Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Kedatangan


__ADS_3

Jun Yuan membuka mata karena merasakan dua aura yg ia kenali masuk ke kamarnya


" Apa yg kalian dapatkan " ucap Jun Yuan


" Astaga,,," kedua temannya terlonjak kaget saat mendengarnya


" Jantungku ya ampun,,,istriku jangan begitu " Lin Zhi berucap sambil tangannya mengusap dadanya


" Xiao Di,, apa kau mau membunuhku " Mu Qiaoyu berucap ketus wajahnya masih terlihat kaget


" Bukan salahku,kalian yg tak waspada " balas Jun Yuan acuh


" Daripada itu lebih baik kalian ceritakan informasi apa yg kalian dapatkan " ucap Jun Yuan lagi


" Oh itu,,tenang saja kau bisa mengandalkan suami tampanmu ini " lin Zhi berkata penuh percaya diri


" Zhang Haoran,,,orang tua itu telah sampai di kota ini,sekarang ini dia berada di tempat para peserta perlombaan menginap,masalahnya tempat mereka menginap berada di wilayah luar istana kekaisaran " Lin Zhi menjelaskan


Jun Yuan mengangguk


" Baik,,itu tak masalah "


" Informasi yg aku dapat mungkin akan sedikit mengejutkan,pertama tentang kondisi Permaisuri yg makin memburuk,jangan tanya darimana aku mengetahuinya, lalu kedua tentang kelompok organisasi Taring Iblis,mereka mulai bergerak kali ini langsung dengan pemimpin serta anggota inti mereka,jika kita mau menghadangnya kita harus bergerak secepatnya sebelum mereka memasuki wilayah kota pusat " Mu Qiaoyu menjelaskan informasi yg ia dapatkan


" Lalu Aku tak tau informasi ini benar atau tidak ,aku mendengar rumor bahwa ada seseorang yg berasal dari daratan yg jauh yg kini tinggal di istana kaisar,entah dia kawan ataupun lawan yg menyusup aku tidak tau karena aku belum menanyakan langsung pada guruku tentang hal itu " Mu Qiaoyu mengakhiri penjelasannya


Jun Yuan menyeringai,ia sudah menduga orang yg di maksud Mu Qiaoyu pasti teman barunya


" Tentang kondisi permaisuri biar aku yg mengurusnya,kali ini kita harus bergerak terpisah,Zhi aku kira kamu bisa mengulur waktu para pemberontak yg bergabung dengan kelompok organisasi Taring Iblis,hadang mereka di dalam hutan perbatasan kota selama yg kamu bisa bagaimana pun caranya "


" Jiejie,,,awasi orang yg bernama Zhang Haoran itu,beri tau aku jika ada pergerakan yg mencurigakan darinya,aku mengandalkan Jiejie untuk tugas itu,jika ketahuan segera menjauh darinya,aku akan membantumu setelah membantu Zhi karena orang yg bernama Zhang Haoran punya masalah pribadi denganku " Jun Yuan menjelaskan rencananya secara garis besarnya


Jun Yuan bangkit lalu memberikan sebuah kertas Jimat pada Lin Zhi


" Bakar itu ketika kamu akan menghadapi para pemberontak dan anggota Organisasi Taring Iblis,jika seseorang datang katakan padanya jika aku yg menyuruhmu mengerti,,,"


Lin Zhi menerimanya,ia segera menampilkan wajah memelas lalu berkata


" Aiiihhh,,,ternyata kamu punya simpanan lain,,,aku patah hati ya ampun,,hatiku terasa sakit saat mendengarnya "


" Zhi,,,"


" Bodoh,,,"

__ADS_1


Jun Yuan dan Mu Qiaoyu berkata hampir bersamaan


" Bukan waktunya bercanda,,,Pikun " bentak Qiaoyu


Lin Zhi terlonjak kaget bahkan sampai melompat


" Astaga,,,kenapa kalian begitu kompak saat menyakitiku "


" Sudah sudah,sebaiknya kalian beristirahat,kita akan mulai bergerak besok pagi " Jun Yuan melangkah menuju kamar mandi


Besoknya hanya Jun Yuan yg tertinggal di penginapan,sengaja ia melakukannya karena hari ini ia berencana memasuki istana untuk menemui Permaisuri


Di meja yg berada di di ruang tengah kamar penginapan ia melihat satu set pakaian di sampingnya terdapat secarik kertas


^^^* Yuan siapapun yg berani mengusik hidupmu aku pastikan akan menghabisinya dengan cara apapun meskipun aku harus mati sekalipun *^^^


Jun Yuan tersenyum saat membacanya,ia sangat mengenali tulisan tangan tersebut


" Zhi,,,aku tau kamu pasti akan melakukannya "


Jun Yuan tak segera mengganti pakaiannya,untuk sekarang ia lebih memilih menggunakan pakaian yg biasa ia kenakan dan menyimpan satu set pakaian itu ke dalam Gelang Semesta nya


