KISAH KASIH DISEKOLAH

KISAH KASIH DISEKOLAH
04. marah


__ADS_3

"apa yang kamu mau ha? tanya nisa pada pria tsb


"gue mau lo beresin ruangan gue, sebagai ganti kemarin lo nimpuk gue dan tadi lo nabrak gue, oh ya nama gue reyvan, panggil aja rey. ucap pria tsb


"ogah aku udah minta maaf, gag mau kalau kamu suruh suruh lagi" nisa menjawab


"gag ada kata tidak dikamus gue, kalau lo g mau gue bakal nyium lo depan murid murid yang lain, biar lo malu dan di cap sebagai cewe murahan", ancam reyvan


"Ih apaan sih ancaman norak"


cup


ancaman pria itu g main main,dia benar benar mencium pipi gadis itu,."blush" pipi nisa memerah,,


"kalau lo masih berani nolak, ancaman gue g main main, gue bakal ngelakuin hal yang lebih" ucap reyvan. kali ini nisa hanya diam membisu ia memilih untuk pergi meninggalkan reyvan yg tersenyum tipis


"sialan pria itu berani nyium gue" nisa berjalan dengan kekesalan.


nisa kembali dengan muka tampak kesal, menghampiri wilda dan yessy dia mmeminta tolong wilda untuk mengambil tugas yang nisa foto copy. wilda dan yessi adalah teman sesama OSIS dia anak 12 e


"aku minta tolong ya da, kepalaku mendadak pusing" pinta nisa

__ADS_1


"siap ketua" jawab wilda iseng. wilda dan yessi segera pergi meninggalkan nisa, dia takut kalau singa sekolah itu marah akan runyam urusannya.


belum lama wilda dan yessi pergi mereka sudah kembali namun dengan tangan kosong


"mana tugasnya?" tanya nisa


"hehm itu nis itu"jawab wilda bingung


"ita itu apa sih jelasin yang bener"ucap nisa setengah marah


wilda menjelaskan semua yang terjadi pada nisa, alasan wilda kembali dengan tangan kosong, tanpa basa basi nisa kembali ke koprasi asrama tsb,, dengan wajah marah langkah kaki tak beraturan dia menghampiri pria yang sudah membuatnya kesal setengah mati.


"mbak mau ngambil fotocopyan temen saya" ucap wilda pada penjaga koprasi tsb


"oh y mb terima kasih" wilda dan yessi pergi mengahampiri pria tsb.


"maaf kak, aku mau ngambil tugas yg tadi temen aku fotocopy," ucap wilda sopan


"hehm bilang aja ketemen lo kalau tugasnya gue bawa,kalau dia mau suruh dia yg ambil sendiri , dia masih ada hutang sama gue"jawab reyvan


"baik kak" jawab wilda tanpa batahan,

__ADS_1


kini nisa sudah sampai di depan pria yg sangat dia benci itu


"hey wong edan, kembaliin tugasku, aku gag ngerasa punya hutang sama kamu" ucap nisa kesal. dia begitu geram setiap kali berurusan dgn pria yg berada tepat di depannya.


"hey bocil lo lupa dengan ucapan gue tadi?atau lo mau ini" reyvan menunjukan rekaman dari hpnya.


"ih kenapa kamu nyebelin banget sih, hapus gag?" ucap nisa berusaha meraih hp ditangan reyvan


"gue bakal hapus tapi lo harus nurut ucapan gue.. ucap reyvan gemas" gimana setuju?" reyvan memberi tawaran. disisi lain nisa tampak bingung harus berbuat apa


"ya tp ntr pulang sekolah, sekarang aku masih sibuk" ntah mengapa nada bicara nisa melemah.


nisa kembali ke aula tempat murid murid baru, dia membagikan tugas pada kelompok ahmad dahlan. suara riuh terdengar saat nisa baru memasuki aula.


"hey kaka cantik"


"minta no hp dong"


"boleh nih kenalan" goda murid² baru pada nisa.


"DIAAMMM"

__ADS_1


bentak nisa dia begitu hilang kendali, dia merasa lelah dengan kejadian hari ini, hari tersial bagi gadis cantik itu. semuanya menunduk tidak ada pergerakan sedikitpun, bahkan anak² bandel yg bersorak tadi diam membisu seperti terkena sihir saat mendengar teriakan gadis cantik itu. seluruh temannya juga terdiam. hawa di aula terasa mencekam, padahal hanya 1 kata yg keluar dr mulut mungil gadis cantik itu.


"Kerjakan tugas kalian" perintah nisa dengan nada keras dan tegas. gadis cantik itu meninggalkan aula, dengan peluh yg mengalir di pelipisnya.


__ADS_2