
Jun Yuan mengeratkan genggaman pada pedangnya,Ia tau melawan sosok di hadapannya jangankan untuk menang,bisa mempertahankan nyawanya saja merupakan sebuah keajaiban
Tapi bukan berarti tak mungkin mengalahkannya karena ada beberapa aspek yg jika ia menggunakannya dengan baik bukan tidak mungkin ia bisa membalikkan keadaan
" Tunjukan wujud aslimu " ucap Jun Yuan
Ia tau sosok di hadapannya hanya sebuah bayangan sama seperti dirinya ketika menggunakan salah satu jurusnya
Sosok hitam terdengar mendengus baginya tak sembarang orang bisa melihat wujud aslinya
Jun Yuan memasang kuda kuda saat melihat lawannya memulai serangan,kini ia benar benar akan mengeluarkan semua yg ia punya
Lawannya merentangkan kedua tangannya lalu menyapukan nya ke depan menciptakan pusaran Angin
Jun Yuan menyalurkan tenaga dalam dengan jumlah besar pada pedangnya lalu menebaskan nya menyilang
Dua sinar energi berbentuk bulan sabit melesat dan
Blaarrr,,,,
Serangan Jun Yuan hancur begitu saja sedangkan Pusaran angin tak melambat sedikitpun terus bergerak ke arahnya
Jun Yuan menghindar saat pusaran Angin menghantamnya menghancurkan tanah tempat ia tadi berada
Lawannya kembali menggerakan tangannya ke atas,sekumpulan awan hitam tercipta mengeluarkan kilatan petir di dalamnya
Sosok hitam menggerakan tangannya ke arah di mana Jun Yuan berada
Seketika petir keluar dari awan hitam menyerbu targetnya
LANGKAH KILAT
Jun Yuan bergerak cepat menghindari puluhan Sambaran petir yg mengincarnya,mata birunya berkilat saat ia menyerang sambil menghindar
GARIS CAKRAWALA
Lesatan energi bergerak lurus menyasar lawannya,ia lalu menghentakkan kakinya
BIAS CAKRAWALA
Jun Yuan terlihat melompat ke arah kanan dengan kecepaatan penuhnya
Sosok hitam mengibaskan sebelah tangannya menciptakan gelombang energi menahan serangan lawan
Blaarrr,,,,
Gelombang energi menghancurkan serangan lawannya namun matanya menyipit merasakan riak energi di sampingnya,Ia menyeringai setelahnya
Jun Yuan muncul dari samping kiri lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga
Slaassshh,,,
Namun ia terkejut saat serangannya menembus tubuh lawannya
Sosok hitam menggerakan tangannya membentuk sebuah cakar lalu mengayunkannya
Karena jarak sangat dekat Jun Yuan terlambat bereaksi ia hanya mampu menahan sebagian serangan lawan menggunakan sebelah tangannya
Craasshhh,,,ughh,,,,
Jun Yuan terlempar dengan punggung terkoyak
Bugghh,,,sraaakk,,,
Tubuhnya menghantam tanah dengan keras lalu terbanting beberapa kali sebelum berhenti menabrak pohon
__ADS_1
Ia segera berdiri mengabaikan sakit di punggung serta bagian tubuh lainnya,mengatur nafasnya yg terengah engah
Bahkan dengan kecepatan penuhnya ia tak bisa melukai musuhnya,beruntung musuhnya tak langsung memburunya jika itu terjadi ia mungkin tak mempunyai kesempatan untuk melawan
" apa dia akan baik baik saja " Shen Ghuang berkata tanpa bisa di dengar Jun Yuan
" Tidak,,,mungkin dia akan mati sebentar lagi " balas Mei Lin
Shen Ghuang mengerutkan kening
" Lalu kenapa Anda melarangku untuk membantunya "
" Diam dan perhatikan saja,ketika saatnya tiba aku sendiri yg akan bertindak " balas Mei Lin ketus
Shen Ghuang langsung menciut
" Ba-baik,,,"
Jun Yuan menatap musuhnya yg masih melayang dengan tenang seakan tak memberi celah sedikitpun untuknya,ia memutar otaknya mengatur strategi jika lawan tak mempunyai celah maka ia sendiri yg harus membuat musuhnya mengeluarkan celah itu
Membungkukkan sedikit tubuhnya melakukan kuda kuda untuk kembali menyerang,ia harus memaksa lawannya menginjak tanah terlebih dulu karena di udara gerakannya terbatas
Menghentakkan kakinya dengan kuat Jun Yuan melompat menghunuskan pedangnya
TARIAN PEDANG BERARAK
Sosok hitam melihatnya dengan tatapan merendahkan ia langsung bergerak menyambut serangan
Pertarungan jarak dekat terjadi saat keduanya bentrok di udara,keduanya bergerak sangat cepat untuk saling menjatuhkan
Busshhh,,,
Keduanya mundur setelah bentrokan terakhir
Tap,,,
Ia menancapkan pedangnya ke tanah lalu menggerakan tangannya ke atas seperti menyuruh musuhnya mendatanginya di sertai senyuman sinis ia berkata
" Kau masih punya kaki bukan kemari dan bunuhlah aku jika kau mampu "
Sosok Hitam merespon dengan tatapannya,seumur hidupnya ia tak pernah di pandang serendah ini oleh seseorang yg kekuatannya jauh di bawahnya,Harga dirinya di lukai ia langsung melesat menggunakan cakarnya untuk menyerang
Bamm,,,
Jun Yuan berhasil menghindar sambil mencabut pedangnya hingga serangan tinju dari lawannya menghantam tanah
