Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Fu Shilin vs Jia Weixian 2


__ADS_3

Terkejut,Fu Shilin menghentikan gerakannya lalu melompat sambil berputar, pedangnya ia buka selebar mungkin


Di jalur yg akan di lewati Fu Shilin muncul energi hitam pekat lalu melebar dengan cepat memunculkan api berwarna hitam,satu Kipas muncul di udara membesar lalu berputar kemudian melesat ke arah Fu Shilin


Klaaangg,,, traaangg,,,,


Suara benturan besi terdengar saat Pedang yg di pegang Fu Shilin beradu dengan kipas Jia Weixian


Sadar posisi nya tak menguntungkan Fu Shilin melepaskan jurusnya lagi


PEDANG BINTANG - MEMBELAH LANGIT


Klaaangg,,, Blaarrrr,,,,


Kipas Jia Weixian terpental jauh


Jia Weixian yg bersembunyi di balik angin tak tinggal diam kembali melepaskan jurusnya


NERAKA TINGKAT KEDUA


Tap,,,,,


Fu Shilin menapak di arena yg tak terkena energi hitam milik lawannya, matanya seketika menyipit saat merasakan bahaya datang dengan cepat


lantai Arena bergetar saat tiba tiba lahar cair keluar dari dalam tanah yg di selimuti energi hitam pekat


" Gawat,,, "


Fu Shilin menghindar dengan melompat saat sebuah bola magma melesat ke arahnya,ia bergerak lincah saat bola magma lainnya mengincarnya dan kejadian itu terus berulang tanpa memberikan Fu Shilin waktu istirahat


Jing Min yg melayang di udara menepuk keningnya saat melihat arena rusak parah


Kaisar Han tersentak


" Inikah kekuatan sebenarnya dari generasi muda sekte Lembah Neraka,,, "


Sementara Jendral Besar Li mengerutkan keningnya


" Peringkat ketiga sudah seperti ini lalu seperti apa kekuatan dari putri Patriark Mo Gao Zu yg berada di peringkat pertama generasi Neraka yg di juluki KangNaiXin "


Para Patriark dan pemimpin lainnya setuju bahwa generasi muda sekte Lembah Neraka memang di atas rata rata bakat terbaik sekte lainnya terbukti dari kekuatan yg di tampilkan Jia Weixian melebihi beberapa murid terbaik sekte lain padahal Jia Weixian berada di peringkat ke tiga


Kembali ke arena pertandingan


Jia Weixian menyeringai jahat saat lawannya bergerak menghindari tiap serangannya, tangannya melambai mengarahkan bola magma pada jalur yg akan di lewati lawannya


Fu Shilin meningkatkan kecepatan gerakannya menyebarkan persepsinya mencari keberadaan lawannya

__ADS_1


" Jika begini terus aku pasti kalah, aku harus menemukannya "


Karena fokusnya terbagi kewaspadaannya menurun hingga ia tak menyadari perubahan serangan lawan dan Fu Shilin harus membayar mahal hal itu


Fu Shilin tak sempat merubah arah hingga ia harus merelakan dirinya terhantam salah satu bola magma


Blaarrr,,,,


Tubuhnya terlempar ke tengah arena yg telah di penuhi energi hitam pekat yg langsung membakarnya dengan api hitamnya


Semua orang terkejut saat tubuh Fu Shilin menghilang di telan api hitam lawannya bahkan para penonton wanita banyak yg menjerit histeris


Alis Jia Weixian menyusut merasakan bahaya mengincarnya


Di tengah kobaran api hitam sebuah suara terdengar


PEDANG BINTANG - MENEMBUS SURGA


Bilah pedang energi melesat di tengah kobaran api hitam lalu meledak saat menghantam sesuatu di atas arena


Blaarrr,,,,


Jia Weixian langsung terlihat dan terlempar ke atas tapi dia berhasil menghentikan gerakannya sebelum dirinya menabrak perisai energi yg melindungi arena pertandingan


Jia Weixian terbatuk darah namun dengan sigap ia membersihkannya lalu menatap tajam ke bawah nafasnya memburu, sebelumnya ia terkejut saat lawan berhasil melacaknya beruntung dirinya sempat membuat pertahanan menggunakan kipasnya


Di tengah arena energi dan api hitam perlahan menghilang menampakkan sosok Fu Shilin yg memakai jirah energi berwarna putih tubuhnya di selimuti energi berwarna putih yg melindunginya dari api hitam yg membakarnya


