KING DRAGON

KING DRAGON
RACUN YANG MEMATIKAN


__ADS_3

Rasa kebas dan sedih dirasakan oleh Liana , Leo , Freddy juga Neo melihat kesedihan Cherry


" AKAN KU BALAS KALIAN"


Pekik Freddy dalam hati dengan menggepalkan tangannya


Phillip tak henti menyekap air mata Cherry


" Mommy...Aku berjanji ,Tak akan ku biarkan orang yang merebut kebahagiaan kita hidup dengan tenang dan damai!" Kata Phillip dalam hati


Setelah menunggu selama satu jam , Dokter dan suster keluar dari ruang operasi dan menghampiri keluarga ONG


" Dokter, Bagaimana kondisi anak saya?" Tanya Leo dengan cemas


Dokter membuka maskernya dan menatap keluarga ONG ,satu persatu dari Leo dan terakhir Phillip


Dokter menghela nafas dan membuangnya berat


" Tuan besar.... Peluru sudah berhasil dikeluarkan dari perut, dada dan jantungnya , Tetapi......." Dokter menghentikan penjelasannya


Di tatapnya Phillip dengan penuh rasa iba


" Tapi kenapa, Dokter?" Tanya Leo


Dokter memejamkan matanya sebentar dan menarik nafas dalam lalu berkata


" Peluru menembus jantung Tuan Franky , Sepertinya peluru tersebut sudah tercemar dengan racun yang mematikan, Kami sudah berusaha semaksimal mungkin , Sekarang Tuan Franky dalam keadaan koma" Kata dokter


" Boleh saya melihat jenis racunnya?" Tanya Freddy


" Baik...Mari ikut saya" Kata dokter


Freddy mengikuti dokter di bagian laboratorium


Freddy memeriksa peluru tersebut satu persatu


" Racun jenis baru" Kata Freddy dalam hati


" Dokter...Aku akan mengambil peluru ini!" Kata Freddy


Dokter tentu mengijinkan dan tak bisa menolak karena yang berhadapan dengannya adalah pemilik pulau Baru ini


" Silahkan Tuan muda" kata dokter tersebut


Dokter menyusun peluru tersebut di dalam kantong plastik kecil dan menyerahkannya kepada Freddy


" Tuan muda , Ada hal yang harus saya sampaikan , Aku sangat terenyuh melihat bocah kecil itu tadi. saya tidak berani berterus terang" Kata dokter


Freddy membalikkan badan mendengar pernyataan Dokter


" Ada apa , Dokter?" Tanya Freddy


" Saat kami tim dokter berhasil mengeluarkan peluru dari jantung Tuan Franky , jantungnya sudah tidak berfungsi lagi karena sudah sangat hancur karena kandungan racun yang ada didalamnya , Namun ada hal yang sangat mengejutkan kami , Tuan Franky sepertinya memiliki semangat untuk hidup , beliau seperti ingin menyampaikan sesuatu yang penting !" Jelas dokter


Freddy mencerna kata-kata dokter

__ADS_1


" Baiklah dokter , Terima kasih!" Kata dokter dan berlalu dari ruang laboratorium itu


Saat keluar dari pintu laboratorium, Freddy melihat tubuh Franky di dorong keluar dari ruangan operasi


Tampak alat-alat medis terpasang dihampir seluruh tubuh Franky


" Kami akan membawa tuan Franky di ruangan ICU" Jelas suster


Freddy mengikuti suster tersebut hingga masuk ke dalam ruangan ICU , Sebelum Freddy masuk , Freddy memakai pakaian khusus untuk bisa masuk ke ruang ICU


Leo dan yang lain hanya menunggu diluar


Freddy menunggu para suster memindahkan tubuh Franky di atas ranjang ICU


Setelah semua selesai , suster pun meninggalkan ruangan ICU dan hanya tinggal Freddy sendiri yang menemani Franky


Freddy mendekati ranjang tempat Franky berbaring


Freddy memperhatikan wajah dan tubuh Franky secara keseluruhan


Tak ada yang aneh dari tubuh Franky , Tampak normal seperti biasa lalu Freddy menggeser kursi agar dekat duduk dekat dengan ranjang Franky


" Kakak , Ijinkan aku mengambil darah kakak , Aku akan memeriksa darah kakak karena peluru yang ditembakkan mengandung racun, Sepertinya jenis racun baru" Imbuh Freddy


Freddy lalu mengeluarkan jarum dan mengambil sedikit darah Franky untuk melakukan penyelidikan


