Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Sebuah Rahasia


__ADS_3

Jun Yuan melesat tiba di hadapan musuhnya menebaskan pedang dari atas ke bawah


Pemimpin kelompok Kalajengking Merah yg bernama Liao Lang tersenyum menghina,pedang besarnya ia angkat


" serangan lemah seperti itu tak kan mampu membunuhku "


kLaangg,,,,


Dua pedang bertemu mengeluarkan suara yg memekakan telinga


Mengetahui serangan kejutan yg di lancarkan berhasil di tahan Jun Yuan menarik pedangnya dengan gerakan memutar ia menebas ke samping,Liao Lang dengan cepat menangkis,meski memakai pedang besar Liao Lang tak terlihat kesulitan dan amat terampil menggunakannya


Pertarungan jarak dekat terjadi,keduanya bergerak dengan cepat suara benturan senjata terdengar intens dalam waktu sekejap beberapa jurus telah keluar


Jun Yuan berkali kali menyerang bagian vital tapi selalu berhasil di tahan meski telah menambah kekuatannya


Keadaan berbalik dalam sekejap saat Liao Lang mengeluarkan kekuatan penuhnya,serangannya terarah dan penuh tenaga,Jun Yuan menangkis sebisanya memaksanya dalam posisi bertahan,beberapa sayatan mulai terlihat di tubuhnya


keduanya melompat mundur setelah benturan senjata terakhir untuk mengambil nafas


BIAS CAKRAWALA


Jun Yuan mengeluarkan jurusnya untuk kesekian kali


Liao Lang mendengus melihat pergerakan lawannya ia mengalirkan energi lebih banyak pada pedangnya


TKHNIK PEDANG - LINGKARAN API


Dengan tebasan melingkar membentuk cincin api Liao Lang menajamkan penglihatannya


Saat Jun Yuan bentrok dengan jurus lawan tubuhnya menghilang


Melihat itu Liao Lang menatap remeh dengan tenang ia menggeser tubuhnya pedang besarnya bercahaya tanda di aliri energi dengan jumlah besar kemudian mengayunkannya sekuat tenaga


KLaang,,,,Blaammmm,,,,


Jun Yuan terhempas saat serangannya berhasil di tangkis akibat kalah tenaga,baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon,Liao Lang tersenyum semakin lebar


Jun Yuan bangkit menggunakan pedang sebagai tumpuan nafasnya memburu darah segar mengalir di sudut bibirnya tangan kanannya terasa kebas


setelah mengeluarkan tenaga sangat banyak ia masih belum mampu melukai lawannya malah dirinya yg terkena serangan balik


Menyadari kecerobohannya Jun Yuan menyetabilkan kekuatan yg bergejolak dalam dirinya,lawannya berhasil menyentuh titik terlemahnya membuatnya kehilangan ketenangannya


Melihat lawannya tak bergerak Liao Lang kembali buka suara


" kenapa,,,apa kau sekarang merasa takut bocah,jangan pernah berfikir aku akan iba dan mengampunimu "


Liao Lang menghentakkan kakinya melompat sambil menghunuskan pedang besarnya berniat mengakhiri pertarungan dengan cepat


" Merengek lah pada ibumu di neraka "

__ADS_1


TEKHNIK PEDANG PEMUSNAH


tubuh Jun Yuan bergetar tangannya terkepal kuat mata kirinya berubah hitam sepenuhnya kekuatan besar meletus aura Hitam menyelimutinya


Simbol di kedua Pisau Peraknya mengeluarkan cahaya merespon sebuah kekuatan yg memanggilnya


" HAHAHAHAHA,,," tawa Jun Yuan menggelegar bersamaan dengan suara petir dan angin yg mendadak bertiup kencang,suasana seketika berubah mencekam saat energi hitam menyebar


di tempat lain pertarungan antara rombongan pemburu melawan anggota kelompok Kalajengking Merah terhenti saat merasakan aura mencekam,bulu kuduk mereka meremang setelah mendengar suara tawa yg mengerikan,rasa takut menyergap mereka semua


Liao Lang membelalakkan matanya merasakan kekuatan yg sangat besar keluar dari tubuh lawannya,aura mengerikan menekannya tubuhnya membeku sesaat membuatnya hilang keseimbangan dan hampir mendarat tak sempurna


Jun Yuan merentangkan kedua tangannya satu pisau perak yg masih terselip di pinggangnya melesat bersamaan dengan pisau perak lainnya yg telah ia lempar di awal pertarungan,keduanya melayang berputar di atas kepala Jun Yuan


Seringai menakutkan terbentuk di bibirnya saat menatap lawannya


Deg,,,,


Liao Lang merasakan perasaan takut luar biasa saat pandangan mereka bertemu,sesaat kematian seperti menghampirinya,jantungnya berdetak cepat tanpa sadar pedang yg di genggamnya terlepas


