Kisah Sembilan Perjalanan

Kisah Sembilan Perjalanan
Musuh Lainnya


__ADS_3

Tak menunggu lama Jun Yuan mengeluarkan pedang dari gelangnya dan langsung melompat


BIAS CAKRAWALA


Sraakk,,,sraaakk,,craasshhh,,,


satu kepala menggelinding sementara dua lainnya tumbang dengan luka menganga di dadanya,tiga orang tewas oleh satu serangan yg di lancarkan nya


Belasan orang berjubah hitam sontak terkejut saat melihat rekannya tewas dengan cepat


Memanfaatkan momen tersebut Jun Yuan kembali menyerang menyasar dua orang terdekat


Sraakk,,crassh,,jleb,,ukhuk,,,


Satu kepala kembali jatuh sedangkan pedang Jun Yuan bersarang di dada salah satu anggota kelompok tersebut


Sreett,,blugh,,,


tubuh orang yg di tusuknya ambruk saat ia menarik pedangnya


" karena kalian telah berani menyerangnya maka takdir kalian telah di putuskan,,,mati disini,,," ucap Jun Yuan


" BAJINGAN,,kau yg akan mati,,habisi dia " teriak pemimpin kelompok tersebut


Sisa kelompok jubah hitam meraung marah lalu semuanya menyerang Jun Yuan


Sementara itu salah satu dari tiga orang yg di keroyok tubuhnya menegang saat mendengar suara yg sudah lama tak ia dengar


" YUAN,,,benarkah itu kamu,,," gumamnya


" Pangeran sebaiknya kita sedikit menjauh agar tak menghalangi " ucap orang di sebelahnya


" benar,,,ini kesempatan kita untuk memulihkan diri sebelum membantunya " ucap satu orang lainnya


Pangeran lalu di bopong oleh keduanya,meski tak mengalami luka parah tapi keduanya tau kekuatan Pangeran hampir terkuras akibat menahan racun dari serangan musuh saat pertama kali mereka di sergap


Ketiganya benar benar memanfaatkan waktu tersebut untuk memulihkan diri tapi tetap bersikap waspada


di saat yg bersamaan Jun Yuan menyeringai menatap sekelompok orang yg menyerangnya


Asap hitam tipis keluar dari tubuhnya saat ia memfokuskan pikiran dan seluruh indera nya


ALAM HENING


Zheepp,,,,


seketika keadaan menjadi sunyi,tak ada suara yg terdengar sedikitpun selain suara nafas mereka,bersamaan dengan itu aura Hitam menyebar ke segala arah dalam radius puluhan meter menekan semua musuhnya


" Celaka,,,MUNDUR " pemimpin kelompok tersebut kembali berteriak


Pangeran yg saat ini ikut berada dalam pengaruh jurus Jun Yuan tersentak


" I-ini,,,tak salah lagi,,,itu pasti kamu YUAN "

__ADS_1


Kelompok yg menyerangnya seketika berhenti saat menyadari kejanggalan tersebut namun terlambat karena Jun Yuan sudah lebih dulu bergerak


Karena kecepatannya Jun Yuan seperti menghilang lalu muncul di dekat salah satu musuhnya


Crasshhh,,,


Ia kembali menghilang setelah menebas satu musuhnya lalu muncul untuk membunuh yg lainnya


Kejadian itu terus berulang selama beberapa saat hingga hanya menyisakan pemimpin kelompok tersebut


Pemimpin kelompok Jubah hitam sampai terbelalak mengetahui semua rekannya mati tak lebih dari sepuluh tarikan nafas wajahnya langsung pucat dengan tubuh gemetar saking takutnya


Dewa Pencabut nyawa hanya itu sekarang yg ada dalam pikirannya saat melihat lawannya yg kini berjalan dengan tenang ke arahnya


" Katakan,,,jika kamu tak ingin mati di tanganku " ucap Jun Yuan sembari mengarahkan pedangnya pada leher musuhnya


Pemimpin kelompok yg menyerang pangeran tertegun sejenak dengan wajah bingung tak mengetahui arah pertanyaan lawannya


" Cepat katakan siapa sebelum aku berubah pikiran " ucap Jun Yuan lagi


" Ba-baik,,baik " ucap lawannya tergagap,sekarang ia mengerti dengan perkataan lawannya


" Taring Iblis,,,Organisasi Taring Iblis yg menyuruh kami " ia menjelaskan


Jun Yuan mengangguk ia sudah menduganya karena hanya kelompok itu yg berani menunjukan pemberontakannya secara terang terangan


Ia menghilangkan jurusnya,sesaat kemudian keadaan kembali normal,Jun Yuan menyimpan kembali pedangnya


" Tu-Tuan,,apakah saya sudah boleh pergi sekarang " ucap pemimpin kelompok Jubah hitam


