Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Kenyataan Pahit


__ADS_3

Sekejap saja Jun Yuan telah berpindah ke tempat yg berbeda


Suasana di tempatnya kini terasa lebih luas dari tempat sebelumnya juga meski tak benar benar terang setidaknya dia bisa langsung melihat lebih jelas ke sekitarnya


Suasana di tempat ini seperti saat pagi hari sebelum matahari benar benar terlihat jelas meski tak sesejuk seperti yg seharusnya tapi Jun Yuan bisa bernafas lebih baik karena aura di tempat ini meski di dominasi energi gelap itu hanya menyebabkan ia merasa sedikit sesak saja


Selain itu di tempatnya sekarang berada juga terdapat gunung, hutan dan sebuah danau,tepat di pinggir danau berdiri sebuah istana meski tak megah namun terlihat mewah walau tetap saja nuansa suram terdapat di sana


" dimana kita sekarang " Jun Yuan buka suara setelah puas memperhatikan sekitar


" dimana lagi kalau bukan di tempat tinggalku " jawab Mei Lin


" Oh,,," balas Jun Yuan singkat


" Kau ini,,,sungguh,kau tak akan punya banyak teman jika sikapmu begitu kaku "


" Hah,,"


" Hadeeeehhh,,,sudahlah tak penting sekarang lebih baik kau ikut aku,ayo "


Jun Yuan di bawa masuk ke dalam istana oleh Mei Lin,mereka lalu duduk di sebuah ruangan kosong yg hanya berisikan satu meja dan dua buah kursi


Jun Yuan di suruh menunggu di tempat itu sementara Mei Lin pergi ke ruangan lain


Tak lama ia kembali dengan membawa beberapa kitab di tangannya


Bruukk,,,


Mei Lin menumpahkan kitab yg ia bawa ke atas meja


" Dengar,kau harus menguasai setidaknya tiga dari semua kitab ini karena aku tak selalu bisa menjagamu"


Mei Lin lalu memilihkan dua buah kitab dan menyuruh Jun Yuan memilih satu kitab lainnya


Ia menunjukan satu kitab tanpa sampul di tangannya


" Aku bukan tipe makhluk yg suka mengajari seseorang kecuali dalam keadaan terpaksa jadi kau harus pelajari kitab ini sendiri,kitab ini berisi jurus pedang yg aku kuasai "


Jun Yuan mengangguk patuh


" Baik,,,"


" Tenang saja aku pasti membantumu jadi jika ada bagian yg tak kau mengerti kau bisa menanyakannya padaku,jujur saja aku lebih suka praktek daripada teori karena menurutku itu lebih efektif " Mei Lin menjelaskan


Ia lalu menunjukan satu kitab lagi

__ADS_1


" Dan kitab inilah yg sebenarnya harus benar benar kau kuasai karena berhubungan langsung dengan dirimu "


Jun Yuan menatap dengan kening berkerut


" berhubungan langsung denganku "


Me Lin menghela nafas


" Dengar,kau harus tau di dalam tubuhmu mengalir darah yg mengandung energi kegelapan yg sangat besar dan itu sangat mempengaruhi kehidupanmu,,,ingat sangat mempengaruhi kehidupanmu "


" Aku tak mengerti " balas Jun Yuan


" Sebenarnya apa yg di ajarkan oleh orang yg merawatmu,ini sungguh membuatku kesal "


" Bukannya aku dulu sudah mengatakannya "


" Ya ya ya,,,sudah jangan mengatakannya lagi "


Kesabaran Mei Lin sungguh di uji saat ini,dia sungguh tak mengerti ada orang yg bahkan tak mengetahui siapa dirinya sendiri


" Tampan,,,penerusmu kenapa bisa sangat jauh berbeda denganmu " keluh Mei Lin dalam hati


" Dengarkan ini baik baik bocah klan Jun,,leluhurmu adalah seseorang yg hebat yg bahkan aku sendiri menaruh hormat padanya bukan karena sifat dan kekuatannya tapi caranya mengendalikan dirinya sendiri "


" Sungguh,,,jika ingin,beliau bisa meratakan sebuah kekaisaran dengan kekuatannya sendiri tanpa bantuan orang lain dengan mudah tapi beliau tak melakukannya dan lebih memilih menjauh dari dunia beladiri dengan tinggal jauh di dalam hutan bersama keluarganya "


" Beliau juga tau kekuatan itu perlahan mengikis umurnya,sedikit demi sedikit mengurangi kesehatan mental dan tubuhnya "


" Oleh karena itu beliau berusaha keras mencoba menekan kekuatan itu dengan cara bersembunyi,menghindari konflik dengan siapapun dan jika terpaksa bertarung beliau berusaha seminim mungkin menggunakan kekuatannya "


" Tapi,sekeras apapun beliau berusaha tetap saja pada akhirnya beliau harus pasrah dengan takdirnya,di akhir hayatnya beliau harus rela di asingkan dan tinggal di dalam sebuah goa dengan tubuh di ikat rantai dengan segel yg sangat kuat "