Ya,,, JIRAH BINTANG adalah jurus pertahanan terkuat yg hanya bisa di miliki oleh murid sekte Bintang Surga dari keturunan langsung Klan Xing pendiri sekte tersebut, konon katanya jurus tersebut hanya berada satu tingkat di bawah JIRAH DEWA PERANG


" hahahaha,,,, sungguh sebuah kejutan " Ling Mo Jia tertawa


" Tuan Fu Zixin sepertinya anda berhasil mendidiknya " Ucap Wang Xuemin


" Putra anda sungguh berbakat, semua orang tau seperti apa kesulitan menguasai jurus itu " Ucap Bing Zheng


" Tuan Bing benar dan karena hal itulah yg membuat tak banyak keturunan Leluhur Xing mampu menguasainya " Yong Yuwen menambahkan


Berbanding terbalik dengan pujian yg di berikan, wajah Fu Zixin terlihat muram


" Terima kasih atas pujiannya tapi sepertinya Lin'er harus berhenti di sini "


Fu Zixin tau seperti apa resiko memakai jurus tersebut, bahkan dirinya yg mempunyai kekuatan besar mempunyai batasan menggunakan jurus tersebut apalagi Fu Shilin yg masih berada di tingkat pendekar bumi


Dan benar saja di tengah arena Jirah Bintang dan energi yg menyelimuti Fu Shilin perlahan memudar hingga saat jurusnya benar benar menghilang Fu Shilin langsung jatuh berlutut dan menggunakan pedang untuk bertumpu


Tubuh Fu Shilin bergetar menahan efek jurusnya, wajahnya pucat nafasnya tak beraturan bahkan darah segar menetes di sudut bibirnya, kekuatannya terkuras habis akibat menggunakan dua jurus kuat sekaligus

__ADS_1


" Lemah,, bahkan dengan jurus terkuat yg aku miliki tak mampu mengalahkannya " Gumamnya


Tap,,,


Jia Weixian menapak lembut tak jauh di depan lawannya


Fu Shilin perlahan bangkit setelah menstabilkan kondisinya


" Aku menyerah,, "


Jia Weixian berjalan pelan menghampiri lawannya, setelah tepat berada di depannya ia membungkukan badannya sebuah kalimat keluar dari mulutnya


" Terima kasih telah bersedia bertarung dengan sepenuh hati, Tuan Muda Fu sungguh lawan yg kuat "


Fu Shilin tersentak mengusap tengkuknya lalu menjawab dengan canggung


" No-nona Jia,,, ahahaha aku bahkan tak bisa melukaimu "


Seakan terhipnotis dengan suara merdu yg keluar dari Mulut Jia Weixian penonton tak mengeluarkan suara sedikitpun hingga keadaan menjadi hening, itu menambah canggung Fu Shilin


" Tuan Jing Min bolehkah aku turun sekarang "


Jing Min tersadar


" Tunggu Nona biarkan aku mengumumkan kemenanganmu terlebih dulu "


Jing Min kemudian mengumumkan pemenang pertandingan sekaligus memberi pengumuman jika pertandingan selanjutnya akan di tunda sampai arena selesai di perbaiki mengingat arena pertandingan yg hancur akibat pertandingan sebelumnya


Jia Weixian duduk di tempatnya tak berapa lama suara seorang gadis terdengar di telinganya


" Jiejie,,,Mei punya pil untuk menyembuhkan lukamu, terimalah "


Jia Weixian menoleh mendapati wajah seorang gadis yg tertutup topeng kucing menyodorkan sebutir pil di tangannya


" Terima kasih tapi aku baik baik saja " Jia Weixian menolak dengan halus


" Kata ibu, tak baik menolak pemberian seseorang yg berniat baik, itu sama saja tak menghargai orang tersebut,,, itu kata ibunya Mei loh,,, " Xumei bergeming


Melihat gadis di depannya masih menatapnya Xumei kemudian melanjutkan


" Tenang saja ini bukan racun kalau tak percaya Jiejie bisa mencium aromanya "


Jia Weixian menghela nafas, seumur hidupnya ini baru pertama kalinya dirinya bertemu dengan orang yg mungkin akan dia lawan tapi bersikap sangat baik padanya


Melihat kepolosan gadis di hadapannya Jia Weixian terpaksa menerimanya


" Terima kasih,,, "

__ADS_1


" Sama sama,,, aku hanya ingin berteman dan mempunyai banyak teman itu saja, aku tidak ingin seperti Gege yg tak punya teman " Balas Xumei polos


Jika Jun Yuan mendengarnya mungkin dia akan memarahi Ren Xumei habis habisan karena telah berkata demikian


__ADS_2