
Jun Yuan tak lupa memberikan beberapa butir obat agar Tirta Sagara bisa segera sembuh dari luka lukanya yah,,meski tak bisa memulihkan tenaga dalamnya setidaknya Tirta Sagara tak akan merasakan sakit lebih lama
Tirta Sagara segera memejamkan matanya untuk memanggil dua senjata pusakanya lalu menelan sebutir obat yg ia terima
Tak lama dua pusaka miliknya muncul lalu masuk ke dalam tubuhnya,Jun Yuan sampai tercengang melihatnya karena ini pertama kalinya ia melihat sebuah senjata bisa masuk ke dalam tubuh tanpa melukainya
Jun Yuan kemudian membuat segel tangan lalu menempelkannya ke tanah
SEGEL TIGA ARAH
Kubah pelindung tiga lapis dengan warna berbeda tercipta melindungi Tirta Sagara
" Apapun yg terjadi jangan keluar dari sini sebelum kekuatanmu pulih atau pertarungan sudah selesai,mengerti,,"
Tirta Sagara mengangguk sebagai balasan
Jun Yuan bangkit dan membalikan badannya lalu melangkah keluar dari kubah energi
Ia langsung menggenggam Pedang Gadis Malam yg tertancap di tanah karena sebelumnya ia melompat untuk menolong Tirta Sagara
Matanya berkilat saat menatap satu sosok yg berada agak jauh darinya
" Zhang Haoran,,,aku pastikan ini hari terakhirmu melihat matahari "
Sementara itu Zhang Haoran tengah berdiri setelah menyetabilkan tubuh dan kekuatannya
" Sialan,,,sepertinya aku harus berada di sini lebih lama "
Sebelumnya saat bertarung dengan Tirta Sagara ia juga merasakan satu aura yg bergerak cepat menuju ke tempatnya,itulah sebabnya ia langsung mengeluarkan kekuatan penuhnya berharap bisa menghabisi lawannya sebelum pemilik aura yg ia rasakan datang
Tapi sayang nasib baik tak memihaknya,bukan hanya pemilik aura yg ia rasakan datang lebih cepat ia juga tak berhasil menghabisi lawannya,tapi beruntung lawan sebelumnya terluka parah karena kalau tidak ia pasti di buat kerepotan jika harus melawan dua orang yg kekuatannya sedikit lebih lemah darinya
Tak menunggu lama Zhang Haoran langsung menyerang menggunakan pedangnya
PEDANG API - SERIBU LANGKAH
Jun Yuan pun mulai bergerak
TARIAN PEDANG BERARAK
Keduanya sama sama melesat
KLaang,,,,busshhh,,,
Gelombang kejut menyebar saat kedua senjata bentrok
Ketika kedua pedang masih menempel Zhang Haoran menyalurkan tenaga dalam pada lengan kirinya lalu menggerakannya
TINJU API PENGHANCUR
Jun Yuan merendahkan tubuhnya menghindari serangan sembari menarik senjatanya menimbulkan suara berdecit lalu memutar tubuhnya menyerang balik menebaskan pedangnya
__ADS_1
Zhang Haoran setelah tinjunya tak mengenai sasaran ia langsung melompat mundur menghindari serangan
Jun Yuan tak membiarkannya segera mengejarnya,menghentakan kakinya untuk mempercepat gerakannya
KLaang,,,,
Kedua senjata kembali berbenturan,pertarungan jarak dekat terjadi dengan cepat,keduanya sama sama menyerang dan bertahan bertujuan saling menjatuhkan
Dentingan senjata dan rentetan suara ledakan kecil terdengar bersahutan
Jun Yuan dengan gerakan lembutnya namun mematikan sedangkan Zhang Haoran dengan gerakan tegasnya dan penuh tenaga,keduanya saling mengincar bagian Vital
Di satu waktu keduanya dengan kekuatan besar menggunakan senjatanya kembali bentrok
KLaang,,,bushh,,,
Keduanya terhempas mundur ke arah berlawanan
Tap,,,
Jun Yuan setelah mendarat menghentakan kakinya menggunakan tolakan kakinya untuk kembali menyerang,pedang Gadis Malam ia arahkan lurus ke depan
GARIS CAKRAWALA
Zhang Haoran tau saat tubuh lawannya di selimuti aura keemasan serangan itu sangat berbahaya
Ia lalu mengayunkan pedangnya
Dhuarrr,,Dhuarr,,,
Zhang Haoran menyipitkan mata saat serangannya di hancurkan tanpa bisa menghentikan serangan lawannya,dengan cepat ia memindahkan pedangnya ke tangan kirinya lalu mengalirkan tenaga dalam yg besar pada tangan kanannya kemudian melepaskan tinjunya