" Terima kasih,,," pemimpin kelompok Jubah hitam bangkit lalu melangkah pergi dengan cepat


Tapi,,,


Craassshhh,,,,


Matanya terbelalak saat sesuatu menembus dadanya dengan sangat cepat


" Kau,,,ukhuk " ia terbatuk darah sebelum akhirnya tumbang dengan nyawa terlepas


" aku bilang jika tak ingin mati di tanganku,bukan senjataku " gumam Jun Yuan setelah menyimpan kembali Pisau Perak (pisau Cahaya) nya


Jun Yuan bergegas mendatangi Pangeran karena khawatir ia terluka


Ia membungkuk memberi hormat saat dua pengawal pribadi Pangeran berdiri untuk menyambutnya kemudian menatap pangeran


" Luo,,apa kau baik baik saja " tanya Jun Yuan


Pangeran Han Luo bangkit lalu memeluk Jun Yuan


" Yuan,,,kau kemana saja tak pernah pulang,ibunda,,," ucap Pangeran Han Luo pelan sambil terisak


Jun Yuan tersentak tertegun sejenak kemudian balas memeluknya

__ADS_1


" Maaf,,"


Setelah beberapa saat Pangeran melepas pelukannya saat itu pula Jun Yuan menyadari ada yg tak beres pada tubuh Pangeran


" duduklah,,biar aku mengeluarkan racun dalam tubuhmu dulu " ucap Jun Yuan


Pangeran menurut ia lalu duduk membelakangi Jun Yuan


" Paman,Tolong jaga kami " pinta Jun Yuan yg di balas anggukan kedua pengawal Pangeran


Jun Yuan menggambar sebuah segel di telapak tangannya dengan darahnya lalu mengaktifkannya dengan mengalirkan tenaga dalamnya


Seketika telapak tangannya di selimuti energi berwarna hijau,Ia lalu menempelkannya pada punggung Pangeran


Energi berwarna hijau menyebar menyelimuti Pangeran lalu menghilang terserap masuk ke dalam tubuhnya


Tubuh Pangeran bergetar mengeluarkan asap ungu lalu Jun Yuan menghentakkan telapak tangannya


Ukhuk,,,


Pangeran terbatuk memuntahkan darah kental berwarna hitam


" sudah,,,sekarang pulihkan dulu kondisimu " Jun Yuan bangkit meninggalkan pangeran memberi waktu untuknya memulihkan diri lalu menghampiri kedua pengawal


" Tuan Muda,," keduanya memberi hormat


" Terima kasih,,,beruntung Tuan Muda datang jika tidak kami tidak bisa membayangkan apa yg akan terjadi " ucap salah satunya


Jun Yuan mengangguk


" Apa paman berdua baik baik saja "


Keduanya mengangguk


" kami baik baik saja karena hanya Tuan Pangeran yg terkena serangan panah beracun yg tiba tiba saat beliau keluar dari kereta " satu pengawal menjelaskan


" kenapa hanya paman berdua yg menjemput Pangeran ke sekte Persik Abadi,kemana Tuan Li " tanya Jun Yuan


" Itu,,Tuan Jendral besar Li sedang bertugas di wilayah perbatasan mungkin beliau akan kembali ke istana beberapa hari lagi " jawab pengawal lainnya


" Begitu ya,," balas Jun Yuan


" Benar,,Tuan Muda sendiri hendak kemana,maaf jika hamba lancang " giliran si pengawal yg bertanya


" Oh,,aku mau ke kota pusat untuk mengurus beberapa hal kebetulan aku singgah sejenak di kota Luguo jadi untuk menghemat waktu aku memilih jalur ini " jawab Jun Yuan


" oh iya tentang Organisasi Taring Iblis apa paman punya informasi tentang mereka " tanya Jun Yuan


" tak banyak yg hamba ketahui tentang mereka selain dari dua pemimpin mereka Nie Lang dan Nie xiu yg sangat kuat lalu ada beberapa anggota lainnya yg mungkin kekuatannya hanya sedikit lebih rendah dari kedua pemimpinnya "


" Lalu ada beberapa markas kecil mereka yg sudah di hancurkan selain dari markas utama mereka yg sampai sekarang masih belum terlacak dan juga ada beberapa kelompok lain yg bergabung dengan mereka ,,itu saja yg hamba ketahui,selebihnya mungkin Tuan Muda bisa menanyakan langsung kepada Tuan Pangeran " si pengawal menjelaskan


Mata biru Jun Yuan berkilat mendengar dua nama musuhnya di sebutkan

__ADS_1


" Nia Lang,,,Nie Xiu,,,bersenang senanglah sekarang sebelum aku memburu kalian berdua "


__ADS_2