
Saat Cherry melangkah keluar , Seorang wanita memakai jaket hitam dan menutup kepalanya juga mamakai masker berlari ke arah Cherry dan menusuk perut Cherry
" AAAAUUWWW" Teriak Cherry sambil memegang perutnya
Wanita tersebut mencabutnya dan ketika hendak menusuk Cherry lagi , Freddy dengan sigap menahan tangan wanita tersebut lalu memukul bahu wanita tersebut hingga pingsan
Freddy lalu dengan cepat memapah Cherry
Fransisca yang melihatnya lalu menghampiri wanita tersebut lalu berjongkok dan membuka masker wanita tersebut
Freddy dan yang lain melihat wajah wanita tersebut tapi tidak mengenalnya
Freddy memanggil pelayan restoran , Tak lama pelayan tersebut datang
" Panggil seluruh karyawan disini" Pinta Freddy dengan wajah marah
Freddy menelepon asisten kepercayaannya
" Ke restoran YX, SEKARANG!"
Tanpa basa basi Freddy lalu mengakhiri panggilan
Tak lama seluruh karyawan restoran tersebut berkumpul
" Kalian kenal siapa wanita ini?" Tanya Freddy dengan marah dan pandangan tajam kepada seluruh karyawan restoran tersebut
Semua karyawan hanya menggelengkan kepalanya saat melihat wanita yang sedang tergeletak di lantai tersebut
" Benar? Jika begitu aku meminta pertanggungjawaban kalian , Karena istri saya terluka dalam posisi kami masih berada di restoran ini" Kata Freddy
" Freddy , Lebih baik kamu membawa Cherry ke rumah sakit , Biar Ayah yang menyelesaikan!" Kata Leo
" Baik Ayah! " kata Freddy lalu menggendong Cherry masuk ke dalam mobil
" Apa masih sakit?" Tanya Freddy dengan mengelus wajah Cherry
" Tidak , Cinta kakak membuatku tidak merasakan sakit!" Kata Cherry sambil tersenyum dengan tangan masih memegang perutnya yang sudah mengeluarkan banyak darah
" Jangan begitu, Jika sakit beritahu aku, Sebentar lagi kita akan sampai" Kata Freddy lalu mengecup kening Cherry dengan lembut
Tak berapa lama , Pandangan Cherry mulai kabur dan gelap , Kedua kelopak mata Cherry mulai turun dan menutup kedua bola matanya
Freddy sangat panik dan terkejut
"Sayang....Bertahanlah.........PAK, LEBIH CEPAT LAGI!!!!" Bentak Freddy pada supirnya
Sang supir menambah kecepatan dan tak lama mobil memasuki area UGD rumah sakit
Dengan sigap , Freddy menggendong Cherry keluar dari mobil
" DOKTER , SUSTER...." Teriak Freddy mengagetkan semua orang yang ada di rumah sakit tersebut
Dokter yang sedang bertugas di bagian UGD langsung berlari menghampiri Freddy
" Suster ambilkan...." Belum selesai dokter berkata dan meminta pertolongan pada suster untuk mengambil brankar , Freddy langsung memotong
__ADS_1
" SAYA AKAN LANGSUNG MEMBAWAKAN ISTRI SAYA KE RUANG OPERASI ,AYO CEPAT!" Teriak Freddy pada dokter dan suster tersebut lalu berlari kecil menuju ruang operasi
Tak ingin memperkeruh suasana , Dokter dan suster langsung berlari ke ruang operasi mengikuti Freddy
Setelah sampai di ruang operasi , Suster menghampiri Freddy yang sedang menggengam tangan Cherry , Kemudian berkata
" Maaf Pak , Kami akan melakukan tindakan medis , Harap bapak menunggu di luar"
Freddy memutar wajahnya dengan tatapan tajam dan rahang yang keras mengarah ke suster dan berkata
" SIAPA KAU BERANI MENYURUHKU KELUAR? KAU YANG KELUAR DAN JANGAN PERNAH MENGINJAKKAN KAKI MU DISINI LAGI!!!" Teriak Freddy yang membuat para Dokter terkejut
Dokter kemudian datang lalu berkata
" Kau ini , Beliau adalah pemilik rumah sakit ini , Biarkan beliau di sini, Jangan memperkeruh suasana" Katanya pada suster
Dokter tersebut menghampiri Freddy lalu berkata
" Maaf Pak, suster ini baru saja bekerja disini , Jadi dia belum tahu siapa anda! "