TINJU PENGGETAR LANGIT
Drrrttt,,,Blaarrr,,,
Keduanya kembali terhempas akibat tekanan dari ledakan jurus masing masing
" Ughuck,,"
Zhang Haoran terbatuk darah dan memegang dadanya yg terasa sakit,ia terkejut serangan kuatnya mampu di tahan bahkan ia sampai terhempas dan mengalami luka dalam padahal ia yakin kekuatan lawannya lebih lemah darinya
Mengabaikan rasa sakitnya Jun Yuan yg ikut terpental langsung menghentakan kakinya begitu mendarat
BIAS CAKRAWALA
Zhang Haoran terbelalak melihat lawannya langsung memburunya
" KURANG AJAR,,,trik yg sama tak kan mampu melukaiku untuk kedua kali "
Ia menyimpan pedangnya lalu membuat kuda kuda untuk menyerang dengan tinjunya,sengaja ia menunggu lawannya mendekat
__ADS_1
TINJU API PENGHANCUR GUNUNG
Zhang Haoran langsung melepaskan jurusnya ketika lawannya mendekat tapi ia terkejut saat jurusnya seperti menembus sebuah bayangan
Ia tersentak saat merasakan riak energi dari arah berlawanan
" Sial,,"
Dengan cepat ia menghentakkan kedua tangannya ke tanah
DINDING BUMI
Tanah di belakangnya langsung terangkat membentuk sebuah dinding kokoh
Blaarrr,,,,
Jun Yuan terpental ketika serangannya mengenai dinding tanah
Saat mendarat ia masih terdorong mundur hingga membuatnya menancapkan pedangnya untuk berhenti yg menciptakan tiga garis lurus di tanah
Jun Yuan menstabilkan kekuatannya yg kacau akibat benturan sebelumnya,tangannya yg memegang pedang terasa kebas
Zhang Haoran sendiri wajahnya pucat karena sedetik tadi ia merasa sangat dekat dengan kematian
Di tempat lain Tirta Sagara yg sedang bermeditasi di dalam kubah pelindung untuk memulihkan kondisinya membuka matanya,alisnya bertaut saat bergumam
" Aku yakin di pertemuan pertama kami kekuatannya tak sebesar ini,,,saudara Yuan,latihan apa yg kau jalani hingga bisa membuat tenaga dalam mu meningkat berkali kali lipat dalam waktu secepat ini "
Sebenarnya saat ini kekuatan Zhang Haoran berada di tingkat Pendekar Pertapa sementara Jun Yuan berada di tingkat Pendekar Langit hanya saja karena Jun Yuan mempunyai pusaka Pedang Gadis Malam itu membuatnya bisa mengimbangi Zhang Haoran
Tirta Sagara sendiri tak begitu faham dengan tingkat pendekar di tempatnya sekarang karena di tempat asalnya hanya ada tiga tingkatan yaitu,pendekar Tanding,Pendekar Pilih Tanding dan Pendekar tanpa Tanding dan ketiganya di bedakan pada besarnya tenaga dalam yg di miliki seorang pendekar,sementara di bawah Pendekar Tanding di sebut Pemula
Adapun pendekar yg tingkatannya melebihi tiga tingkatan tadi kebanyakan menjadi pertapa atau lebih memilih mengasingkan diri menjauh dari segala hal yg bersifat keduniawian
Tirta Sagara mengalihkan pandangannya saat merasakan beberapa aura dan
Tap,,tap,,tap
Tiga orang berseragam elit kekaisaran Han mendarat tak jauh dari tempatnya berada kemudian di susul beberapa orang lainnya dengan pakaian yg sama
" Tuan Muda Tirta Sagara " salah satunya terkejut saat melihat seseorang yg berada di dalam kubah pelindung
" Jangan mendekat,," Tirta Sagara langsung memperingatkan saat para pasukan elit kekaisaran mendekatinya
" Sebaiknya kalian menyebar,cari kelompok penyusup yg lainnya kalau bisa kejar mereka sampai dapat " ucap Tirta Sagara lagi saat para pasukan elit berhenti bergerak
" Tapi,,," salah satu yg merupakan pemimpin kelompok tersebut berkata saat melihat pertarungan tak jauh dari tempat mereka berada
" Sungguh,,,kalian jangan berpikir untuk membantunya,jujur mereka berada di level yg tak bisa kalian ganggu " Tirta Sagara menjelaskan
Pemimpin pasukan tersebut mengangguk kemudian memerintahkan rekannya untuk menyebar menyisir hutan mencari penyusup lainnya
__ADS_1