Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Tabir Misteri


__ADS_3

Istana kekaisaran


Setelah tinggal beberapa lama di istana Tirta Sagara akhirnya keluar saat mendengar kabar tentang kepulangan Putra Mahkota Kekaisaran Han,pangeran Han Luo


Saat melintas di area taman Tirta Sagara berpapasan dengan seorang pelayan yg ternyata kepala pelayan istana


Tirta Sagara dengan senyum ramah menyapanya dengan sopan


" selamat pagi Paman,,bisakah saya menanyakan sesuatu "


Kepala pelayan tersebut membalasnya sambil menundukkan kepalanya


" Silahkan Tuan Muda "


" Emm,,,benarkah Pangeran sudah kembali "


" Benar Tuan Muda "


" Lalu dimanakah beliau sekarang,apakah aku boleh menemuinya "


" Tuan Muda,,,Tuan Pangeran sekarang sedang berada di balai Pertemuan bersama keluarga istana serta beberapa pejabat,jika Tuan Muda ingin menemuinya sebaiknya Tuan Muda meminta ijin dulu kepada Jendral besar Li atau kepada Kasim istana "


" Oh,,,jadi begitu,baiklah terima kasih Paman,maaf mengganggu waktu anda "


" Tidak apa apa Tuan Muda,kalau begitu saya mohon pamit,permisi " kepala Pelayan tersebut melangkah dengan senyum di bibirnya


Ia ingat waktu pertama kali Tirta Sagara datang ke istana,keributan yg ia timbulkan tentunya akan diingat oleh siapapun yg menyaksikannya tapi bukan itu yg membuatnya tersenyum melainkan cara bicara Tirta Sagara yg sekarang jauh lebih baik dari sebelumnya yg mana pernah membuat Kaisar Han dan Jendral besar Li serta beberapa anggota keluarga istana harus exstra sabar saat menghadapinya


Sepeninggal kepala pelayan Tirta Sagara kembali berjalan tapi saat di tikungan sebuah bangunan ia hampir menabrak seseorang yg datang dari arah berlawanan


" HEY KALAU JALAN PAKE MATA "


" hah,,bukankah berjalan memakai kaki bukan mata " gumam Tirta Sagara


Sesaat kemudian Tirta Sagara tersentak saat mengingat suara orang yg membentaknya


" Tuan Putri Xiao Ling,,maaf saya tidak tau kalau ada orang di balik bangunan ini "


" Eh,,,Tuan Tirta,,,maaf aku kira siapa "


Wajah Putri Han Xiao Ling seketika merona karena merasa malu dengan tindakannya barusan


" Tidak apa apa Tuan Putri saya yg salah tidak berhati hati "


" Eh,,aku yg salah karena berjalan terburu buru "


" Tidak,,justru saya yg tidak berhati hati "


" Tidak,,justru akulah yg harus meminta maaf "


Sikap Tirta Sagara membuat putri Han Xiao Ling salah tingkah di buatnya,jujur ini pertama kalinya dia berbicara dengan orang asing selain dari keluarga istana dan beberapa keluarga bangsawan dan bawahan Ayahnya


" Jadi,,,eh,,"


Keduanya berbicara hampir bersamaan membuat suasana menjadi canggung, wajah putri Han Xiao Ling makin memerah


Tirta Sagara yg menyadari kondisi gadis di hadapannya kembali berucap


" Silahkan Tuan Putri bicara duluan "


" Ah ya,,terima kasih emmm sebenarnya aku di perintahkan Ayahanda Kaisar untuk menjemput Anda " balas putri Han Xiao Ling tertunduk


Tirta Sagara sedikit terkejut mendengarnya,apakah ini kebetulan atau memang sebuah takdir,,,


**********

__ADS_1


Jun Yuan terbangun di sebuah tempat yg gelap bahkan ia merasa ragu apakah matanya sudah terbuka ataupun belum saking gelapnya


Keningnya berkerut saat menyadari ia tak bisa merasakan tenaga dalam sedikitpun dalam dirinya bahkan ia tak mampu merasakan energi di sekitarnya


Tiba tiba sedikit jauh di depannya keluar percikan api yg kemudian memicu delapan api lainnya yg ikut menyala mengelilinginya,rupanya api itu adalah sembilan buah obor yg menerangi tempat itu dua diantaranya bersinar redup dengan nyala api lebih kecil


Jun Yuan mengedarkan pandangannya memperhatikan tiap detail sekelilingnya


Rupanya dia berada di sebuah tempat yg mirip dengan sebuah goa hanya saja tak ada jalan masuk ataupun keluar


Di dinding ruangan tersebut terdapat banyak tulisan dan simbol kuno serta segel di beberapa tempat tertentu dan juga terdapat gambar rangkaian pertarungan dua makhluk dengan jenis berbeda


Jun Yuan tersentak saat dalam keheningan itu ia mendengar suara nafas seseorang,segera ia bersikap waspada karena indranya memberikan sinyal bahaya


Seketika dirinya jatuh berlutut saat sebuah aura menindasnya,menekannya hingga tak mampu melawan


" HAHAHAHAHA,,,,"


Sebuah tawa bergema di sertai aura mencekam


" Aku tak menyangka kali ini akan terjebak di dalam tubuh seseorang yg sangat lemah "


Suara serak dan berat terdengar sementara Jun Yuan mati Matian mencoba bertahan dari kekuatan yg menekannya


