
BILAH API PENGHANCUR BUMI
satu sosok yg menghunuskan pedang melepaskan Jurusnya, bilah pedang yg di selimuti kobaran api melesat
AMARAH GADIS PEMIKAT
Jun Yuan mengayunkan Pedang Gadis Malam dari bawah ke atas sekuat tenaga
Blaarrrr,,,, Wusshhh,,,,
kobaran api menyebar bersama dengan gelombang energi hitam menghanguskan apapun yg di lewatinya, area hutan dalam radius ratusan meter seketika berubah gersang
Jun Yuan terhempas jauh ke belakang saat kedua jurus bertabrakan
Tap,,,, Sraaakkkk,,,
Jun Yuan menapak tapi masih terdorong beberapa meter ke belakang menciptakan dua garis lurus di tanah
" Sangat kuat " Gumamnya
Dadanya terasa sesak serta tangannya yg memegang pedang sedikit gemetar dan terasa kebas
TUSUKAN TOMBAK NIRWANA
serangan kembali datang, Jun Yuan menyiapkan kuda kuda lalu mengalirkan energi kegelapan pada pedangnya kemudian melepaskan jurusnya
GARIS CAKRAWALA KEGELAPAN
Sebentuk sinar energi berwarna hitam melesat saat Jun Yuan menebaskan pedangnya ke arah datangnya serangan
Blaarrr,,,,
Ledakan kembali terjadi ketika dua jurus bertemu, Jun Yuan terdorong mundur beberapa langkah ke belakang kemudian dengan cepat menghentakkan kakinya kembali melakukan serangan
BIAS KEGELAPAN
Jun Yuan melesat mengincar musuh paling depan
Sosok yg pertama menyerang mendengus,secepat apapun pergerakan lawannya ia masih bisa melihatnya dengan jelas karena tingkat kekuatannya lebih tinggi dari lawannya, ia mengangkat pedangnya lalu mengayunkannya ke samping kiri
Klaangg,,,, Buusshhh
Gelombang kejut menyebar saat senjata mereka bertemu
" Kau pikir trik seperti itu akan berlaku padaku " Sosok lawan menarik pedangnya lalu dengan cepat memutar tubuhnya menggunakan kakinya untuk menyerang
Jun Yuan merespon dengan cepat mengangkat kakinya untuk menahan serangan menggunakan lututnya
BAANNGGG,,,,
Dia kembali terhempas akibat tekanan serangan lawan yg sangat kuat
TOMBAK JARUM LANGIT
__ADS_1
Sebuah serangan mengejar Jun Yuan yg masih melayang di udara
Menggunakan angin sebagai pijakan Jun Yuan ber salto di udara lalu melepaskan jurusnya
GORESAN MALAM
Bilah pedang berbentuk bulan sabit melesat saat Jun Yuan melepaskan jurusnya
Masih dalam keadaan melayang setelah melepaskan jurusnya Jun Yuan kemudian membuat segel tangan
SEGEL SEMESTA - PEMECAH RAGA
tubuhnya memecah menjadi enam bayangan lalu saling melemparkan ke arah berbeda
Blaammmm,,,,,
Ledakan besar terjadi asap dan debu membumbung membentuk awan jamur saat masing masing jurus bentrok
" Saudara Zhou Mao awas " Sosok yg pertama menyerang berteriak saat melihat satu bayangan lawan yg memegang pedang energi melesat ke arah rekannya
Zhou Mao merespon mengayunkan tombaknya menusuk ke arah datangnya serangan
SERIBU TUSUKAN PEMBUNUH
Bayangan Jun Yuan dengan respon cepat mengubah gerakannya menangkis serangan lawannya
Trang,, traangg,, klaanngg,, klaangg,,,,
Rentetan bunyi benturan besi terdengar saat keduanya bertemu, percikan energi menyebar ke segala arah ketika kedua senjata berbenturan
" Minggir,, "
Zhou Jian menebaskan pedangnya kesamping saat satu lawannya telah berada di depannya
MEMOTONG GUNUNG
Sraakk,,, Craaassshhh
Satu bayangan langsung terpotong tanpa sempat bertahan lalu menghilang menyisakan selembar kertas yg terbelah kemudian terbakar menjadi debu
Bayangan lain muncul di belakangnya menghujam kan pedang energi yg di genggamnya
Zhou Jian dengan instingnya merespon, memutar tubuhnya menggunakan pedang untuk bertahan
Klaangg,,,,
Saat berhasil menahan serangan kakinya ia hentakkan karena bersamaan dengan itu bayangan lain datang mengincar tubuh bagian bawahnya