Setelah selesai, Freddy menyimpan Sampel darah tersebut ke sakunya


Freddy memperhatikan semua alat medis ,dan semua terpasang dengan sempurna


" Kakak , Apa yang hendak kakak sampaikan? Walau apapun yang dikatakan oleh dokter , Berjuanglah...Aku percaya kakak bisa mendengar aku yang aku katakan! " Bisik Freddy di telinga Franky


Pintu dibuka dari luar


" Daddy..." sapa Phillip yang sudah memakai pakaian khusus dan memasuki ICU


" Phillip..." Sapa Freddy langsung berdiri dari kursinya dan menghampiri Phillip lalu berjongkok dihadapan Phillip


Freddy melihat mata Phillip memerah dan ada bekas airmata di pipi Phillip


Freddy menapuk kedua pipi Phillip lalu mengusap air mata Phillip


" Bawalah Mommy mu masuk" Pinta Freddy


Phillip mengangguk lalu memutar badannya berjalan keluar dari ruangan ICU


Freddy mengangkat wajahnya ke atas dan menarik nafas panjang lalu membuangnya kasar


Tak lama Cherry dan Phillip masuk


Saat memasuki ruangan ICU , Mata Cherry terus menatap tubuh Franky sambil berjalan ke arah ranjang tempat Franky berbaring


Cherry memperhatikan dari kepala sampai ke kaki Franky lalu duduk di kursi , tempat Freddy duduk tadi


" Kak Franky , Cepatlah sadar .." Cherry tak sanggup berkata lagi dan mulai terisak dan sesunggukkan

__ADS_1


Freddy yang melihatnya merasa sangat iba , lalu mengambil sapu tangan dari saku celananya dan menyodorkannya kepada Cherry


Cherry mendonggakkan kepalanya melihat Freddy lalu pandangannya turun melihat tangan Freddy yang sedang memegang sapu tangan


Cherry menerimanya dan mengusap airmatanya dengan sapu tangan Freddy


" Cherry....Aku keluar sebentar, Ada yang harus aku kerjakan" Kata Freddy pelan lalu mendapat anggukan kepala dari Cherry


Freddy melihat ke arah Phillip yang juga tak kalah sedih , wajah yang sembab dan mata merah


Freddy melangkah ke arah Phillip lalu berjongkok dihadapan Phillip


" Daddy akan keluar sebentar , Jaga Mommy mu!" Kata Freddy sambil berbisik karena tidak ingin mengganggu


" Daddy mau kemana?" Tanya Phillip dengan berbisik ditelinga Freddy


" Ada hal yang harus aku lakukan" Jawab Freddy


" Apa Daddy berencana akan membalaskan dendam dan membunuh mereka yang telah melukai Papi ku?" Tanya Phillip dengan suara kecil


Freddy tersenyum dan mengelus kepala Phillip


" Untuk membalas dendam , Kita harus menyusun banyak sekali rencana , Karena jika kita bertindak dengan gegabah ,kita bukan hanya kalah tapi mungkin kita akan terbunuh juga" jelas Freddy dengan suara pelan


" Lalu Daddy akan kemana?" Tanya Phillip


Freddy sadar Phillip mempunyai kemampuan ,jadi tidak bisa membohonginya


Freddy mendekatkan mulutnya ke telinga Phillip


" Daddy akan beritahu , Tapi tidak disini" kata Freddy berbisik


" kita bicara di luar" Ajak Phillip lalu menggandeng tangan Freddy dan menarik Freddy keluar


Sebelum melangkah keluar, Phillip mendekatkan ibunya


" Mommy..Aku keluar sebentar!" Bisik Phillip pada Mommy nya


Cherry menganggukkan kepala dan masih duduk dengan setia mendampingi suaminya yang belum sadar


Freddy menggandeng tangan Phillip keluar dari ruang ICU


Saat sudah melepaskan baju khusu diruang ICU , Freddy duduk dikursi menanti Phillip


Tak lama Phillip datang , Lalu menghampiri Freddy


" Apa kau kuat setelah mendengar informasi yang aku berikan?" Tanya Freddy sebelum dia berkata dengan jujur apa yang menimpa Papi nya


Phillip mengamati dua bola mata Freddy yang menatapnya serius


" Aku kuat" Kata Phillip singkat dan cepat


Freddy menarik nafas panjang dan menghembuskan pelan


Freddy pun menceritakan apa yang akan diceritakan oleh dokter dan akan melakukan penelitian

__ADS_1


__ADS_2