" Si-siapa ka-kau " Meski terbata Jun Yuan mencoba berbicara


" Siapa aku,," suara itu menjawab


Hening,,,


Setelah beberapa saat aura yg menekan menghilang bersamaan dengan munculnya sesosok makhluk


Jun Yuan bernafas lega setelah lepas dari tekanan,perlahan ia bangkit setelah nafasnya mulai stabil


Matanya menyipit saat melihat sosok yg muncul dihadapannya,sosok tersebut mempunyai tampilan sama persis seperti dirinya hanya saja terdapat sedikit perbedaan di beberapa bagian


Jika tak mempunyai sayap dan tanduk Jun Yuan yakin ia akan menganggap sosok di hadapannya bayangan dirinya


" Siapa kau " Jun Yuan kembali mengulang pertanyaannya


Sosok tersebut mendengus


" Hmpph,,,selain lemah kau juga bodoh "


Jun Yuan kembali tersentak


" Apa maksudmu "


" Kau bertanya dengan jawaban yg kau sendiri sudah ketahui bukankah itu bodoh " balas sosok tersebut


" Oh,,jadi benar kau adalah iblis hati " jawab Jun Yuan yg berubah tenang


" Ya,,tapi tak sepenuhnya benar " balas sosok tersebut


Kening Jun Yuan kembali berkerut


" aku bukan sepenuhnya makhluk yg seperti kau pikirkan tapi,,,lebih dari itu " sosok tersebut menjelaskan seringai kejam di perlihatkannya


Jun Yuan semakin bingung di buatnya


" Lalu,,kau ini makhluk jenis apa "


" Hahahaha,,,aku adalah makhluk yg tercipta dari sifat jahat dan energi negatif dari semua kegelapan di dunia ini "


kekuatan mengerikan meledak dari sosok tersebut membuat tempat itu bergetar

__ADS_1


Jun Yuan mencoba tetap sadar saat kekuatan itu menyerang jiwanya secara langsung


" Ini aneh,,sebenarnya aku berada di mana dan makhluk apa dia ini,aku merasa tak pernah membaca atau mengetahui informasi apapun tentangnya tapi kenapa aku merasa tak asing dengannya dan tempat ini " bathin Jun Yuan


Pandangan Jun Yuan memburam,kesadarannya perlahan terkikis oleh kekuatan yg menekannya


" Sial,,apakah harus berakhir seperti ini "


**********


Di tempat lain tepatnya di kamar penginapan


Mu Qiaoyu panik saat merasakan perubahan pada tubuh temannya,empat bagian tubuh Jun Yuan yg terdapat segel mengeluarkan cahaya lalu aura mengerikan meletus


Asap Hitam tipis keluar dari tubuh Jun Yuan menghempaskan Mu Qiaoyu ketika ia mencoba membantu dengan menyalurkan hawa murninya untuk menekan aura tersebut


" Ughuck,,"


Mu Qiaoyu terbatuk darah setelah terkena serangan balik wajahnya berubah pucat


" Xiao Di,,,apa sebenarnya yg terjadi padamu " gumamnya


Saat sedang di landa panik dan khawatir Mu Qiaoyu merasakan sebuah energi muncul


Gelang Semesta yg melingkar di lengan Jun Yuan bersinar redup lalu kembali menghilang saat sebuah sinar energi keluar


Setelah melayang sesaat sinar energi itu kemudian melesat masuk tepat di dada Jun Yuan


" A-apa itu,,," gumam Mu Qiaoyu terkejut


**********


Kembali pada Jun Yuan


Saat hampir kehilangan kesadarannya Jun Yuan melihat sebuah energi muncul menekan kekuatan yg menyerangnya,sesaat kemudian Jun Yuan bernafas lega setelah tekanan yg ia rasakan menghilang


Perlahan energi tersebut membentuk sosok seorang wanita


Sosok yg menyerupai Jun Yuan kemudian mendengus menatap sosok yg baru muncul tersebut dengan jijik


" SHIJIE de Meili,,,kenapa kau selalu mengganggu kesenanganku "


Sosok wanita yg tak lain adalah Mei Lin menyeringai


" Bagaimana mungkin aku akan diam saja saat mengetahui makhluk kotor sepertimu yg bahkan tak memiliki bentuk sejati mencoba mengganggu keseimbangan alam "


Jun Yuan terkejut saat mengetahui sosok yg menolongnya


" Se-senior,,,"


Sungguh,,,sosok yg menghuni pedang pusakanya tersebut sekarang mempunyai penampilan yg jauh berbeda dari biasanya seakan menegaskan siapa dirinya yg sebenarnya


Mei Lin berbalik lalu tersenyum sebelum berkata


" Ayo kita pergi dari sini,belum saatnya kau mendatangi tempat ini "


" Ta-tapi,,,"


" Jangan membantah,,,"


" Tapi dia,,,"


" Haaahhh,,,kau tenang saja,makhluk jelek itu tak akan bisa berbuat apa apa selama ada aku "


Perlahan Mei Lin dan Jun Yuan di selimuti energi berwarna putih lalu menghilang dalam sekejap

__ADS_1


Sosok yg menyerupai Jun Yuan seketika amarahnya meledak karena merasa di abaikan apalagi saat melihat dua sosok di depannya menghilang seolah meremehkannya


" ****** SIALAN,,,KURANG AJAR,BANGSAT "


__ADS_2