Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Tempat Berlatih


__ADS_3

" Sial,,, "


Shen Ghuang mengumpat saat serangannya di hancurkan begitu saja, dengan cepat wujudnya berubah menjadi bintik bintik cahaya lalu menyebar saat serangan lawan mengenainya


Sosok yg mencengkram Jun Yuan kemudian mengarahkan telunjuknya pada lawannya saat bintik cahaya membentuk wujud Shen Ghuang


TALI JIWA


Deg,,,,


Tubuh Shen Ghuang seketika mematung dengan dirinya yg mengumpat tak karuan dalam hatinya


" Diamlah di situ makhluk bodoh "


Sosok tersebut lalu melukai ibu jarinya kemudian menempelkannya pada kening Jun Yuan


SEGEL ILAHI - BUKA


tubuh Jun Yuan berkedip sesaat mengeluarkan aura kegelapan yg kembali masuk ke dalam tubuhnya


" Aaarrrghh "


Teriakannya semakin keras menahan sakit di kepalanya yg seakan mau meledak,matanya terbalik berubah putih namun ia berusaha untuk tetap sadar


Rangkaian informasi masuk ke dalam pikirannya serta aliran kekuatan energi kegelapan merasuki tubuhnya dengan cepat menyebarkan percikan petir hitam ke segala arah lalu


Bhaaammm,,,,,,


Energi yg sangat besar meledak dalam dirinya menyebarkan gelombang kejut menghempaskan segala sesuatu di sekitarnya bahkan sosok tersebut ikut terhempas akibat kuatnya ledakan energi begitupun dengan Shen Ghuang


Setelah debu menghilang terlihat lubang yg tak terlalu dalam dengan Jun Yuan yg tak sadarkan diri berada di tengahnya


Sosok berjubah hitam muncul di pinggiran lubang lalu membuat segel yg menciptakan kubah energi pelindung


" Untuk sementara hanya ini yg bisa kulakukan, sisanya berusahalah sendiri " Sosok tersebut bergumam


Ia lalu menoleh ke satu arah lalu berkata dengan memakai tenaga dalamnya


" Jagalah dia dengan nyawamu kalau tidak aku sendiri yg akan memusnahkanmu "


Setelah berkata sosok tersebut kemudian menghilang dari sana


Beberapa saat kemudian Shen Ghuang tiba di sana dengan wajah penuh amarah


" kekuatan macam apa tadi itu,,,orang itu suatu saat aku akan membalasnya "


Shen Ghuang lalu melihat ke dalam lubang yg di lindungi kubah energi


" Bocah,,, baguslah kau masih hidup jika tidak aku pasti habis oleh senior Mei "


Perlahan wujudnya memudar lalu kembali ke dalam bentuk Pisau Cahaya kemudian melesat kembali ke tempatnya di dalam Gelang Semesta


Sementara itu di satu tempat yg jauh lingkaran energi muncul lalu sosok berjubah hitam keluar dari sana


" Uhikk,,, "


Sosok tersebut terbatuk darah, kain yg menutupi sebagian wajahnya berubah merah lalu jatuh berlutut dengan tubuh gemetar


" Hampir saja "

__ADS_1


**********


Hari menjelang malam saat Jun Yuan membuka matanya


" Apa yg terjadi "


" Ughh,, "


Jun Yuan memegang kepalanya yg terasa sakit kemudian menggunakan energi untuk meredamnya


Selang berapa waktu kemudian saat rasa sakit di kepalanya menghilang Jun Yuan bangkit, ia baru menyadari jika dirinya berada di dalam sebuah kubah pelindung


saat tangannya menyentuh nya untuk memeriksa seketika itu pula kubah pelindung bergetar kemudian menyusut terserap oleh telapak tangannya hingga menghilang sepenuhnya


Jun Yuan tersentak


" I-ini,, "


Penasaran akan sesuatu Ia lalu memejamkan matanya memindai tubuhnya sendiri dan betapa terkejutnya saat ia menyadari perubahan pada tubuhnya


Ia merasakan kekuatannya bertambah seakan tiap inchi tubuhnya di rombak ulang menjadi lebih kuat dan penuh energi


Yg membuatnya tercengang adalah dalam pikirannya ia mengingat banyak informasi yg sangat penting juga beberapa jurus yg menurutnya sangat kuat


" Aku harus secepatnya ke tempat itu untuk berlatih " Gumamnya


Tak menunggu waktu lebih lama ia segera pergi dari sana


**********


Di tempat lain tepatnya di sebuah penginapan


" Hua'er tadi siang aku sempat merasakan secara samar sebuah aura kuat yg meskipun samar tapi bisa membuat tubuhku merespon dengan mengeluarkan sedikit energi kegelapan yg hampir tak bisa ku tahan "


Ren Xiaohua mengerutkan keningnya


" Tapi aku tak merasakan apapun yg janggal"


