Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Pertempuran di kota Guojie


__ADS_3

Melihat secercah harapan kemenangan semangat pasukan Kekaisaran Han kembali berkobar


" SERAANG,,, HANCURKAN MEREKA "


Panglima pasukan Kekaisaran Han selaku pemimpin pasukan berteriak membakar semangat prajuritnya


" Bajingan,,, bantai mereka, bunuh semuanya " Teriak Panglima Kekaisaran Qin tak mau kalah


Pertempuran semakin kacau saat kedua pasukan berjuang mempertaruhkan segalanya,dentingan suara benturan senjata serta teriakan semangat dan kesakitan terdengar semakin intens


Jun Yuan yg saat ini di kepung puluhan musuh kembali bergerak, menghunus kan pedangnya hanya menggunakan kekuatan fisiknya untuk menyerang


Tiap musuh yg di lewatinya berakhir dengan kematian yg mengenaskan, entah kepalanya terlepas dari badan atau bagian dada tertembus pedang bahkan ada yg sampai tubuhnya terbelah ataupun bagian tubuh lainnya yg terlepas dari badan


Semakin lama Jun Yuan bergerak semakin banyak musuh yg tumbang, pakaiannya kini telah basah oleh keringatnya dan darah musuhnya, tawanya terdengar setiap kali ia berhasil menghabisi lawan, semakin banyak musuh yg menyerangnya Jun Yuan pun semakin menggila


Mayat prajurit dari kedua belah pihak bergelimpangan saat nyawa mereka terlepas dari raga, pasukan Kekaisaran Han terus berjuang tanpa lelah mempertahankan tanah kelahirannya


Jun Yuan menghentakkan kaki melakukan tolakan untuk melompat ke arah pemimpin pasukan musuh yg berada lumayan jauh


Tap,,,


Ia mendarat tak jauh dari kumpulan prajurit musuh yg melindungi pemimpinnya


" Jangan berpikir untuk menyerah karena hari ini hari kematian kalian "


Jun Yuan kembali menghilang


" Waspada,,, "


" Lindungi Panglima Bao shui "


" Awas di belakangmu "


Teriakan prajurit Kekaisaran berhenti saat jun Yuan muncul di belakang salah satunya


Craasssh,,,,


Sraakkk,,,


" Ackkhhh,,, "


Satu kepala menggelinding setelah Jun Yuan menebasnya satu lainnya tumbang dengan sayatan menganga di bagian dada saat pedang Jun Yuan berhasil mengoyak jirah perangnya


" BANGSAT,,, AKU AKAN MEMBUNUHMU "


Bao Shui Panglima Kekaisaran Qin yg memimpin penyerangan berteriak, kekuatan besar meledak dalam tubuhnya memancarkan hawa membunuh yg pekat sesaat Tombaknya berkedip mengeluarkan energi berwarna merah


TOMBAK SAMUDERA MENARI


Bao Shui berlari dengan cepat sambil mengarahkan tombaknya lurus ke arah Jun Yuan


Mata Jun Yuan menyipit


" Pengguna elemen air,,, menarik "


Jun Yuan menyalurkan energi pada pedangnya


TARIAN PEDANG BERARAK


Traanngg,,,,


Tombak dan pedang berbenturan menyebarkan gelombang kejut ke segala arah menghempaskan prajurit yg berada di sekitarnya


Keduanya sama sama menarik senjatanya lalu kembali melakukan serangan

__ADS_1


Rentetan suara benturan senjata terdengar mengalun tanpa henti saat keduanya bertarung jarak dekat


Bao Shui sadar kekuatannya jauh di bawah lawannya karena setiap kali senjata mereka beradu tangannya langsung merasakan kesemutan dampak dari serangan lawan


" Bangsat,,, "


Amarah Bao Shui semakin menjadi ketika pasukannya perlahan di tekan, korban dari pihaknya semakin bertambah tiap menitnya


TEKHNIK TOMBAK - BADAI SAMUDERA


saat ia melepaskan jurusnya ke arah pasukan lawan, dari ujung tombaknya keluar gelombang energi membentuk bilah air yg sangat banyak lalu melesat le arah pasukan Kekaisaran Han


Pasukan Kekaisaran Han langsung panik melihat serangan dalam jumlah besar mengarah pada mereka


Melihat itu Jun Yuan tak tinggal diam, ia membuat segel tangan lalu menghentakan telapak tangannya ke tanah


SEGEL SEMESTA - EMPAT GERBANG


Empat pintu energi berbeda warna keluar dari tubuhnya lalu menyebar ke empat penjuru dengan cepat saling menyatu membentuk kubah pelindung yg melindungi area serangan lawan


Sesaat pasukan Kekaisaran Han tersentak melihat empat pintu energi bergerak ke arah mereka namun kemudian bernafas lega saat kubah pelindung terbentuk


Blarr,,, blarr,, blaarrr,,


Kubah pelindung bergetar saat di hantam ratusan bilah energi air


Pasukan Kekaisaran Han sampai terpana melihatnya, sebelumnya mereka merasa bahwa ini akhir riwayatnya karena kemungkinan selamat dari serangan hampir tidak ada


SEGEL SEMESTA - PEMECAH RAGA


dua bayangan yg menggenggam pedang energi tercipta lalu menghilang dari sana saat ledakan masih terjadi


" Tidak mungkin,,," Bao Shui menatap tak percaya salah satu serangan terkuatnya berhasil di tahan


