
"KRIIIINGG.KRIIING,KRIIING"
ini sudah kesekian kali bel alarm itu berbunyi tp gadis kecil itu masih belum terbangun.
"tok tok tok,, nduk Nisa bangun nduk"
"5 menit lagi buk, jam 5 ya" dengan mata terpejam gadis itu menawar
"ini jam 6 nduk, katanya mau kesekolah acara MOS?
"hah jam 6" gadis itu terperanjat,dia bangun langsung lari kekamar mandi,mandi seperti kilat kayak bebek.selesai bersiap dia menghampiri ibunya.
"buk Nisa langsung berangkat ya" Nisa berpamitan mencium tangan ibunya
"kamu gak sarapan dulu nduk?
"mboten buk,, Nisa sarapan disekolah, oh ya ayah mana?tanya Nisa
"ayahmu di bengkel, ada motor belum selesai diservis dan di ambil pagi ini, kata ibu
"oh ya sudah Nisa berangkat,Assalammualaikum"
"wa'alaikum salam"
Nisa segera berangkat menyusul Lisa dan langsung menuju sekolah dengan motor maticnya
"alhhamdulillah belum terlambat" gumam Nisa setelah sampai di parkiran sekolah
Dia dan Lisa segera menuju lapangan untuk apel pagi, tampak semua telah berkumpul, semua murid baru berada dilapangan mereka sedang mengikuti arahan, mereka di bagi atas beberapa kelompok putra dan putri terpisah,
"Kelompok Ahmad Dahlan" lirih Nisa ia membaca kertas yang diberikan temannya, kertas tsb berisi tentang daftar nama kelompok dan 1 kaka OSIS pembina d setiap kelompok untuk mendampingi kelompok tsb selama proses MOS berlangsung.
"Kak Nisa?"sapa seorang siwa baru
"ylPa saya sendiri, ada apa?"
"Perkenalkan nama saya surya ketua kelompok Ahmad Dahlan, melapor bahwa kami siap menerima tugas" ucap murid baru tersebut dgn sikap memberi hormat
"Baiklah, saya selaku pembina kelompok kalian perkenalkan nama saya ANNISA AMALYA bisa dipanggil kak Nisa, tolong bagikan tugas ini ke anggotamu," ucap Nisa seraya memberikan tugas.
Bel sekolah berbunyi "tet tet tet" saatnya istirahat, kini semua peserta MOS sedang beristirahat
"Lo gak istirahat Nis?"
"Nggak Lis gue mau ke asrama, mau fotocopy laporan sekaligus ngeprint buat tugas besok"
"Eh rajin bener.. mentang mentang di kelompokmu ada cowok ganteng" ucap Lisa
__ADS_1
"Sembarangan kalau ngomong, tp mana anaknya q g liat?tanya Nisa bingung
"Gimana mau liat,lo aja sibuk ngebagiin tugas, cieeee yg jadi ketua MOS sok sibuk" ledek Lisa.
"Ngaco lo gag ah biasa aja, dah aku cabut dulu. pamit Nisa ia berjalan menuju asrama dekat sekolah, asrama itu adalah asrama anak anak sekolah perlayaran n perhotelan "EXCLUSIVE" nama sekolah itu..
"Mb tolong ini di fotocopy 50 lembar", ucap Nisa pada penjaga fotocopy sambil menyerahkan flash disk."Tugas MOS mb file nya". imbuhnya
Nisa melihat seisi ruang koprasi asrama itu dia melihat banyak sekali pajangan uang asing, kartu member beberapa Hotel ternama dunia. "Hehm besar juga sekolah ini" gumamnya. Nisa menunggu cukup lama perutnya terasa lapar dia memutuskan untuk pergi kekantin mengisi perut,
"Mb saya tinggal dulu, mau kekantin laper" pamit nisa pada penjaga fotocopy, diikuti anggukan penjaga fotocopy
baru saja ia berbalik hendak pergi ia menabrak seseorang ," bruuk" aduh kepala nisa membentur dada seseorang
"maaf mas" ucapnya
"iya" kedua mata mereka bertemu
"kamu lagi? kata pria itu. ya pria itu yang ditabrak nisa 1 bulan yang lalu
"hey bocil kalau jalan pake mata,, apa lo sengaja nabrak gue gitu?, biar bisa merasakan dada bidang gue" ucap pria itu menunjuk dadanya.
