
Melihat secercah harapan kemenangan semangat pasukan Kekaisaran Han kembali berkobar
" SERAANG,,, HANCURKAN MEREKA "
Panglima pasukan Kekaisaran Han selaku pemimpin pasukan berteriak membakar semangat prajuritnya
" Bajingan,,, bantai mereka, bunuh semuanya " Teriak Panglima Kekaisaran Qin tak mau kalah
Pertempuran semakin kacau saat kedua pasukan berjuang mempertaruhkan segalanya,dentingan suara benturan senjata serta teriakan semangat dan kesakitan terdengar semakin intens
Jun Yuan yg saat ini di kepung puluhan musuh kembali bergerak, menghunus kan pedangnya hanya menggunakan kekuatan fisiknya untuk menyerang
Tiap musuh yg di lewatinya berakhir dengan kematian yg mengenaskan, entah kepalanya terlepas dari badan atau bagian dada tertembus pedang bahkan ada yg sampai tubuhnya terbelah ataupun bagian tubuh lainnya yg terlepas dari badan
Semakin lama Jun Yuan bergerak semakin banyak musuh yg tumbang, pakaiannya kini telah basah oleh keringatnya dan darah musuhnya, tawanya terdengar setiap kali ia berhasil menghabisi lawan, semakin banyak musuh yg menyerangnya Jun Yuan pun semakin menggila
Mayat prajurit dari kedua belah pihak bergelimpangan saat nyawa mereka terlepas dari raga, pasukan Kekaisaran Han terus berjuang tanpa lelah mempertahankan tanah kelahirannya
Jun Yuan menghentakkan kaki melakukan tolakan untuk melompat ke arah pemimpin pasukan musuh yg berada lumayan jauh
Tap,,,
Ia mendarat tak jauh dari kumpulan prajurit musuh yg melindungi pemimpinnya
" Jangan berpikir untuk menyerah karena hari ini hari kematian kalian "
Jun Yuan kembali menghilang
" Waspada,,, "
" Lindungi Panglima Bao shui "
" Awas di belakangmu "
Teriakan prajurit Kekaisaran berhenti saat jun Yuan muncul di belakang salah satunya
Craasssh,,,,
Sraakkk,,,
" Ackkhhh,,, "
Satu kepala menggelinding setelah Jun Yuan menebasnya satu lainnya tumbang dengan sayatan menganga di bagian dada saat pedang Jun Yuan berhasil mengoyak jirah perangnya
" BANGSAT,,, AKU AKAN MEMBUNUHMU "
Bao Shui Panglima Kekaisaran Qin yg memimpin penyerangan berteriak, kekuatan besar meledak dalam tubuhnya memancarkan hawa membunuh yg pekat sesaat Tombaknya berkedip mengeluarkan energi berwarna merah
TOMBAK SAMUDERA MENARI
Bao Shui berlari dengan cepat sambil mengarahkan tombaknya lurus ke arah Jun Yuan
Mata Jun Yuan menyipit
" Pengguna elemen air,,, menarik "
Jun Yuan menyalurkan energi pada pedangnya
TARIAN PEDANG BERARAK
Traanngg,,,,
Tombak dan pedang berbenturan menyebarkan gelombang kejut ke segala arah menghempaskan prajurit yg berada di sekitarnya
Keduanya sama sama menarik senjatanya lalu kembali melakukan serangan
__ADS_1
Rentetan suara benturan senjata terdengar mengalun tanpa henti saat keduanya bertarung jarak dekat
Bao Shui sadar kekuatannya jauh di bawah lawannya karena setiap kali senjata mereka beradu tangannya langsung merasakan kesemutan dampak dari serangan lawan
" Bangsat,,, "
Amarah Bao Shui semakin menjadi ketika pasukannya perlahan di tekan, korban dari pihaknya semakin bertambah tiap menitnya
TEKHNIK TOMBAK - BADAI SAMUDERA
saat ia melepaskan jurusnya ke arah pasukan lawan, dari ujung tombaknya keluar gelombang energi membentuk bilah air yg sangat banyak lalu melesat le arah pasukan Kekaisaran Han
Pasukan Kekaisaran Han langsung panik melihat serangan dalam jumlah besar mengarah pada mereka
Melihat itu Jun Yuan tak tinggal diam, ia membuat segel tangan lalu menghentakan telapak tangannya ke tanah
SEGEL SEMESTA - EMPAT GERBANG
Empat pintu energi berbeda warna keluar dari tubuhnya lalu menyebar ke empat penjuru dengan cepat saling menyatu membentuk kubah pelindung yg melindungi area serangan lawan
Sesaat pasukan Kekaisaran Han tersentak melihat empat pintu energi bergerak ke arah mereka namun kemudian bernafas lega saat kubah pelindung terbentuk
Blarr,,, blarr,, blaarrr,,
Kubah pelindung bergetar saat di hantam ratusan bilah energi air
Pasukan Kekaisaran Han sampai terpana melihatnya, sebelumnya mereka merasa bahwa ini akhir riwayatnya karena kemungkinan selamat dari serangan hampir tidak ada
SEGEL SEMESTA - PEMECAH RAGA
dua bayangan yg menggenggam pedang energi tercipta lalu menghilang dari sana saat ledakan masih terjadi
" Tidak mungkin,,," Bao Shui menatap tak percaya salah satu serangan terkuatnya berhasil di tahan
