
Dengan kesal , Vienny melangkah keluar dari ruang keluarga menuju kamarnya
" Liat saja , Aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan Freddy" Kata Vienny dengan menghempaskan tubuhnya diranjang yang empuk
" Freddy OOH Freddy....." Guman Vienny sambil membayangkan betapa bahagianya bila bisa bersanding dengan Freddy
Terbesit ide dalam benaknya untuk mengejar Freddy
Vienny pun bangkit dari ranjangnya dan mengambil ponsel
Setelah mencari nomor dari ponselnya kemudian meletakkan ponselnya di telinga sebelah kiri
" Halo , Aku butuh bantuan kalian ,Kita berjumpa di depan perusahan FC Group" Ucap Vienny pada seseorang lalu menutup teleponnya
Vienny melangkahkan kakinya ke meja rias dan merapikan make up nya dan pakaiannya
Tak lama dia keluar dari kamar
" Mau kemana?" Tanya tuan Jason
" Mengejar impian ku" Kata Vienny dengan nada mengejek dengan sebelah bibirnya di naik kan ke atas
Tuan Jason memiliki perasaan yang tidak enak
Vienny melangkahkan kakinya keluar dari pintu utama lalu memanggil taksi
Tuan Jason mengikuti gerak gerik putrinya
Saat taksi yang membawa Vienny berhenti tepat di depan gedung FC Group , Tuan Jason yang masih duduk didalam taksi memperhatikan putrinya lalu tuan Jason mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Freddy
" Maaf Tuan ONG jika saya mengganggu, Saya ingin menyampaikan beberapa hal , sepertinya Vienny merencanakan sesuatu , Sekarang Vienny berada di depan gedung perusahaan anda , dan sedang berdiskusi dengan beberapa orang , Aku tidak tahu apa yang mereka rencanakan, Berhati-hati lah Tuan! " Kata Tuan Jason
Tak lama Tuan Jason meminta supir taksi untuk mengantarnya kembali ke rumah
Freddy yang mendapat telepon dari Tuan Jason langsung memantau CCTV yang berada disekitar gedung perusahaannya lalu memasang headset di telinganya
" Nico..Nampaknya Vienny merencanakan sesuatu" kata Freddy kepada Nico
Nico yang sedang fokus bekerja, memandang ke arah majikannya
" Apa aku meminta satpam untuk mengusir mereka?" Tanya Nico
" Jangan...Mereka tidak akan menyakiti ku" Kata Freddy sambil mendengarkan headset nya
" Lalu ? " Tanya Nico kembali
Freddy tersenyum dan memiringkan kepalanya memandang ke arah Nicky yang juga sedang melihat ke arahnya
" Kita sambut permainan mereka, Nicky....Kau harus jadi pemeran utamanya" kata Freddy dengan tersenyum manis lalu tertawa kecil
" Apa maksudmu, Bos! " Tanya Nicky binggung
__ADS_1
" Selesaikan pekerjaan kita terlebih dahulu , Nanti aku akan mengatur rencana " Kata Freddy
Mereka kembali fokus dengan pekerjaan mereka masing-masing
Selama beberapa jam mereka berkutat dengan pekerjaannya dan membahas pekerjaan bersama
" Oke... Selesai....Aku punya tugas untuk mu , Nicky" Kata Freddy lalu bangkit dari duduknya dan mengambil jas dari lemarinya dan juga masker kemudian menyerahkannya kepada Nicky
"Tugas apa, Bos?" Tanya Nicky binggung lalu mengambil jas dan masker yang diberikan Freddy padanya
"Pakailah jas dan masker ku juga sisir rambut mu dengan gaya yang mirip denganku!" Pinta Freddy lalu melipat tangannya didepan dada dengan bokong bersandar di meja kerjanya
Nicky dan Nico sambil bertatapan
Freddy memperhatikan mereka lantas memutar badannya dan mengambil laptop dimeja dan memutar mengarahkan ke Nico dan Nicky
" Kalian lihat dan dengar lah" Pinta Freddy
Nico dan Nicky memperhatikan layar laptop tersebut dan mengambil headset masing-masing dan mendengarkan
Nico dan Nicky mengerti apa yang atasannya ingin lakukan
Tanpa banyak bertanya, Nicky memakai jas dan masker Freddy