Tepat seperempat matahari melewati perjalanannya Jun Yuan berkelebat di antara rumah penduduk,tujuannya sudah tentu istana kekaisaran,seperti biasanya ia akan masuk secara diam diam melalui jalur rahasia yg hanya ia dan keluarganya yg mengetahuinya


Jun Yuan menapak di sebuah pohon yg lumayan rimbun di antara beberapa pohon yg mengelilingi area istana kekaisaran,tempat itu lumayan sepi karena berada di bagian belakang wilayah istana,ia harus melewati pagar pembatas dan wilayah luar istana sebelum benar benar masuk ke dalam area dalam istana Kaisar


Jun Yuan turun setelah memastikan keamanan di sekitarnya lalu menggerakan tangannya membuat sebuah segel kemudian mengaktifkannya dengan menempelkan telapak tangannya pada dinding pembatas


Sebuah lingkaran yg terbentuk dari energi tercipta dan semakin membesar tiap detiknya,di dalam lingkaran tersebut terdapat gelombang energi yg berwarna hitam dan biru serta memercikan energi petir kecil


Tak menunggu lama Jun Yuan memasuki lingkaran energi tersebut lalu menghilang bersamaan dengan lenyapnya lingkaran energi tersebut setelah ia memasukinya


di bagian belakang istana peristirahatan yg sepi riak energi tercipta membentuk sebuah lingkaran yg memercikan gelombang energi seperti sebelumya


Jun Yuan keluar dari lingkaran energi tersebut yg kemudian menghilang dengan sendirinya


Ia mengedarkan pandangannya memastikan keadaan aman di sekelilingnya untuk kemudian bergerak melompat ke atas bangunan istana peristirahatan


Terlihat beberapa prajurit berjaga dan ada juga yg berkeliling secara berkelompok untuk memastikan keadaan aman


Jun Yuan lalu menyebarkan persepsinya untuk memastikan tempat permaisuri berada


Senyum tipis di balik topengnya menandakan ia berhasil mengetahui lokasi permaisuri namun saat hendak bergerak ia merasakan beberapa aura kuat mendekat ke arahnya

__ADS_1


" Bagus,,memang seperti itu seharusnya para elit bekerja " gumamnya


Dalam sekejap saja ia menghilang dari sana,tak lama kemudian beberapa orang tiba di sana


" Aku merasakan energi itu mengarah ke tempat ini tapi,,," ucap salah satu dari lima orang yg datang


" Sepertinya kita terlambat,kalian menyebar cari siapapun orang itu sampai dapat aku akan melapor pada ketua " ucap yg lainnya


Kelimanya lalu berkelebat ke arah yg berbeda


Jun Yuan muncul tepat di pojok ruangan tanpa ada yg menyadarinya,matanya menatap sendu seorang wanita yg terbaring lemah di atas ranjang di temani empat orang pelayan yg salah satunya Jun Yuan kenali


" A-yi,,," ucap Jun Yuan pelan


Sontak tiga orang pelayan terkejut namun tak sempat berteriak karena Jun Yuan dengan kecepatannya menotok tiga pelayan sementara pelayan satunya yg berusia paling tua tertegun saat mendengar suaranya


" Tu-Tuan Muda,,,Yuan " ucap pelayan tersebut tanpa sadar


" Bibi,,," balas Jun Yuan


Pelayan tersebut langsung merangkul Jun Yuan tanpa ragu


" Tuan Muda,,,syukurlah anda datang,nyonya,,nyonya Permaisuri Tuan Muda,,nyonya permaisuri " ucap pelayan tersebut terbata sambil meneteskan air mata


Ya,pelayan tersebut yg merawat Jun Yuan kecil waktu tinggal di istana dulu


" Tenangkan dirimu bibi,,biarkan aku melihat kondisi A-yi " balas Jun Yuan


Jun Yuan menyentuh wajah pucat orang yg begitu menyayanginya selain keluarganya


Dingin


Itu yg pertama kali ia rasakan saat menyentuhnya,ia lalu mengalirkan hawa murninya dengan sangat hati hati untuk sedikit mengurangi penyebaran racun di tubuh permaisuri


Keningnya berkerut saat mengetahui banyak organ dalam permaisuri yg terluka parah


Bulu mata permaisuri bergetar sebelum ia membuka matanya setelah merasakan sesuatu yg hangat merasuki tubuhnya lalu menoleh untuk melihat orang yg menempelkan tangan di perutnya


Jun Yuan sengaja membiarkan tangan lemah permaisuri bergerak menyentuh topengnya untuk kemudian mencopotnya memastikan apa yg ada di pikirannya


Mata permaisuri terbuka lebar saat melihat wajah orang yg duduk di sampingnya itu


" Yu-yuan,,,benarkah ini kamu nak,," ucap pelan sang Permaisuri

__ADS_1


" A-yi,,,maafkan aku terlambat datang menemui,maaf,,," balas Jun Yuan pelan,butir air mata keluar dari sudut matanya menetes membasahi pakaian sang Permaisuri


__ADS_2