" Aku selalu ingat kata kata terakhirnya sebelum kami berpisah,beliau memintaku untuk menjaga dan membantu keturunannya yg mewarisi kekuatannya " Mei Lin mengakhiri ceritanya dengan meneteskan air mata berwarna merah


" Senior,,,maaf " ucap Jun Yuan tertunduk


" Tidak apa apa,lagipula kau memang harus mengetahui kenyataannya bukan " balas Mei Lin


" Kau tentu merasakan perasaan itu ketika bertarung bukan,bahkan sampai membuat jantungmu berdebar karena sangat menikmati pertarungan dan pembunuhan,itulah perasaan yg beliau rasakan selama hidupnya perasaan itulah yg beliau coba menekannya dan sekarangpun kau harus menekannya seperti beliau karena kau adalah penerusnya,pewaris darah kegelapan "


Jun Yuan makin tertunduk mendengarnya,dalam hatinya dia mengakui itu semua


" bersyukurlah karena segel yg tertanam dalam tubuhmu sejak lahir adalah segel yg sama yg menyegel beliau tapi dengan pengaruh yg berbeda,jika dulu segel itu untuk menekan kegelapan maka sekarang segel yg ada dalam tubuhmu untuk memperkuat jiwamu agar tak menerima tekanan besar saat kegelapan itu merasuki pikiranmu "


" Selama beberapa generasi aku mengikuti kehidupan klan mu yg aku tau hanya dua orang yg mampu bertahan lebih dari usia empat puluh tahun,yg pertama tentu saja beliau dan yg kedua,,,kau cari tau sendiri aku malas mengingatnya "

__ADS_1


Jun Yuan tersentak mendengarnya,ini sungguh di luar dugaannya


" Senior,,ternyata sama seperti paman dan bibi "


" Sudahlah tak perlu di pikirkan,sekarang yg perlu kau lakukan adalah menjadi lebih kuat secepat mungkin jadi kau harus menguasai dua kitab ini " Mei Lin memberikan dua buah kitab yg di pilihnya


Mei Lin kemudian melanjutkan


" kitab yg pertama kau harus mempelajarinya dari awal karena kau sangat terlambat menggunakan Pedang pusaka klan mu dan kitab yg kedua sepertinya tak akan terlalu sulit karena kau telah menguasai kitab SEGEL SEMESTA karena kitab yg kedua berisi cara menggunakan kekuatan kegelapan yg kau miliki "


" Baik,,aku akan berusaha secepat mungkin menguasainya " balas Jun Yuan


" Semangat yg bagus,kau memang harus secepatnya menguasainya agar kedepannya tak terlalu sulit untuk membalaskan dendam mu " ucap Mei Lin


*********"


Di dunia nyata tepatnya di kamar sebuah penginapan Mu Qiaoyu duduk bersama Lin Zhi yg sudah kembali dari kegiatannya,keduanya menatap tubuh Jun Yuan yg terbaring di hadapan mereka


" Jadi kenapa bisa seperti itu " tanya Lin Zhi setelah mendengar cerita dari gadis di sampingnya


Mu Qiaoyu menggeleng


" aku juga tidak tau kenapa tapi yg pasti setelah sinar energi yg keluar dari gelangnya dan masuk ke dalam tubuhnya perlahan aura mengerikan yg keluar dari tubuhnya menghilang dan kondisinya menjadi lebih stabil "


Lin Zhi menggeleng pelan


" Haiiihhh,,,istriku,kenapa hidupmu sangat misterius,itu sungguh mengerikan,bagaimana bisa tubuh seindah itu menyimpan banyak kekuatan besar,,,,aduhhh "


Lin Zhi memegang kepalanya yg terasa sakit ketika tiba tiba Mu Qiaoyu menjitaknya


" Tak bisakah kau bersikap normal seperti seorang pria,,,sudah bodoh,pikun menyebalkan pula " ucap Qiaoyu


" Bukankah kau juga sama,,,sama sama tidak normal seperti gadis lainnya " gumam Lin Zhi


" Apa kau bilang,,,kau mau mati hah " Qiaoyu berkata dengan mata melotot


" Tidak tidak,,,aiiyoo,,jangan berisik nanti dimarahi pemilik dan pengunjung penginapan " balas Lin Zhi dengan wajah pias


Di tempat lain tepatnya di dalam istana


" Raden,,,hati hati,sesaat tadi aku merasakan sebuah kekuatan jahat " sebuah suara bergema di kepala Tirta Sagara yg sedang menuju Balai pertemuan


" Terima kasih Paman Naga Wiru,aku juga sempat merasakannya " balas Tirta Sagara dalam hati


" Raden sepertinya ada aura lain yg hamba kenali bersamaan dengan kekuatan jahat tersebut " suara berat lainnya yg berbeda dari yg pertama terdengar di kepala Tirta Sagara

__ADS_1


Tirta Sagara mengangguk


" Terima kasih Paman Singa Lodra sudah memberi tau "


__ADS_2