Sedetik kemudian tubuhnya memberi sinyal bahaya
Bao Shui mengumpat saat merasakan riak energi di belakangnya dengan cepat menggerakan tombaknya ke arah datangnya serangan
Satu bayangan Jun Yuan muncul langsung menebaskan pedang energinya
Klaangg,,,, Blaarrr,,,,
Bao Shui terhempas tak kuat menahan serangan lawannya dan baru berhenti saat tubuhnya menabrak pohon
Satu bayangan lainnya muncul di tengah peperangan dan langsung bergerak membantai pasukan musuh
Jin Yuan sendiri saat ini tengah berdiri di atap sebuah rumah yg sebagiannya telah hancur
" Haahhh,,, sangat menyenangkan tapi sayang pakaian ini tak bisa lagi aku pakai " Ucap Jun Yuan menatap pakaiannya yg penuh dengan darah
Ia kemudian menatap peperangan yg perlahan tapi pasti berbalik arah, Pasukan Kekaisaran Han yg awalnya di tekan mulai mendominasi
Jun Yuan kemudian menatap ke satu arah
" Syukur lah penduduk biasa sudah berada di tempat aman sekarang yaahhh meski kemungkinan sebagian besar dari mereka tewas "
Satu ledakan besar mengalihkan pandangannya, keningnya berkerut setelah melihat arah ledakan
" Oh, sepertinya dia berniat mengorbankan diri sambil membawa lawannya "
Jun Yuan kemudian menghilang dari sana
Beralih pada Bao Shi yg kini tubuhnya di selimuti aura Biru kehitaman,terdapat sebentuk energi tipis dari elemen air yg melindunginya
" Aku mungkin kalah tapi tak akan kubiarkan kau menang dengan mudah "
__ADS_1
Bao Shi menancapkan tombaknya ke tanah lalu menyatukan kedua telapak tangannya, kekuatannya meluap menggetarkan tanah di sekitarnya kemudian air dalam radius puluhan meter seperti di sedot ke arahnya dengan cepat lalu berkumpul membentuk gulungan ombak di belakangnya ia lalu mencabut tombaknya mengayunkannya ke depan melepaskan jurusnya
TEKHNIK TOMBAK - GELOMBANG NAGA AIR
Gulungan ombak seketika bergerak dengan kecepatan tinggi ke arah pasukan Kekaisaran Han
Di belakangnya Bao Shi yg di selimuti energi membentuk seekor naga dengan mulut menganga mengikuti
Dua bayangan Jun Yuan segera bergerak untuk menahan serangan,keduanya mengarahkan telapak tangannya ke arah serangan,seketika tembok energi berlapis yg di tengahnya terdapat simbol dan tulisan kuno terbentuk
Blaarrr,,,,,
Tembok energi mengalami retakan saat gelombang air menghantamnya, air memercik ke segala arah menciptakan hujan buatan
Bao Shi terus melaju tanpa mengurangi kecepatannya menabrak tembok energi yg telah retak
Kraakkk,,,, praaanggg
Tembok energi hancur seketika, dua bayangan Jun Yuan mundur beberapa langkah akibat efek dari serangan lawan
" MATILAH KALIAN,, " Bao Shi berteriak menyerang menggunakan seluruh kekuatannya
Tapi,,,,
Jun Yuan tiba tiba muncul di depannya tersenyum kejam di balik topengnya, ia lalu mengayunkan pedangnya yg telah di aliri energi kegelapan dalam jumlah besar
GORESAN MALAM
Bilah energi berwarna hitam berbentuk bulan sabit berukuran besar melesat
Bao Shi yg berpikir serangannya tak kan mudah di kalahkan membelalakan matanya saat bilah energi hitam menembus kepala Naga yg terbentuk dari energinya
Ia yg berada di dalamnya segera bertahan menggunakan tombaknya yg di aliri sisa kekuatannya
Blaarrr,,, klaangg,,, craassshhh,,,,,
Sosok Naga air hancur seketika menciptakan hujan yg membasahi area pertempuran sedangkan Bao Shi terpental ke belakang
Blaammm,,,
Tubuh Bao Shi menghantam tanah dengan keras membenamkan seluruh tubuhnya
" Uhuk,,, sialan " Bao Shi batuk dan memuntahkan seteguk darah
Ia segera bangkit,tangan kanannya menekan bagian dada sedangkan tangan kirinya sudah hilang entah kemana bersama tombaknya
Sesaat kemudian tubuhnya menegang saat tiba tiba Jun Yuan Muncul tepat di hadapannya
Telapak tangan Jun Yuan menempel di perut Bao Shi sedikit ke bawah ia lalu mendekatkan wajahnya ke muka lawannya
" Jun Yuan,, ingat nama itu jika sampai di neraka " Bisik Jun Yuan
TAPAK PENGEKANG RAGA
Tusk,,,,
Setelah letupan kecil terdengar tubuh Bao Shi menegang lalu bergetar
" Aaarrrrggghhhh,,,, "
Teriakan pilu keluar dari mulut Bao Shi saat ia merasakan tubuhnya seperti di sengat petir dari dalam
Blaarrr,,,,
Bao Shi kembali terhempas lalu menabrak sebuah bangunan dan merobohkannya, nyawanya langsung terlepas
__ADS_1
Jun Yuan kemudian berbalik
" Merepotkan,,, "