Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
kembali (Belajar)


__ADS_3

Jun Yuan mengerjapkan mata mendapati dirinya berada di dalam sebuah gua,kepalanya masih terasa sedikit sakit tapi bagian lain dari tubuhnya telah sembuh total bahkan energinya telah pulih sepenuhnya pesona yg ia buat masih setia melindunginya


Menghela nafas dalam ia bersyukur karena masih bisa selamat setelah kejadian terakhir,dengan luka di sekujur tubuhnya serta tenaga yg terkuras habis sedikit kemungkinan orang bisa selamat


Yg membuatnya heran siapa yg menyembuhkan lukanya,pesona yg ia buat mustahil bisa di tembus oleh orang yg tingkat kekuatannya setara denganya dan juga pesona itu menyerap energi alam di sekitarnya untuk bisa bertahan lama serta memulihkannya jika terkena serangan


Jika yg datang mempunyai kekuatan di atasnya lalu kenapa ia tak membunuhnya untuk mengambil semua yg ia punya bukan malah menyembuhkannya bukankah orang itu terlalu baik,,,


Lelah memikirkan itu akhirnya ia bangkit berniat membersihkan diri,ia menghilangkan pesona sebelum keluar dari gua


Selesai mandi dan mengganti pakaiannya Jun Yuan memutuskan bermeditasi untuk menjernihkan pikiran


Saat keheningan mulai menyapanya sebuah suara bergema di kepalanya


" Dasar bocah tak punya sopan santun,apa kamu tidak tau caranya berterima kasih "


Spontan matanya yg sudah terpejam terbuka kembali,mengedarkan pandangan ke sekelilingnya


Keningnya berkerut karena tak melihat satu makhluk pun di sekitarnya


" Siapa,,,"


Hening,tak ada jawaban apapun


Ia berpikir mungkin hanya halusinasi nya saja


Saat akan bermeditasi kembali sesosok gadis muncul tiba tiba di hadapannya,karena terkejut ia terjerembab ke belakang dengan respon cepat ia berdiri tangannya refleks menggenggam pedang


" Pfffttt,,,,ahahahaha,,,"


Sosok gadis tersebut tertawa sambil memegang perutnya


Alis Jun Yuan terangkat sebelah melihat tingkah makhluk di depannya,ia tak merasakan hawa manusia juga tak mencium bau siluman lalu makhluk apa yg sedang terpingkal di depannya itu pikirnya


Ia memperhatikan dengan teliti gadis tersebut memakai gaun hitam bergaris merah dengan gambar bunga Oleander di bagian belakangnya,postur tubuhnya selayaknya seorang gadis tapi dengan dada lebih besar dan sedikit terlihat karena gaun bagian atasnya agak terbuka


" siapa kau "


Si gadis berhenti tertawa,ia mengusap matanya yg berair tangan satunya masih memegang perut


" aduh,,perutku sakit ya ampun tadi itu sangat lucu "


Jun Yuan tetap waspada,gadis di depannya baru kali ini ia lihat


" sudah tak perlu tegang begitu aku tak kan menggigitmu "


tak merasakan bahaya Jun Yuan melepaskan genggaman pada pedangnya tapi tetap tak menurunkan kewaspadaannya


Setelah tenang gadis itu mulai bicara


" Aku,,,bisa di bilang apa ya,,,roh pedang mu mungkin "


" roh pedang " ucap Jun Yuan heran


" Ya,,,roh pedang yg kau bawa " balas sang gadis


Jun Yuan menarik pedangnya yg biasa ia pakai saat bertarung lalu menunjukannya


" Yg ini "


" apa apaan itu,mana mungkin aku tinggal dalam pedang jelek begitu "


" Lalu,,,"


" Pedang yg ada di punggungmu bodoh "


" Oh,,,pedang karatan itu,aku tak pernah memakainya takut merusaknya "

__ADS_1


" apa kau bilang,coba katakan sekali lagi "


" Aku tak pernah memakainya takut rusak,bisa bisa aku di hajar habis habisan oleh paman jika merusaknya "


si gadis matanya membulat sepenuhnya karena terlalu terkejut


Bisa bisanya ada orang yg berkata begitu pada pedang yg merupakan salah satu dari lima pusaka dunia,harga dirinya langsung jatuh sejatuh jatuhnya


" APA KAU TAU TENTANG PEDANG ITU HAH " si gadis meradang


Jun Yuan tersentak,spontan menggelengkan kepalanya


" apa kau tau tentang Zirah Dewa Perang,Mahkota Raja Naga,Kitab Semesta,Pedang Gadis Malam dan Jubah Dewi Bulan "


Jun Yuan kembali menggelengkan kepalanya


si gadis menepuk keningnya


" Ya ampun,,,kau benar benar bodoh "


" Jaga ucapanmu " ucap Jun Yuan dingin


"apa,,,kau mau apa hah,kau pikir dengan kekuatanmu yg hanya di tingkat Bumi menengah tahap dua kau mampu melawanku " si gadis menggerakan tangannya


Pedang yg tersimpan di punggung Jun Yuan keluar,sesaat melayang lalu memukul kepalanya


