Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Pertarungan dua Unit Pengintai


__ADS_3

Jun Yuan saat ini berdiri bersama Lin Zhi dan satu orang tetua sekte Pedang Utara di hadapan Gu Yelu


" Tuan ketua saya akan bergerak lebih dulu bersama Tuan Muda Yuan dan beberapa anggota inti sekte Pedang Utara untuk mengintai,jika ada kesempatan kami akan menyusup secara diam diam untuk melakukan sesuatu yg mungkin bisa sedikit melemahkan musuh " Ucap Lin Zhi


" Baik,seperti yg telah kita rencanakan sebelumnya,unit dua akan menunggu tanda dari anda untuk bergerak sebagai pendukung jika terjadi hal yg tidak di inginkan,selanjutnya kami akan menunggu kabar dari kalian untuk mengambil langkah berikutnya,jangan lupa beri tanda dan berhati hatilah,,,semoga berhasil " Balas Gu Yelu


" Kalau begitu kami permisi " Lin Zhi bersama tujuh orang lainnya serta Jun Yuan memberi hormat lalu keluar dari ruangan


Sekitar setengah jam kemudian satu kelompok dengan jumlah lebih banyak keluar dari ruangan pertemuan,mereka adalah unit dua yg akan bertugas sebagai pendukung jika unit satu menemui masalah


Lin Zhi bersama timnya keluar gerbang pembatas kota Jinzi satu jam setelah pergi dari ruangan pertemuan karena mereka harus menyiapkan segala sesuatunya,pakaian mereka berganti menjadi pakaian para pedagang untuk penyamaran di lengkapi dengan kereta kuda


Mereka keluar lewat gerbang yg sama saat Jun Yuan memasuki kota lalu bergerak memutar menjauhi area markas musuh untuk menghindari pasukan pengintai musuh yg kemungkinan berada tak jauh dari gerbang kota,bergerak menuju titik awal yg telah di tentukan


Sampai di tujuan Lin Zhi sebagai pemimpin tim memerintahkan dua orang untuk meminta bantuan pada kelompok lain yg berada di beberapa desa dan kota lainnya yg di perkirakan masoh aman sedangkan enam orang sisanya kembali berganti pakaian,semuanya menggunakan pakaian tertutup berwarna hitam dan kain penutup wajah,untuk Jun Yuan ia tetap memakai topengnya,setelah semua persiapan selesai mereka bergerak perlahan mendekat ke arah tempat musuh berada


Tap,,,


Jun Yuan yg bergerak paling depan bersama Lin Zhi menapak di dahan sebuah pohon,tangannya bergerak ke atas memberi tanda agar yg lainnya berhenti,empat rekannya langsung bergerak mendekat berkumpul bersamanya


" Aku merasakan ada beberapa aura di depan sana,mungkin ada sekitar empat yg cukup kuat dan enam lebih lemah " Jun Yuan berbicara pelan


Lin Zhi mengangguk


" Kemungkinan mereka prajurit pengintai musuh yg sedang berjaga "


"Aku dan Yuan akan membereskan mereka kalian menyebar habisi musuh yg mencoba kabur " Lin Zhi memberi perintah


Empat orang rekannya mengangguk lalu bergerak ke empat arah berbeda


Lin Zhi menatap Jun Yuan kemudian keduanya mengangguk


" Seperti biasa,lakukan dengan cepat tanpa suara "


Saat suara Lin Zhi jatuh keduanya menghilang dari sana


Jun Yuan muncul di sekitar area musuh dengan cepat membuat segel tangan lalu menghentakan telapak tangannya ke tanah


SEGEL SEMESTA - KUBAH PELINDUNG


Sebuah energi keluar dari tubuhnya lalu menyebar membentuk kubah energi melingkupi area tersebut meredam suara dan ledakan dari pertarungan yg akan terjadi agar tak terdengar


Dua orang terkuat pasukan musuh mengerutkan kening saat merasakan riak energi muncul dan menyebar di sekitarnya


" Sial " Satu orang langsung menarik pedangnya kemudian menebaskannya ke samping


Klang,,,,


Pedang Lin Zhi berbenturan dengan senjata musuh ketika ia muncul langsung menyerang,menarik pedangnya ia lalu memutar tubuhnya kembali mengayunkan pedangnya


Klaangg,,,,


Lin Zhi menggeser tubuhnya saat satu orang lainnya menyerangnya

__ADS_1


Slasshhh,,,


Satu tebasan melewatinya,dengan cepat ia bergerak menyerang balik


Di saat yg bersamaan Jun Yuan bergerak cepat menyerang dua orang kuat lainnya


BIAS CAKRAWALA


Dua musuh yg hendak membantu temannya berhenti dengan sikap waspada saat merasakan satu aura kuat bergerak cepat ke arah mereka


