
Di suatu tempat di wilayah Kekaisaran Han saat ini sedang terjadi peperangan antara kelompok pasukan Kekaisaran Qin yg di pimpin oleh seorang jenderal melawan pasukan kerajaan Xiang
Pasukan kerajaan Xiang terlihat di tekan dan hanya bisa bertahan di area istana kerajaan karena sebelumnya mereka di serang secara tiba tiba
Hari itu pihak kerajaan Xiang tak melihat ada tanda tanda musuh mendekat bahkan prajurit pengintai tak memberikan laporan apapun karena memang mereka tak menemukan sesuatu yg mencurigakan
Meski begitu pihak kerajaan Xiang selalu bersikap waspada karena keadaan Kekaisaran yg sedang mengalami kekacauan tapi entah bagaimana pasukan musuh tiba tiba datang dengan persenjataan lengkap seolah muncul dari udara kosong dan langsung menyerang
Raja Xiang Yan yg merupakan ayah dari Pangeran Xiang Cu begitu mendapat laporan penyerangan segera mengirimkan prajurit khusus untuk meminta bantuan pada Kekaisaran dan Kerajaan lain dan memerintahkan kepada semua bawahannya untuk bertahan dan mengevakuasi warga ke tempat aman
Mendapatkan gempuran terus menerus membuat prajurit kerajaan Xiang banyak yg tewas mau tidak mau Raja Xiang Yan bersama seluruh bawahannya bertahan di balik tembok istana
Ada perbedaan mendasar dan cukup besar antara prajurit kerajaan dengan prajurit Kekaisaran salah satunya dalam hal kekuatan,jika membuat perbandingan mungkin satu prajurit Kekaisaran bisa menghadapi sepuluh prajurit kerajaan, hanya beberapa saja yg mungkin bisa dikatakan setara, diantara seratus prajurit kerajaan mungkin hanya ada sepuluh atau dua puluh saja yg setara dan biasanya jika tidak di rekrut pihak Kekaisaran prajurit tersebut di tunjuk menjadi pemimpin sebuah regu atau kelompok prajurit kerajaan
Belum lagi dalam hal pengalaman tempur yg bisa menjadi penentu kemenangan, kebanyakan prajurit kerajaan kesulitan untuk mendapatkannya karena biasanya mereka hanya bertugas di wilayah kerajaan mereka dan selama ini selalu di lindungi pihak Kekaisaran karena pasukan pengintai dan pasukan penjaga Kekaisaran selalu berkeliling untuk memastikan keamanan wilayahnya
Dalam keadaan genting dan putus asa tiba tiba langit bergemuruh, langit di atas wilayah kerajaan Xiang seketika tertutupi awan hitam angin kencang yg membawa hawa dingin berhembus suasana berubah mencekam saat aura kelam menyebar di tempat tersebut
Blaarrrr,,,,,
Petir besar menggelegar menyambar sekumpulan pasukan musuh menewaskan puluhan prajurit musuh sekaligus,suasana yg tadinya di penuhi teriakan dan ledakan serta benturan senjata seketika hening
Setelah asap dan debu menghilang terlihat sesosok manusia berdiri di tengah lubang yg tercipta dari ledakan petir,di sekitarnya puluhan mayat berserakan dengan tubuh tak utuh dan membeku
Sosok tersebut sebelah tangannya memegang sebilah pedang yg di selimuti aura berwarna biru dan tangan yg lainnya memegang pedang energi
Sosok tersebut mendongakan kepalanya,percikan petir masih keluar dari tubuhnya lalu bergumam pelan
" Ahhhhh,,,, aku selalu merasa hebat di setiap kedatanganku yg terlihat luar biasa "
Jika ada yg mendengarnya mungkin orang tersebut akan mengutuknya karena sosok tersebut terlalu narsis dan percaya diri
" Orang itu,,, "
" Di-dia,,, "
" Apa apan kekuatan itu "
" Sialan,,"
Banyak umpatan dan makian dari musuh,tak sedikit pula yg berteriak ketakutan saat menyadari bahwa sosok tersebutlah yg menggemparkan pihak mereka
__ADS_1
Sosok tersebut kemudian menoleh saat mendengar segala makian yg di tujukan padanya
Sorot matanya tajam seolah bisa membunuh dengan tatapannya
" Hmmph,, kalian sampah dunia beraninya menginjakan kaki di sini, hari ini akan aku hapuskan nama kalian dari daftar kehidupan "