Freddy membantu Nicky menyisir rambut sesuai tatanan rambut miliknya
" Oke.. Perfect" Kata Freddy dengan tersenyum hingga nampak deretan giginya yang putih dan rapi
" Ayo , Kita bermain-main" Kata Freddy lalu menyusun barangnya dan memasukkannya ke dalam tas nya lalu mengambil jaket dari lemari kemudian memakainya
" Tenang saja , Aku hanya mengantarkan kalian ke pintu utama dan hanya memantau " Kata Freddy dengan merangkul bahu Nico dan Nicky lalu berjalan bersama meninggalkan ruang kerjanya
Setiba di pintu utama , Freddy bersembunyi di balik tembok agar bisa memantau permainan Vienny
Nico dan Nicky memberi kode kepada Freddy karena mereka akan memulai permainan dan mendapat anggukan kepala dari Freddy
Nico dan Nicky berjalan ke pintu utama , Nicky berjalan di depan dan Nico berjalan dibelakang selayaknya biasa Nico berjalan bersama Freddy
Saat mereka keluar , Vienny dan kelompoknya yang sedari tadi sudah bersiap-siap menunggu Freddy keluar , langsung saja Vienny memberi kode kepada rekannya yang bertugas menembak
Vienny segera saja berjalan ke arah ke Nicky yang memakai masker
" Sebentar lagi kamu akan jatuh digengamanku" Kata Vienny dalam hati
Saat Vienny hendak mendekat ke arah Nicky , rekan Vienny membidik ke arah Vienny yang sudah mendekati Nicky ,dan langsung melepaskan mesiu panas tersebut
" DOR "
Suara tembakan terdengar , dengan cepat dan dengan percaya diri yang tinggi , Vienny memeluk tubuh Nicky
Nicky dengan refleks memeluk pinggang Vienny
__ADS_1
" Aaaahhh" Jerit Vienny yang sudah terkena tembakan di bagian lengan
" Tuan ONG, Untunglah anda tidak apa-apa" kata Vienny dengan tangan kiri terluka dan sebelah tangannya memegang kuat leher Nicky
" Anda salah nona" Kata Nicky
Vienny terkejut mendengar perkataan Nicky dan langsung berdiri tegak berhadapan dengan Nicky
Vienny dengan kasar mencabut masker yang menutupi wajah Nicky
" KAMU... INI" Vienny kesal karena dia salah sasaran dan membuang masker ke lantai
" Dimana Tuan ONG?" Tanya Vienny marah
" Tuan muda sudah meninggalkan perusahaan sejak tadi , Nona! " Kata Nicky yang ingin tertawa terbahak-bahak namun ditahannya
" Nona....Lengan Anda terluka, Apa anda baik-baik saja" Tanya Nico
Vienny baru menyadari dia sedang memainkan permainan menjebak seorang pria tampan
" Aah...ini....auuwww" Vienny berpura-pura kesakitan karena mesiu tersebut bukanlah mesiu asli , mesiu tersebut adalah mesiu buatan yang dibuatnya sendiri
Mesiu palsu itu akan menjadi cipratan darah saat terkena ke daging
Nico yang cerdik lalu mengambil tisu dan membersihkan cipratan darah tersebut
" Nona, Nampaknya tidak ada luka yang parah pada tubuh anda " Kata Nico dengan nada mengejek
" Kalian ini ..Awas kalian" Kata Vienny dengan kesal lalu memutar badannya dan berjalan keluar
Vienny memberi kode pada rekannya untuk meninggalkan tempat tersebut karena sasaran mereka tidak ada ditempat
" TIN"
" TIN"
" TIN "
Seorang pria dengan memakai jaket lengkap dengan helm berhenti dan mengklakson di depan Vienny, Nico dan Nicky
Nico dan Nicky tentu saja mengenali siapa yang berada di atas sepeda motor gede termahal itu
Nico dan Nicky menunduk hormat kepada pemilik sepeda motor gede tersebut
Pria yang berada di atas sepeda motor gede tersebut membuka helm nya lalu berkata
" PERTUNJUKAN YANG ROMANTIS DAN BAGUS NICKY" Teriak Freddy sambil bertepuk tangan
" PROK"
" PROK "
__ADS_1
" PROK"
" PERMAINAN ANDA SANGAT BIASA , NONA VIENNY" Ejek Freddy kepada Vienny dengan senyuman manis yang terukir di bibirnya