
Terkejut,Fu Shilin menghentikan gerakannya lalu melompat sambil berputar, pedangnya ia buka selebar mungkin
Di jalur yg akan di lewati Fu Shilin muncul energi hitam pekat lalu melebar dengan cepat memunculkan api berwarna hitam,satu Kipas muncul di udara membesar lalu berputar kemudian melesat ke arah Fu Shilin
Klaaangg,,, traaangg,,,,
Suara benturan besi terdengar saat Pedang yg di pegang Fu Shilin beradu dengan kipas Jia Weixian
Sadar posisi nya tak menguntungkan Fu Shilin melepaskan jurusnya lagi
PEDANG BINTANG - MEMBELAH LANGIT
Klaaangg,,, Blaarrrr,,,,
Kipas Jia Weixian terpental jauh
Jia Weixian yg bersembunyi di balik angin tak tinggal diam kembali melepaskan jurusnya
NERAKA TINGKAT KEDUA
Tap,,,,,
Fu Shilin menapak di arena yg tak terkena energi hitam milik lawannya, matanya seketika menyipit saat merasakan bahaya datang dengan cepat
lantai Arena bergetar saat tiba tiba lahar cair keluar dari dalam tanah yg di selimuti energi hitam pekat
" Gawat,,, "
Fu Shilin menghindar dengan melompat saat sebuah bola magma melesat ke arahnya,ia bergerak lincah saat bola magma lainnya mengincarnya dan kejadian itu terus berulang tanpa memberikan Fu Shilin waktu istirahat
Jing Min yg melayang di udara menepuk keningnya saat melihat arena rusak parah
Kaisar Han tersentak
" Inikah kekuatan sebenarnya dari generasi muda sekte Lembah Neraka,,, "
Sementara Jendral Besar Li mengerutkan keningnya
" Peringkat ketiga sudah seperti ini lalu seperti apa kekuatan dari putri Patriark Mo Gao Zu yg berada di peringkat pertama generasi Neraka yg di juluki KangNaiXin "
Para Patriark dan pemimpin lainnya setuju bahwa generasi muda sekte Lembah Neraka memang di atas rata rata bakat terbaik sekte lainnya terbukti dari kekuatan yg di tampilkan Jia Weixian melebihi beberapa murid terbaik sekte lain padahal Jia Weixian berada di peringkat ke tiga
Kembali ke arena pertandingan
Jia Weixian menyeringai jahat saat lawannya bergerak menghindari tiap serangannya, tangannya melambai mengarahkan bola magma pada jalur yg akan di lewati lawannya
Fu Shilin meningkatkan kecepatan gerakannya menyebarkan persepsinya mencari keberadaan lawannya
__ADS_1
" Jika begini terus aku pasti kalah, aku harus menemukannya "
Karena fokusnya terbagi kewaspadaannya menurun hingga ia tak menyadari perubahan serangan lawan dan Fu Shilin harus membayar mahal hal itu
Fu Shilin tak sempat merubah arah hingga ia harus merelakan dirinya terhantam salah satu bola magma
Blaarrr,,,,
Tubuhnya terlempar ke tengah arena yg telah di penuhi energi hitam pekat yg langsung membakarnya dengan api hitamnya
Semua orang terkejut saat tubuh Fu Shilin menghilang di telan api hitam lawannya bahkan para penonton wanita banyak yg menjerit histeris
Alis Jia Weixian menyusut merasakan bahaya mengincarnya
Di tengah kobaran api hitam sebuah suara terdengar
PEDANG BINTANG - MENEMBUS SURGA
Bilah pedang energi melesat di tengah kobaran api hitam lalu meledak saat menghantam sesuatu di atas arena
Blaarrr,,,,
Jia Weixian langsung terlihat dan terlempar ke atas tapi dia berhasil menghentikan gerakannya sebelum dirinya menabrak perisai energi yg melindungi arena pertandingan
Jia Weixian terbatuk darah namun dengan sigap ia membersihkannya lalu menatap tajam ke bawah nafasnya memburu, sebelumnya ia terkejut saat lawan berhasil melacaknya beruntung dirinya sempat membuat pertahanan menggunakan kipasnya
Di tengah arena energi dan api hitam perlahan menghilang menampakkan sosok Fu Shilin yg memakai jirah energi berwarna putih tubuhnya di selimuti energi berwarna putih yg melindunginya dari api hitam yg membakarnya