" Terima kasih telah membangunkan ku,saatnya bagimu untuk berkorban dengan menyerahkan jiwamu padaku " suara Jun Yuan berubah berat


" tidak,,,jangan,aku belum mau mati,maafkan aku " Liao Lang berteriak,rasa panik menderanya membuat tubuhnya gemetar wajahnya berubah pucat


Jun Yuan mengangkat sebuah tangannya lalu mengayunkannya kedepan


dua pisau perak melesat mengikuti gerakan tangannya


Liao Lang membulatkan matanya melihat serangan datang dengan cepat,dengan sekuat tenaga berusaha menggerakan tubuhnya tapi sial baginya tubuhnya tak merespon sama sekali


Craakkk,,,,Craakkk,,,


Tubuhnya ambruk dengan lubang di kepala dan dadanya


Pisau perak kembali ke tempat semula melayang di atas kepala Jun Yuan lalu kembali ke tempat di mana keduanya seharunya berada


Tubuh Jun Yuan kembali bergetar memegang kepala dengan kedua tangannya


" aarrrgghhh,,,,pergi kau sialan "


Suara dengusan terdengar


" hmmphh,,,diam kau bocah lemah "


dua suara berbeda keluar dalam satu tubuh


" Pergi,,,jangan ganggu kehidupanku "


" kau pikir mudah untuk mengusirku "


" Aaarrrgh,,,"

__ADS_1


" HAHAHAHA,,,"


Pedang pendek berwarna hitam yg selama ini tersimpan di balik jubahnya bergetar dan mengeluarkan cahaya redup lalu melesat keluar menancap di hadapan Jun Yuan


Tak lama pedang itu berubah menjadi asap hitam membentuk sesosok tubuh


Setelah beberapa saat sosok seorang gadis tercipta dari asap hitam tersebut


" Berisik,,,makhluk bodoh kau mengganggu tidurku "


Raut muka Jun Yuan berubah setelah mendengar suara yg amat di kenalnya,tubuhnya langsung gemetar ketakutan


" SHIJIE DI MEILI,,,ti_tidak mungkin "


" hmmph,,,kenapa,apa yg tidak mungkin hah,kembali ke tempatmu atau aku menghajarmu " sang gadis berteriak


"a-ampun,,,ba-baik aku segera pergi "


tak lama aura mengerikan perlahan menghilang bersamaan dengan tumbangnya tubuh Jun Yuan


" bocah bodoh,,,merepotkan sekali " gumam sang gadis


menggunakan energinya sang gadis mendudukkan tubuh Jun Yuan lalu menamparnya dengan keras sebelum ia menghilang berubah kembali menjadi sebilah pedang lalu masuk ke balik jubah


Jun Yuan mengerjapkan mata merasakan perih di pipinya,ia segera tersadar dengan apa yg terjadi,saat berusaha bangkit seluruh tubuhnya terasa sakit


dengan susah payah ia berdiri melihat sekelilingnya,delapan mayat tergeletak di tempat berbeda,ia mencabut pedangnya yg tertancap,pedang yg sebelumya ia pakai saat bertarung lalu menyarungkannya


Ketika berbalik ia terkejut melihat tenda yg sebelumnya ia dan rombongan pemburu pasang telah porak poranda,tapi ia bisa sedikit bernafas lega karena merasakan hawa kehidupan yg ia kenal tak jauh dari sana


" aku harus segera pergi "


Dengan sisa tenaganya ia melesat mengabaikan rasa sakitnya untuk sementara


Jun Yuan tiba di pinggir sebuah air terjun ketika pagi menjelang,meski sedikit tersembunyi ia melihat sebuah gua tak jauh dari sana segera ia memasukinya,ruangan di dalamnya lumayan besar


menggunakan semua sisa kekuatannya ia membuat segel tangan lalu menghentakkan telapak tangannya ke tanah


SEGEL EMPAT GERBANG


riak energi menyebar ke seluruh ruangan lalu membentuk sebuah kubus dengan empat warna berbeda Jun Yuan berada di tengahnya kemudian energi tersebut menghilang


Jun Yuan akhirnya tumbang karena kehabisan tenaga


Sesosok gadis tiba tiba muncul,ia mengerutkan keningnya merasakan suatu energi menekannya


" i-ini,,,"


Ia menatap tak percaya seorang remaja yg terkapar di hadapannya


" bocah lemah ini bisa membuat pesona sekuat ini,,,menarik,apakah dia menguasai seluruh isi kitab itu " wajahnya terlihat lucu saat berpikir

__ADS_1


" tunggu,,,,aiihhhh aku bukan seorang perawat bayi " ia menepuk keningnya setelah menebak beberapa kemungkinan


" sungguh merepotkan "


__ADS_2