KISAH KASIH DISEKOLAH

KISAH KASIH DISEKOLAH
12. Salah tingkah


__ADS_3

pagi pagi sekali setelah sampai disekolah nisa menemui bu sumi. kemarin malam bu sumi sempat menelpon dan menyuruh nisa menemuinya sebelum apel pagi.


"assalamm'ualaikum" ucap nisa setelah dia memasuki ruangan kesiswaan,


"waalaikum salam, duduk" perintah bu sumi


" baik bu " ucap nisa dia duduk di kursi,


" oh ya, saya minta tolong sama kamu untuk memberikan surat izin ini kepada penanggung jawab asrama" ucap bu sumi seraya menyerahkan amplop coklat ke hadapan nisa,


"baik bu" nisa mengangguk paham.


"ya sudah, kembalilah" titah bu sumi


"saya mohon pamit", nisa pengambil amplop tersebut,


"tunggu" ucap bu sumi, spontan nisa menghentikan langkahnya dan menghadap bu sumi kembali.


"iya bu??"


"saya lupa memberitahumu kalau pak setiawan sedang sakit, dan tanggung jawab asrama diserahkan pada putranya.


"baik bu saya mengerti, kalau begitu saya pamit undur diri. "assalammu'alaikum".

__ADS_1


"wa'alaikum salam".


ยค ยค ยค


nisa sudah berada di depan asrama, dia celinguk.an mencari ruangan penanggung jawab,dia berjalan menyusuri setiap lorong, namun hasilnya nihil, tulisan di atas pintu tak ada yg menunjukan ruangan penanggung jawab, nisa terhenti pada ruangan terakhir yang belum dia lihat,, dia sedikit ragu untuk mengetuk pintu,


"ketuk nggak ya?? ketuk.. nggak.. ketuk .. nggak.. nisa menghitung kancing bajunya..


Ketuk.. "yah" ..


tok tok tok..


nisa memberanikan diri mengetuk pintu,


nisa membuka pintu dan nisa mulai menginjakan kaki diruangan itu,, saat dia mulai mengamati setiap detail ruangan dan dia merasa tidak asing lagi dengan ruangan tersebut. langkah kakinya terhenti tepat didepan kursi,


"silahkan duduk" ucap pria dibalik kursi kerjanya.


"maaf pak, saya mengganggu aktifitas anda, kedatangan saya kemari untuk menyerahkan ini", nisa menaruh amplop coklat itu diatas meja, pria dibalik kursi itu memutar kursi kerjanya menghadap nisa sedangkan nisa memilih menundukan wajahnya,


seulas senyum tipis saat pria tersebut memandang lawan bicaranya, meskipun canggung nisa memberanikan diri menghadap pria tersebut. betapa terkejutnya saat tau pria dihadapannya adalah reyvan.


"kok kamu disini???" tanya nisa menyelidik penuh tanda tanya. "apa kamu anak pak setiawan???"

__ADS_1


"kalau ya kenapa?"


"enggak, gag kenapa napa!!, aku hanya tidak percaya bagaimana bisa pak setiawan memiliki anak sepertimu? sedangkan beliau itu orangnya baik sopan dan sabar , tapi kok punya anak judes, galak, dan seenaknya sendiri???" tanya nisa dengan muka menjengkelkannya.


reyvan tersenyum sarkas mendengar pertanyaan gadis itu, "hahaha,,," reyvan menanggapi nisa dengan santai.


"ya sudah kalau begitu, aku pamit" nisa beranjak dari duduknya melangkah pergi meninggalkan reyvan, saat tangannya membuka knop pintu, kakinya terpeleset karna lantainya licin, tubuhnya terhempas dilantai.


nisa membuka mata dia merasa tubuhnya tidak sakit karna terjatuh,, ternyata tubuhnya tak jadi menyentuh tanah dan kini dia berada pelukan seseorang, mereka saling memandang dan hayut dalam pikiran masing masing, harum maskulin yang nisa cium dari badan pria itu, saat tubuh mereka saling berdekatan, sedangkan pria itu memandang wajah nisa dengan tatapan teduh. nisa yang tersadar segera bangun dari pelukan pria itu.


"maaf"ucap nisa lirih. reyvan melepaskan pelukannya.


"lo gag papa?" tanya rey


"nggak pa-pa k-ok kak" ucap nisa gugup jantungnya berdesir tak karuan, begitu juga dengan reyvan. mereka berdua jadi salah tingkah. tak mau berlama lama nisa segera pergi dari hadapan rey, reyvan ingin mengejar namun hpnya bergetar, drt.. drt ..drt ..


"iya halo? hemb baik aku segera kesana. reyvan mematikan sambungan telepon dia bergegas berangkat,dia hampir lupa kalau hari ini dia ada meeting dengan klien.


"Terima kasih telah membaca novel saya,,


"jangan lupa dilike dan komen yah!!!"


Matur nuwun ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2