Freddy yang mendengarnya menjadi naik pitam lalu berdiri
" AKU TIDAK INGIN SUSTER YANG BELUM BERPENGALAMAN, CEPAT GANTI!!!" Bentak Freddy pada Dokter
" Baik" Jawab dokter kemudian dengan cepat Dokter mengganti suster yang lebih berpengalaman
Saat akan di mulainya tindakan operasi , Suster mengambil selimut untuk menutupi bagian kaki Cherry
Karena Cherry memakai gaun , Suster tersebut mengangkat pakaian di bagian kaki Cherry
Freddy mengangkat pakaian bagian bawah Cherry lalu dengan cepat menutupi dengan selimut lalu membuka bagian perut yang terkena
" JANGAN BUKA PAKAIANNYA BAGIAN ATAS , BUKA SAJA BAGIAN YANG TERKENA LUKA!" Teriak Freddy dengan posesif
Para medis pun memutar kembali wajahnya dan berjalan di tempat Cherry berbaring
Operasi pun berlangsung dan selama itu tangan Freddy tak lepas dari genggaman tangan Cherry
Freddy memperhatikan para ahli medis melakukan operasi terhadap luka Cherry
" Ambil sampel darahnya!" Pinta Freddy
Dokter mengambil darah Cherry lalu memasukkannya ke dalam kantong kecil
" Ini sampel darah yang anda pinta , Tuan!" Kata dokter
Freddy mengambilnya lalu memasukkannya ke dalam saku
" Tuan , pisau di tusukkan ke perut nyonya sudah bercampur dengan racun dan kulit nyonya sudah infeksi karena pisau tersebut sudah berkarat" Jelas dokter
Amarah Freddy memuncak namun di tahannya karena mereka sedang melakukan pembersihan atas luka Cherry
" LAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK ISTRIKU!" Pinta Freddy
" Baik Tuan..." Kata dokter
__ADS_1
Tak lama para medis yang melakukan operasi pun selesai tinggal menjahit luka Cherry
Freddy pun terus memperhatikan
" Apa jarum itu steril?" Tanya Freddy pada dokter
" Ini adalah jarum baru , Tuan!" Jawab Freddy
Freddy mengganggukkan kepalanya lalu memberi kode kepada dokter untuk melanjutkan pekerjaan mereka
Tak lama operasi pun selesai
" Tuan , Kami akan pindahkan nyonya ke kamar inap" Kata suster
" Ruang Khusus!" kata Freddy
" Baik tuan" jawab suster
Mereka lalu mendorong brankar tempat Cherry berbaring untuk keluar dari ruang operasi
Ketika keluar dari ruang operasi , Tangan Freddy terus menggenggam tangan Cherry
" Freddy" Liana memanggil Freddy saat Freddy keluar dari ruang operasi
Leo ,Liana , Fransisca dan Phillip bangkit dari duduk mereka kemudian berlari kecil ke arah Freddy
". Bagaimana operasinya?" Tanya Fransisca
" Lancar , Hanya saja luka Cherry mengalami infeksi karena wanita itu menggunakan pisau yang sudah berkarat ditambah lagi pisau tersebut sudah di bubuhi oleh racun!" Freddy menjelaskan kepada keluarganya tapi pandangan mata Freddy menatap tajam ke arah Leo
Seakan-akan Freddy meminta ijin kepada Leo untuk membalas perbuatan mereka
Leo sadar jika putranya sudah di kuasai oleh emosi
Leo menepuk bahu Freddy lalu berkata
" Kita bawa dulu Cherry ke kamar inap"
Mereka pun berjalan dan masuk ke lift untuk sampai di ruangan kamar inap khusus
Saat sampai di kamar inap, Freddy mengangkat tubuh Cherry dari brankar ke tempat tidur rumah sakit
Suster memasang infus untuk Cherry dan dengan telaten mengurus semua agar Cherry nyaman
Semua pekerjaan suster di pantau oleh Freddy dan tidak boleh terjadi kesalahan
Setelah selesai, Suster pun meminta ijin keluar
Di ruangan kamar inap tinggal keluarga ONG
" Apa Ayah sudah mengurus dan bertanya pada wanita itu,?" Tanya Freddy
Leo memperhatikan wajah emosi dari Freddy
" Awalnya dia tidak mengaku , Ibu mu dengan penuh kasih sayang memberi pengertian dan akhirnya dia jujur"
__ADS_1