Suaranya berbeda dari manusia manapun karena kadang terdengar seperti pria tapi di saat bersamaan terdengar seperti wanita
Postur tubuhnya tegap tapi ramping jika di lihat dari belakang lebih mirip seorang gadis tapi jika di lihat dari depan tak terlihat tonjolan sakral di bagian dadanya dan lebih mirip seorang pria
Sosok itu sedikit membungkukan tubuhnya menekuk kaki kirinya ke depan lalu menghentakan kaki kanannya, seketika ia melesat dengan kecepatan tinggi bagaikan sebuah petir meninggalkan debu yg kemudian membeku
Sosok tersebut bergerak acak melewati satu persatu pasukan musuh meninggalkan jejak garis es berwarna putih
Saat sosoknya kembali terlihat saat itu pula teriakan kesakitan dari musuhnya terdengar bersamaan dengan darah yg menyembur dari tiap musuh yg di lewatinya
Dalam sekejap puluhan musuh kembali tumbang meregang nyawa, garis es brubah merah terkena genangan darah, bau amis menyebar memenuhi udara di tempat itu
Prajurit kerajaan Xiang yg tersisa ketika melihat kejadian tersebut semangat juangnya kembali berkobar, dengan satu perintah dari panglima kerajaan mereka menyerbu musuh yg mulai kewalahan menghadapi sosok penolong mereka
Pangeran Xiang Cu ikut terjun langsung ke dalam peperangan, ia bergerak lincah di antara ratusan musuh mengayunkan pedangnya menyerang tanpa ampun, semakin lama ia bertarung tubuhnya mengeluarkan percikan petir dan gerakannya semakin cepat, pedangnya semakin tajam karena di selimuti energi petir
" Bajingan,,, bunuh dia " Sang Jendral berteriak memberi perintah
Empat panglima bawahannya segera mencabut senjatanya dan langsung bergerak ke arah lawan yg bergerak mendekat
Sosok misterius mengubah arah gerakannya menentukan satu target untuk di habisi dengan cepat
LINGKARAN RASA
Aura hitam meledak dari tubuhnya menyebar membentuk lingkaran besar dalam radius puluhan meter
LANGKAH PETIR
Zheeppp,,,,
Sosoknya menghilang dalam sekejap
Empat panglima yg memburunya langsung merasakan dampak dari jurus lawannya, tubuh mereka seperti di tekan oleh kekuatan tak kasat mata membuat gerakan mereka melambat
" Sial,, "
__ADS_1
" Apa yg terjadi "
" Hati hati, kita berada di dalam area serangannya "
" Waspada,,, AWAS DI BELAKANGMU "
Saat salah satu dari empat panglima berteriak memperingatkan rekannya di saat bersamaan dengan munculnya sosok misterius di belakang rekannya
Sosok tersebut mengayunkan pedangnya yg di selimuti api yg berkobar tanda telah di aliri tenaga dalam
LINTASAN API MEMBARA
Slaassshhhh,,,,,
Tubuh lawannya terbelah tanpa mengeluarkan darah dan suara
Setelah berhasil membunuh satu musuhnya sosok tersebut kembali menghilang
" Sialan,,, "
Salah satu panglima meraung marah, kekuatan besar meledak dari tubuhnya
" Bajingan,, keluar kau sialan,,, "
Sesaat kemudian tubuhnya membeku ketika merasakan hawa dingin di atas kepalanya
Saat mengangkat wajahnya ia terbelalak melihat sebilah pedang yg di selimuti energi dingin mendekat padanya
Secepat mungkin panglima tersebut mengalirkan tenaga dalamnya pada senjatanya kemudian mengangkat senjatanya bermaksud menahan dengan memakai pedangnya tapi,,,,
Craanggg,,,, Craasssshhhh,,,,
Pedangnya langsung patah saat beradu dengan senjata lawannya yg langsung membelah tubuhnya menjadi dua kemudian jatuh dan membeku
Dua panglima yg tersisa menelan ludah melihat dua rekannya mati dengan mudah, rasa takut mulai menjalari keduanya saat melihat lawannya seolah melihat Dewa kematian yg datang langsung dari neraka untuk menjemput mereka
" Aku sudah bilang aku akan menghapus nama kalian dari daftar kehidupan,, jadi bersiaplah " Ucap sosok misterius
Saat kata katanya berakhir sosoknya kembali menghilang dari sana
" Habislah kita,,," Gumam salah satu panglima Kekaisaran Qin
__ADS_1