"ihhhhss...pede banget,, segila gilanya aku g bakal mau nabrak wong edan kayak kamu" jawab nisa kesal. ia malas meladeni pria itu lagi dan berniat untuk pergi,, saat berjalan disamping pria itu tangannya di genggam erat
"lepasin aku mau pergi" ucap nisa menarik tangannya
"gue mau lo beresin ruangan gue, sebagai ganti kemarin lo nimpuk gue dan tadi lo nabrak gue, oh ya nama gue reyvan, panggil aja rey. ucap pria tsb
"ogah aku udah minta maaf, gag mau kalau kamu suruh suruh lagi" nisa menjawab
"gag ada kata tidak dikamus gue, kalau lo g mau gue bakal nyium lo depan murid murid yang lain, biar lo malu dan di cap sebagai cewe murahan", ancam reyvan
"Ih apaan sih ancaman norak"
cup
ancaman pria itu g main main,dia benar benar mencium pipi gadis itu,."blush" pipi nisa memerah,,
"kalau lo masih berani nolak, ancaman gue g main main, gue bakal ngelakuin hal yang lebih" ucap reyvan. kali ini nisa hanya diam membisu ia memilih untuk pergi meninggalkan reyvan yg tersenyum tipis
"sialan pria itu berani nyium gue" nisa berjalan dengan kekesalan.
nisa kembali dengan muka tampak kesal, menghampiri wilda dan yessy dia mmeminta tolong wilda untuk mengambil tugas yang nisa foto copy. wilda dan yessi adalah teman sesama OSIS dia anak 12 e
"aku minta tolong ya da, kepalaku mendadak pusing" pinta nisa
"siap ketua" jawab wilda iseng. wilda dan yessi segera pergi meninggalkan nisa, dia takut kalau singa sekolah itu marah akan runyam urusannya.
__ADS_1
belum lama wilda dan yessi pergi mereka sudah kembali namun dengan tangan kosong
"mana tugasnya?" tanya nisa
"hehm itu nis itu"jawab wilda bingung
"ita itu apa sih jelasin yang bener"ucap nisa setengah marah
wilda menjelaskan semua yang terjadi pada nisa, alasan wilda kembali dengan tangan kosong, tanpa basa basi nisa kembali ke koprasi asrama tsb,, dengan wajah marah langkah kaki tak beraturan dia menghampiri pria yang sudah membuatnya kesal setengah mati.
"mbak mau ngambil fotocopyan temen saya" ucap wilda pada penjaga koprasi tsb
"maaf mb, tugas tadi sudah diambil sama masnya yg duduk disana" tunjuk penjaga koprasi pada wilda.
"oh y mb terima kasih" wilda dan yessi pergi mengahampiri pria tsb.
"maaf kak, aku mau ngambil tugas yg tadi temen aku fotocopy," ucap wilda sopan
"hehm bilang aja ketemen lo kalau tugasnya gue bawa,kalau dia mau suruh dia yg ambil sendiri , dia masih ada hutang sama gue"jawab reyvan
"baik kak" jawab wilda tanpa batahan,
kini nisa sudah sampai di depan pria yg sangat dia benci itu
"hey wong edan, kembaliin tugasku, aku gag ngerasa punya hutang sama kamu" ucap nisa kesal. dia begitu geram setiap kali berurusan dgn pria yg berada tepat di depannya.
"hey bocil lo lupa dengan ucapan gue tadi?atau lo mau ini" reyvan menunjukan rekaman dari hpnya.
"ih kenapa kamu nyebelin banget sih, hapus gag?" ucap nisa berusaha meraih hp ditangan reyvan
"gue bakal hapus tapi lo harus nurut ucapan gue.. ucap reyvan gemas" gimana setuju?" reyvan memberi tawaran. disisi lain nisa tampak bingung harus berbuat apa
"ya tp ntr pulang sekolah, sekarang aku masih sibuk" ntah mengapa nada bicara nisa melemah.
nisa kembali ke aula tempat murid murid baru, dia membagikan tugas pada kelompok ahmad dahlan. suara riuh terdengar saat nisa baru memasuki aula.
"hey kaka cantik"
"minta no hp dong"
"boleh nih kenalan" goda murid² baru pada nisa.
"DIAAMMM"
bentak nisa dia begitu hilang kendali, dia merasa lelah dengan kejadian hari ini, hari tersial bagi gadis cantik itu. semuanya menunduk tidak ada pergerakan sedikitpun, bahkan anak² bandel yg bersorak tadi diam membisu seperti terkena sihir saat mendengar teriakan gadis cantik itu. seluruh temannya juga terdiam. hawa di aula terasa mencekam, padahal hanya 1 kata yg keluar dr mulut mungil gadis cantik itu.
"Kerjakan tugas kalian" perintah nisa dengan nada keras dan tegas. gadis cantik itu meninggalkan aula, dengan peluh yg mengalir di pelipisnya.
__ADS_1