Phillip
Freddy memperhatikan di layar ponselnya , Melihat mobil dan James sedang berdiri di depan pagar istana dan berbicara dengan satpam
Pembicaraan James dengan satpam tentu saja di dengar oleh Freddy
Satpam mengatakan dengan halus apa yang dipesan oleh Freddy
__ADS_1
Saat James meminta nomor ponsel Cherry, Satpam juga menolaknya dengan halus
Tak lama James pun pergi dengan kekecewaan
Freddy melihat room yang lain , terlihat Cherry sedang melihat ponselnya
" TING"
Ada pesan masuk dari ponsel Freddy
" Kakak...Aku minta maaf , Jika kakak masih marah padaku , Lebih baik aku yang pergi" Pesan dari Cherry
Ternyata Cherry mengirimkan pesan untuk nya
Freddy hanya membaca , Tak membalas pesan Cherry
" Maaf Cherry , Aku membuatmu begini , Tapi aku ingin mengetahui bagaimana perasaan mu padaku!" Kata Freddy dalam hati
Sambil menikmati makanannya , Freddy terus memperhatikan Cherry dari layar CCTV tersebut
Hingga sampai siang menjelang , Tak ada kegiatan lain
Phillip yang bosan , Akhirnya tertidur pulas di ranjang hotel
Cherry menanti dengan gelisah balasan pesan dari Freddy, Namun yang dinanti tiada balasan
Hingga malam menyingsing , Freddy membangunkan Phillip dan mengajaknya makan malam
" Jika mommy mu bertanya , Apa yang akan kau katakan?" Tanya Freddy
" Bagaimana jika aku berterus terang?" Tanya Phillip
Freddy melirik Phillip sejenak dan menghela nafas tanpa menjawab pertanyaan Phillip , Freddy melanjutkan melahap makanannya
" Daddy..Kapan Daddy akan pulang?" Tanya Phillip
" Jika pintu hati Mommy sudah terbuka untuk ku!" jawab Freddy
" Baik , Aku akan membuka pintu hati Mommy untuk Daddy" Kata Phillip dengan polos
" Pintu hati itu tidak bisa dipaksakan!" Kata Freddy
" Tenanglah...Aku tidak memaksa Mommy!" Ucap. Phillip dengan tersenyum
" Daddy ..Aku harus kembali , Supir sudah menunggu!" Kata Phillip
" Baik... Hati-hatilah , Pastikan Mommy mu tidur dikamarnya , jangan tidur disofa jika tak ingin masuk angin" Kata Freddy dengan penuh perhatian dan khawatir kepada Cherry
" Aku akan sampaikan pesan Daddy kepada Mommy" kata Phillip menggoda Freddy
" Kau berani?" kata Freddy dengan berkacak pinggang
" Supaya kalian bisa bersatu, Aku berani!" Kata Phillip dengan mata menatap ke arah Freddy
Freddy menepuk bahu Phillip
" Daddy hanya menunggu waktunya" Kata Freddy
Phillip tersenyum lalu beranjak keluar dari kamar hotel
__ADS_1