Slaashhh,,,,
Pedang energi memotong udara kosong
Zhou Jian bersalto di udara pedang yg ia tarik sebelumnya saat bertahan ia tebaskan ke bawah bersamaan dengan perputaran tubuhnnya
__ADS_1
MEMBELAH BUMI
Klaangg,,, Craassshh,,, blaarrr
Bayangan Jun Yuan yg sempat menahan menggunakan pedang energinya terbelah dua terkena bilah angin yg sangat tajam dari jurus lawannya, tanah di bawahnya berlubang membentuk garis lurus,seketika selambar kertas yg terbelah dua muncul lalu terbakar habis
Tap,,,
Zhou Jian menapak sempurna sedangkan satu bayangan Jun Yuan yg tersisa langsung melompat mundur menjauh mengambil jarak
Di tempat lain pertarungan jarak dekat terjadi dengan intens
Zhou Mao menyerang dengan ganas menggunakan tombaknya membuat bayangan Jun Yuan yg awalnya berniat menyerang kini berbalik dalam posisi bertahan
dengan susah payah bayangan Jun Yuan menangkis serta menghindar dari serangan lawan tapi lambat laun ia terkena beberapa serangan yg tak bisa sepenuhnya ia hindari
Zhou Mao berhasil mengecoh saat ia berpura pura menusuk perut lawannya, bayangan Jun Yuan spontan melompat namun sayang Zhou Mao sudah memprediksinya dengan cepat menarik tongkatnya lalu melakukan tusukan ke arah atas mengincar jantung lawannya
Tapi Bayangan lainnya tiba tiba muncul di atas kepala Zhou Mao dan menebaskan pedang energinya dengan kuat
Zhou Mao dengan refleks tinggi melakukan tolakan pada kakinya mendorong tubuhnya maju menghindar sekaligus menyerang bayangan yg menghindari serangannya
Slaasshhh,,,,
Tebasan pedang energi mengenai udara kosong
Bayangan Jun Yuan yg melompat mundur menahan ujung tombak menggunakan pedang energi
Zhou Mao menarik tombaknya lalu melompat melakukan putaran ke atas sambil menebaskan tongkatnya
Baangg,,,, Baaammm,,,
Satu bayangan terpental meski telah bertahan menggunakan pedang energinya dan berhenti setelah menabrak sebuah batu besar dan menghancurkannya yg seketika membunuhnya lalu selembar kertas melayang kemudian terbakar menjadi abu
Sementara itu Jun Yuan yg bersembunyi di balik sebuah pohon menyipitkan matanya
" Tinggal tersisa dua lagi,senior menurutmu aku bisa bertahan berapa lama jika bertarung secara langsung melawan mereka "
" Aku tidak tau pastinya karena ada banyak hal yg bisa terjadi tapi mungkin kau bisa bertahan beberapa menit jika menggunakan seluruh kemampuanmu "
" Baik,, karena aku tak mungkin bisa lari lagi aku akan menahan mereka selama yg aku mampu sambil menunggu bantuan datang " Balas Jun Yuan
Jun Yuan sadar tak ada kesempatan baginya untuk selamat jika ia bertarung dengan dua musuhnya sekaligus bahkan melawan salah satunya saja ia tak mungkin menang tapi ia juga tak mungkin terbunuh karena kesempatan untuk melarikan diri lebih besar jika hanya melawan salah satu musuhnya
Sesaat kemudian Jun Yuan tertegun karena koneksinya terputus dengan sisa bayangannya,meski sudah menduganya tapi ia tak mengira bayangannya akan di lenyapkan secepat itu,saat melihat ke arah pertarungan ia membelalakan matanya karena dua serangan kuat mengarah padanya
" Gawat,,, "
Jun Yuan dengan cepat membuat segel di atas tanah lalu menggigit ibu jarinya meneteskan darahnya pada segel yg ia buat untuk mengaktifkannya
SEGEL SEMESTA - SEGEL EMPAT GERBANG
tak lama setelah empat gerbang energi membentuk kubah energi pelindung dua serangan kuat menabraknya menciptakan dua ledakan besar mengguncang area hutan di sekitarnya
__ADS_1
Blaarrr,,, Blaarrr,,,
Asap dan debu membumbung tinggi membentuk awan jamur,Kubah energi bergetar lalu retak di beberapa bagian sebelum akhirnya hancur berkeping-keping,,,,