Slaassshhh,,,,


Satu tebasan musuh melewati bayangan ilusi Jun Yuan


" AWAS,,,"


satu orang rekannya berteriak memperingatkan saat soaok Jun Yuan muncul di arah yg berbeda


Craassshhh,,,


Satu kepala musuh langsung terlepas dari badannya saat serangan Jun Yuan berhasil mengenai targetnya


" Kurang ajar,,,MATI,,,"


Satu orang tersisa langsung mengayunkan senjatanya sekuat tenaga ke arah Jun Yuan


Klaangg,,,,


Jun Yuan dengan sigap menangkis serangan,di balik topengnya ia menyeringai


" Penyusup,,,cepat bantu mereka " Teriak salah satunya


Enam orang prajurit tersebut langsung bergerak ke dua arah berbeda,masing masing membantu pertempuran yg terjadi di dua tempat


Sedangkan empat orang rekan Lin Zhi berada di empat tempat berbeda menunggu dan menjaga kalau ada musuh yg berhasil kabur meski kemungkinannya hampir tidak ada


Kembali pada pertarungan Lin Zhi,saat ini dirinya di keroyok lima orang meski begitu ia terlihat tenang,bergerak lincah menghindari serangan sambil menyerang balik,di satu kesempatan Lin Zhi melompat mundur menjauh,karena tak ingin berlama lama Lin Zhi langsung mengeluarkan jurusnya


TEKHNIK PEDANG - ANGIN UTARA


energi spiritual meletus dalam dirinya membentuk puluhan bilah pedang yg seketika melesat menyerang lawan,Lin Zhi sendiri kembali bergerak menyerang


Mata tiga prajurit kekaisaran Qin terbelalak menyaksikan puluhan bilah pedang mengarah pada mereka


" A-aapa itu,,,"


" Apa apaan serangan itu "


" Sial,,,habislah kita "


Ketiganya langsung bertahan menggunakan senjata mereka


Tapi,,,,

__ADS_1


Craangg,,,Caasssshhh,,craassshhh


Senjata pedang dan tombak mereka langsung patah saat beradu dengan bilah pedang lawan sebelum akhirnya membelah tubuh ketiganya


Dua terkuat yg melawan Lin Zhi meraung marah saat melihat bawahannya mati dalam sekejap tapi mereka sendiri tak bisa berbuat apa apa untuk membantu karena keduanya harus menangkis serta menghindari bilah pedang dari jurus lawannya


" Bajingan,,,jika seperti ini terus kita pasti kalah "


Lin Zhi menyerang satu lawan yg lengah,mengayunkan pedangnya sekuat tenaga mengincar leher


Klaangg,,,,


Saat lawan berhasil menahan serangannya Lin Zhi menggerakan kaki kanannya menyerang perut lawan menggunakan lututnya


Bugghh,,,


" Ughhh,,,"


Saat lawan hampir terhempas dengan cepat Lin Zhi menarik pedangnya lalu menebas ke arah leher


Craassshhh,,,,,,


" Kurang ajar,,,MATI,,,"


satu lawan tersisa meledakan energinya yg lumayan menahan bilah pedang kemudian ia menyerang Lin Zhi tapi,,,,,,karena energinya lumayan terkuras pergerakannya melambat


Lin Zhi merespon membuat kuda kuda sedikit membungkukan badan lalu menghentakan kakinya melakukan serangan cepat


TEKHNIK PEDANG UTARA - TANPA WUJUD


Sraakkkk,,,slaassahhh


Lin Zhi melesat melewati musuh lalu berhenti di belakangnya


" Si-sialan,,,"


Tubuh lawannya ambruk dengan leher tersayat dan hampir putus


Di tempat lain Jun Yuan berdiri menunggu Lin Zhi memyelesaikan pertarungannya karena ia sendiri sudah sedari tadi berhasil menghabisi semua lawannya


Jun Yuan mendengus saat Lin Zhi menghampirinya


" Hmmphh Terlalu lama "


Lin Zhi tercengang mendengarnya


"Aiiihhhh,,,aku di keroyok lima orang hey "


Jun Yuan menatapnya aneh


" Apa bedanya denganku "


Lin Zhi tersentak ia memegang kepalanya karena syok atas respon sahabatnya tersebut

__ADS_1


" Teganya,,,Ya Ampun,,,,"


__ADS_2