Sedetik kemudian tubuhnya memberi sinyal bahaya


Bao Shui mengumpat saat merasakan riak energi di belakangnya dengan cepat menggerakan tombaknya ke arah datangnya serangan


Satu bayangan Jun Yuan muncul langsung menebaskan pedang energinya


Klaangg,,,, Blaarrr,,,,


Bao Shui terhempas tak kuat menahan serangan lawannya dan baru berhenti saat tubuhnya menabrak pohon


Satu bayangan lainnya muncul di tengah peperangan dan langsung bergerak membantai pasukan musuh


Jin Yuan sendiri saat ini tengah berdiri di atap sebuah rumah yg sebagiannya telah hancur


" Haahhh,,, sangat menyenangkan tapi sayang pakaian ini tak bisa lagi aku pakai " Ucap Jun Yuan menatap pakaiannya yg penuh dengan darah


Ia kemudian menatap peperangan yg perlahan tapi pasti berbalik arah, Pasukan Kekaisaran Han yg awalnya di tekan mulai mendominasi


Jun Yuan kemudian menatap ke satu arah


" Syukur lah penduduk biasa sudah berada di tempat aman sekarang yaahhh meski kemungkinan sebagian besar dari mereka tewas "


Satu ledakan besar mengalihkan pandangannya, keningnya berkerut setelah melihat arah ledakan


" Oh, sepertinya dia berniat mengorbankan diri sambil membawa lawannya "


Jun Yuan kemudian menghilang dari sana


Beralih pada Bao Shi yg kini tubuhnya di selimuti aura Biru kehitaman,terdapat sebentuk energi tipis dari elemen air yg melindunginya


" Aku mungkin kalah tapi tak akan kubiarkan kau menang dengan mudah "

__ADS_1


Bao Shi menancapkan tombaknya ke tanah lalu menyatukan kedua telapak tangannya, kekuatannya meluap menggetarkan tanah di sekitarnya kemudian air dalam radius puluhan meter seperti di sedot ke arahnya dengan cepat lalu berkumpul membentuk gulungan ombak di belakangnya ia lalu mencabut tombaknya mengayunkannya ke depan melepaskan jurusnya


TEKHNIK TOMBAK - GELOMBANG NAGA AIR


Gulungan ombak seketika bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah pasukan Kekaisaran Han


Di belakangnya Bao Shi yg di selimuti energi membentuk seekor naga dengan mulut menganga mengikuti


Dua bayangan Jun Yuan segera bergerak untuk menahan serangan,keduanya mengarahkan telapak tangannya ke arah serangan,seketika tembok energi berlapis yg di tengahnya terdapat simbol dan tulisan kuno terbentuk


Blaarrr,,,,,


Tembok energi mengalami retakan saat gelombang air menghantamnya, air memercik ke segala arah menciptakan hujan buatan


Bao Shi terus melaju tanpa mengurangi kecepatannya menabrak tembok energi yg telah retak


Kraakkk,,,, praaanggg


Tembok energi hancur seketika, dua bayangan Jun Yuan mundur beberapa langkah akibat efek dari serangan lawan


" MATILAH KALIAN,, " Bao Shi berteriak menyerang menggunakan seluruh kekuatannya


Tapi,,,,


Jun Yuan tiba tiba muncul di depannya tersenyum kejam di balik topengnya, ia lalu mengayunkan pedangnya yg telah di aliri energi kegelapan dalam jumlah besar


GORESAN MALAM


Bilah energi berwarna hitam berbentuk bulan sabit berukuran besar melesat


Bao Shi yg berpikir serangannya tak kan mudah di kalahkan membelalakan matanya saat bilah energi hitam menembus kepala Naga yg terbentuk dari energinya


Ia yg berada di dalamnya segera bertahan menggunakan tombaknya yg di aliri sisa kekuatannya


Blaarrr,,, klaangg,,, craassshhh,,,,,


Sosok Naga air hancur seketika menciptakan hujan yg membasahi area pertempuran sedangkan Bao Shi terpental ke belakang


Blaammm,,,


Tubuh Bao Shi menghantam tanah dengan keras membenamkan seluruh tubuhnya


" Uhuk,,, sialan " Bao Shi batuk dan memuntahkan seteguk darah


Ia segera bangkit,tangan kanannya menekan bagian dada sedangkan tangan kirinya sudah hilang entah kemana bersama tombaknya


Sesaat kemudian tubuhnya menegang saat tiba tiba Jun Yuan Muncul tepat di hadapannya


Telapak tangan Jun Yuan menempel di perut Bao Shi sedikit ke bawah ia lalu mendekatkan wajahnya ke muka lawannya


" Jun Yuan,, ingat nama itu jika sampai di neraka " Bisik Jun Yuan


TAPAK PENGEKANG RAGA


Tusk,,,,


Setelah letupan kecil terdengar tubuh Bao Shi menegang lalu bergetar


" Aaarrrrggghhhh,,,, "


Teriakan pilu keluar dari mulut Bao Shi saat ia merasakan tubuhnya seperti di sengat petir dari dalam


Blaarrr,,,,


Bao Shi kembali terhempas lalu menabrak sebuah bangunan dan merobohkannya, nyawanya langsung terlepas

__ADS_1


Jun Yuan kemudian berbalik


" Merepotkan,,, "


__ADS_2