Ya,,, JIRAH BINTANG adalah jurus pertahanan terkuat yg hanya bisa di miliki oleh murid sekte Bintang Surga dari keturunan langsung Klan Xing pendiri sekte tersebut, konon katanya jurus tersebut hanya berada satu tingkat di bawah JIRAH DEWA PERANG
" hahahaha,,,, sungguh sebuah kejutan " Ling Mo Jia tertawa
" Tuan Fu Zixin sepertinya anda berhasil mendidiknya " Ucap Wang Xuemin
" Putra anda sungguh berbakat, semua orang tau seperti apa kesulitan menguasai jurus itu " Ucap Bing Zheng
" Tuan Bing benar dan karena hal itulah yg membuat tak banyak keturunan Leluhur Xing mampu menguasainya " Yong Yuwen menambahkan
Berbanding terbalik dengan pujian yg di berikan, wajah Fu Zixin terlihat muram
" Terima kasih atas pujiannya tapi sepertinya Lin'er harus berhenti di sini "
Fu Zixin tau seperti apa resiko memakai jurus tersebut, bahkan dirinya yg mempunyai kekuatan besar mempunyai batasan menggunakan jurus tersebut apalagi Fu Shilin yg masih berada di tingkat pendekar bumi
Dan benar saja di tengah arena Jirah Bintang dan energi yg menyelimuti Fu Shilin perlahan memudar hingga saat jurusnya benar benar menghilang Fu Shilin langsung jatuh berlutut dan menggunakan pedang untuk bertumpu
Tubuh Fu Shilin bergetar menahan efek jurusnya, wajahnya pucat nafasnya tak beraturan bahkan darah segar menetes di sudut bibirnya, kekuatannya terkuras habis akibat menggunakan dua jurus kuat sekaligus
__ADS_1
" Lemah,, bahkan dengan jurus terkuat yg aku miliki tak mampu mengalahkannya " Gumamnya
Tap,,,
Jia Weixian menapak lembut tak jauh di depan lawannya
Fu Shilin perlahan bangkit setelah menstabilkan kondisinya
" Aku menyerah,, "
Jia Weixian berjalan pelan menghampiri lawannya, setelah tepat berada di depannya ia membungkukan badannya sebuah kalimat keluar dari mulutnya
" Terima kasih telah bersedia bertarung dengan sepenuh hati, Tuan Muda Fu sungguh lawan yg kuat "
Fu Shilin tersentak mengusap tengkuknya lalu menjawab dengan canggung
" No-nona Jia,,, ahahaha aku bahkan tak bisa melukaimu "
Seakan terhipnotis dengan suara merdu yg keluar dari Mulut Jia Weixian penonton tak mengeluarkan suara sedikitpun hingga keadaan menjadi hening, itu menambah canggung Fu Shilin
" Tuan Jing Min bolehkah aku turun sekarang "
Jing Min tersadar
" Tunggu Nona biarkan aku mengumumkan kemenanganmu terlebih dulu "
Jing Min kemudian mengumumkan pemenang pertandingan sekaligus memberi pengumuman jika pertandingan selanjutnya akan di tunda sampai arena selesai di perbaiki mengingat arena pertandingan yg hancur akibat pertandingan sebelumnya
Jia Weixian duduk di tempatnya tak berapa lama suara seorang gadis terdengar di telinganya
" Jiejie,,,Mei punya pil untuk menyembuhkan lukamu, terimalah "
Jia Weixian menoleh mendapati wajah seorang gadis yg tertutup topeng kucing menyodorkan sebutir pil di tangannya
" Terima kasih tapi aku baik baik saja " Jia Weixian menolak dengan halus
" Kata ibu, tak baik menolak pemberian seseorang yg berniat baik, itu sama saja tak menghargai orang tersebut,,, itu kata ibunya Mei loh,,, " Xumei bergeming
Melihat gadis di depannya masih menatapnya Xumei kemudian melanjutkan
" Tenang saja ini bukan racun kalau tak percaya Jiejie bisa mencium aromanya "
Jia Weixian menghela nafas, seumur hidupnya ini baru pertama kalinya dirinya bertemu dengan orang yg mungkin akan dia lawan tapi bersikap sangat baik padanya
Melihat kepolosan gadis di hadapannya Jia Weixian terpaksa menerimanya
" Terima kasih,,, "
__ADS_1
" Sama sama,,, aku hanya ingin berteman dan mempunyai banyak teman itu saja, aku tidak ingin seperti Gege yg tak punya teman " Balas Xumei polos
Jika Jun Yuan mendengarnya mungkin dia akan memarahi Ren Xumei habis habisan karena telah berkata demikian