Traakkk,,,prak


" aduh,,,apa apaan kau ini" Jun Yuan meringis mengusap kepalanya,pedang yg memukulnya terjatuh di sampingnya


" itu hukumanmu karena berniat melawanku dan- " si gadis menyilangan tangan di dadanya


" tunggu dulu,tadi kau bilang tingkat Bumi,,,apa itu " Jun Yuan menyela dengan cepat


" Kau sungguh tidak sopan " si gadis mendengus


Jun Yuan menggeleng


" Jangan bilang kau,,,ya ampun aku benar benar harus mengurus seorang bayi " si gadis benar benar syok


" Jadi apa saja yg kau lakukan selama ini " ucapnya lagi dengan perasaan jengkel,ingin rasanya ia mencabik cabik remaja di hadapannya


" Paman dan Bibi hanya mengajariku berlatih,bekerja dan cara bertahan hidup itu saja " Jun Yuan menjelaskan


si gadis menghela nafas,menyerah dengan keadaan


" baiklah,sebelum itu- "


" tapi,,"


" JANGAN MENYELAKU "


" baik,,"


" tidak sopan "


" maaf,,"


" namaku Mei Lin,,,kau bisa memanggilku senior Lin "


" Mei,,lagi "


" JANGAN MENYELAKU "


" maaf,,"


" dengarkan baik baik aku akan menjelaskan dari awal "

__ADS_1


" tiap manusia mempunyai dua puluh satu titik tenaga dalam dan itu harus di buka semuanya,manusia yg sudah bisa menggunakan tenaga dalam biasa di sebut pendekar atau ahli beladiri "


" sejauh yg aku tau kalau tidak salah Pendekar di bagi menjadi sembilan tingkatan tergantung dari seberapa banyak tenaga dalam yg ia punya "


" Pertama tingkat Dasar


di tingkat ini baru melakukan pembentukan tulang dan tubuh,lalu


ke dua, Pemula


di tingkat ini mulai belajar tenaga dalam dan kitab beladiri


ke tiga,Pendekar Ahli


di bagi menjadi tiga tingkat yaitu tingkat Awal,menengah dan puncak


ke empat,Pendekar Raja


sama seperti sebelumnya di bagi menjadi tiga tingkat


ke lima,Pendekar Kaisar


ini juga sama di bagi menjadi tiga tingkatan


ke enam,Pendekar Bumi


ini juga sama di bagi menjadi tiga tingkatan tapi tiap tingkat ada tiga tahap jadi


Pendekar Bumi tingkat Awal tahap satu,dua dan tiga


Pendekar Bumi tingkat Menengah tahap satu,dua dan tiga


Pendekar Bumi tingkat puncak tahap satu,dua dan tiga


ke tujuh,Pendekar Langit


sama seperti sebelumnya di bagi tiga tingkat dan tiga tahap


ke delapan,Pendekar Pertapa


Ini juga sama seperti sebelumnya


ke sembilan,Pendekar Suci


Ini berbeda dari ke delapan tadi


Pendekar Suci selain menggunakan tenaga dalam dia juga menguasai empat elemen dasar,Tanah,Air,Angin,Api


semakin tinggi kekuatannya semakin banyak elemen yg ia kuasai " Mei Lin mengakhiri penjelasannya


Jun Yuan mendengarkan semuanya dengan cermat,mencatat dan menyimpan dalam kepalanya


" Sebagai contoh rata rata prajurit kerajaan berada di tingkat pendekar ahli sedangkan prajurit kekaisaran banyak yg berada di tingkat pendekar Raja,rata rata pasukan rahasia Kekaisaran berada di tingkat Pendekar Kaisar " Mei Lin menambahkan


" tapi aku pernah membaca di sebuah kitab ada tingkatan yg lebih tinggi kalau tidak salah Penguasa Alam,Dewa dan Surga tapi entahlah aku belum pernah bertemu dengan tingkatan seperti itu " ucap Mei Lin Lagi


" lalu anda berada di tingkat apa " tanya Jun Yuan penasaran


" Heh,,,aku berbeda,,,ah sudahlah aku lelah,aku akan beristirahat jangan menggangguku " Mei Lin berubah menjadi asap hitam lalu masuk kembali ke dalam pedang


Pedang yg tergeletak di samping Jun Yuan bergetar sejenak lalu melesat kembali ke punggung Jun Yuan


Sebenarnya Mei Lin tak bisa berlama lama jika keluar dari pedang yg di tempatinya,untuk membentuk wujud utuh seperti barusan membutuhkan kekuatan yg besar belum lagi harus mempertahankannya dalam waktu yg lumayan lama sudah tentu kekuatannya terkuras banyak itu sebabnya ia merasa kelelahan


Jun Yuan masih mematung di tempatnya dalam hati ia berkata


" Mei lagi,,,lagi lagi Mei,sudah empat wanita bernama Mei dan semuanya sangat merepotkan "

__ADS_1


" apa semua wanita bernama Mei sekejam itu,,,aiissshhh aku lupa bertanya bagaimana caranya berkomunikasi dengan Senior Lin Mei "


__ADS_2