Jun Shandian mwnghela nafasnya


" Entahlah,,,Semoga saja bukan sesuatu yg buruk "


Di tempat lainnya ketua Bing Zheng pun merasakan hal yg sama hanya saja ia tak mengatakannya pada siapapun karena sedang merawat cucunya yg terluka setelah kalah saat bertarung melawan Jia Weixian


Selain keduanya ada satu orang lagi yg merasakan hal yg sama namun ia mengacuhkannya karena merasa apapun itu tak ada hubungan dengannya


Dua hari kemudian setelah melewati beberapa rintangan Jun Yuan tiba di tempat tujuannya, di hadapannya terdapat pemandangan yg menyejukan,sebuah air terjun yg lumayan besar di tengah hutan lebat yg di sekitarnya terdapat banyak bunga Anyelir dengan berbagai warna


" Menurut perkataan senior Goa itu berada di balik air terjun ini "


Jun Yuan segera melesat menembus air terjun setelah memperkirakan letak Goa yg di maksud


Saat melewati air terjun ia merasa seperti menembus suatu energi yg membuatnya waspada yg tanpa ia sadari mengaktifkan mode pertahanannya, tubuhnya di selimuti energi yg membentuk jubah hitam


" I-ini,,, "


Saat menapak di mulut goa Jun Yuan tertegun sesaat menatap lengan jubah energinya, ia merasa jubah energi tersebut bukan sesuatu yg mudah di tembus


" Orang itu,,, siapa dia sebenarnya "

__ADS_1


Namun sesaat ia menepi akan semua pemikirannya karena saat ini ia harus Fokus berlatih dan meningkatkan kekuatannya


" Siapapun dia aku yakin suatu saat nanti akan bertemu lagi dengannya "


Jun Yuan kemudian membuat segel tangan lalu mendapatkannya di tanah


SEGEL SEMESTA - TIGA ARAH


saat segel aktif riak energi menyebar membuat ilusi yg menutup mulut Goa,kemudian Jun Yuan melangkah masuk lebih ke dalam goa


Jun Yuan sampai di sebuah ruangan yg cukup luas, bibirnya menyunggingkan senyum saat merasakan energi yg tak asing


" Senior,,, sepertinya sudah menyiapkan ini dari jauh hari tapi mungkin bukan untukku "


" Heh bocah siapa bilang, justru aku menyiapkan tempat ini untuk keturunan langsung dari leluhur mu,entah siapapun orangnya " Suara Mei Lin bergema di kepala Jun Yuan


" Senior,,, anda sudah bangun, kenapa secepat itu bukankah,,, "


" Kenapa,,apa kau tidak senang hah "


" Bu-bukan begitu,,,"


" Hmmphh,,meski Kekuatanku belum pulih sepenuhnya tapi jika untuk menghajar mu aku rasa lebih dari cukup "


" Hah,,, "


" Sudahlah,, lebih baik kau siapkan dirimu, tapi, apa apaan kekuatanmu ini "


Mei Lin tercengang saat menyadari kekuatan muridnya bertambah banyak


" Apa aku sangat pulas sampai tak mengetahui apa yg sudah terjadi padamu "


" Se-senior,,, ini,,, "


Jun Yuan lalu menceritakan kejadian sebelumnya saat dirinya di datangi sosok berjubah hitam


" Jadi seperti itu,, baguslah kurasa keberuntungan mu sangat besar untuk ukuran manusia sepertimu " Ucap Mei Lin setelah mendengar semua penjelasan Jun Yuan


" Yahh,,, apapun itu aku sangat bersyukur " Balas Jun Yuan


" Karena kekuatanmu bertambah sepertinya aku harus menambah porsi latihanmu kali ini " Perkataan Mei Lin membuat Jun Yuan merasakan firasat buruk


" Hah,, kenapa bisa begitu "


" Bodoh,, untuk apa aku melatih mu seperti sebelumnya itu tak ada gunanya "


" Tapi,,, "


" JANGAN MEMBANTAH,, ingat GURU SELALU BENAR, JIKA SALAH MAKA INGAT KEMBALI ITU "


" Ya,, ya,, ya,, baiklah "


" Ingat ini baik baik,meski sebaik apapun aku melatihmu tetap saja latihan terbaik adalah pertarungan yg sebenarnya,bertarung dengan lawan yg lebih kuat darimu akan membuatmu berkembang lebih cepat serta pengalaman bertarung mu akan bertambah banyak tapi tentunya itu akan berlaku jika dirimu selamat "


" Haaahh,, tentu saja seperti itu "


" Bagus jika kau mengerti jadi persiapkan dirimu sebaik mungkin karena besok kita akan memulai latihan dengan metode pelatihan neraka "


Jun Yuan hanya bisa pasrah saat mendengarnya

__ADS_1


" Merepotkan "


__ADS_2