Sosok hitam langsung memburunya tak memberi kesempatan sedikitpun pada Jun Yuan untuk menyerang
Pertarungan jarak dekat kembali terjadi namun kali ini di atas tanah,serangan serangan cepat yg di keluarkan sosok hitam menyasar bagian vital,Jun Yuan di buat kewalahan untuk menahan atau menghindarinya
Setiap serangannya berkali kali lipat lebih besar dari sebelumya membuat tangan Jun Yuan yg memegang pedang untuk bertahan terasa kesemutan
di satu kesempatan Jun Yuan berhasil melompat mundur setelah ia berhasil menghindari satu serangan mematikan mengarah dadanya
Untuk sesaat ia bisa mengambil nafas namun kembali bersiap saat melihat lawannya langsung mengejarnya
PEDANG TANPA ARAH
Jun Yuan mengeluarkan jurus pedang terkuatnya
Keduanya kembali bentrok namun kali ini Jun Yuan bisa sedikit mengimbangi serangan lawannya,terlihat ia bisa sesekali menyerang balik
Sosok hitam sedikit kesulitan menebak pola serangan lawan karena terlihat acak dan terkesan sembarangan tapi itu benar benar mematikan jika keduanya berada di tingkat kekuatan yg sama
Ia menambah kekuatannya untuk bisa kembali menekan dan itu efektif karena saat ini Jun Yuan kembali dalam posisi bertahan
__ADS_1
Hingga pada satu waktu ia berhasil mengecoh lawannya dengan cakarnya ia seakan mengincar kepala,saat Jun Yuan mengangkat pedangnya untuk menahan tangan kirinya bergerak cepat memukul dada lawannya
Bughh,,,ughh,,,
Jun Yuan terlempar beberapa meter kebelakang,dadanya terasa remuk terkena serangan telak,ia kembali bangkit mengusap darah yg keluar dari mulutnya dengan punggung tangannya
Ia sadar jika musuhnya hanya mempermainkannya ingin membuatnya merasa putus asa lalu menghabisinya ketika semua kekuatannya telah terkuras habis
Tapi apakah dia akan membiarkan hal itu terjadi,tentu saja tidak maka sebelum itu terjadi ia telah memutuskan untuk mengakhiri pertarungan dengan cepat menggunakan serangan terkuatnya
Sosok Hitam menyadari itu ia lalu menyatukan kedua telapak tangannya kemudian jarinya membentuk segi tiga
Asap hitam berkumpul di depan telapak tangannya lalu membentuk bola energi berwarna hitam sebesar ibu jari dan membesar setiap detiknya
Jun Yuan menyimpan pedang yg di pakainya lalu menarik Pedang Gadis Malam di punggungnya menggunakan sebelah tangannya ia membuat sebuah segel lalu menghentakkan nya ke tanah
Sebuah lingkaran cahaya merah disertai simbol dan tulisan kuno dengan pola rumit terbentuk di sekitar tanah yg di pijaknya lalu naik ke atas sampai kepalanya,empat segel di tubuhnya bersinar terang,kedua matanya berubah merah sepenuhnya topeng yg menutupi wajahnya hancur seketika menampakan sebuah bekas luka di wajahnya seiring dengan kesadarannya yg mulai memudar
SEGEL KEGELAPAN
Ketika suaranya jatuh hampir seluruh area Hutan Weixing bergetar saat semua energi jahat menembus lapisan energi yg melingkupi hutan kematian lalu di serap oleh Jun Yuan,banyak hewan buas dan siluman meraung dan berlari ketakutan
Sosok hitam melebarkan matanya
" I- ini,,,"
" Gawat,,," ucap Mei Lin yg langsung keluar dari dalam Pedang Gadis Malam
" XIFANG,,,HENTIKAN " Mei Lin berteriak ia lalu berubah menjadi asap hitam menyelimuti Jun Yuan seakan menjadi perisai untuk memutus aliran energi yg mengalir padanya
Kedua pisau perak ikut keluar berputar di atas lalu berubah menjadi butiran cahaya yg menyebar lalu membentuk gelembung energi yg melindungi Mei Lin dan Jun Yuan
Sosok hitam menghilang meninggalkan bola energi berwarna hitam sebesar kepala
Seekor harimau putih setinggi dua meter langsung muncul dari kehampaan lalu melahap bola energi tersebut setelah itu memuntahkannya ke arah atas
Blaarrr,,,
Lapisan energi yg melindungi area hutan kematian bergetar saat bola hitam menabraknya
Harimau putih lalu berubah menjadi seorang pria paruh baya,tubuhnya bergetar wajahnya pucat nafasnya memburu serta terdapat noda darah di mulutnya
Masih dalam keadaan terkejut ia berucap
" Senior Shiji di Meili,,,Shen Ghuang,,di-dia,,,"
Perlahan tapi pasti energi jahat berhenti mengalir lalu menghilang sepenuhnya
Mei Lin kembali ke wujud aslinya begitupun dengan gelembung energi yg berubah menjadi seorang pria yg mengenakan pakaian seperti seorang raja hanya saja wajahnya sedikit tidak enak di pandang dengan kulit berwarna abu abu meninggalkan dua pisau perak yg kini tergeletak di tanah
" sial,,,hampir saja,,," gumam Shen Ghuang seolah baru saja melepaskan beban berat
Sedangkan Mei Lin menatap tajam pria paruh baya jelmaan dari seekor Harimau Putih
" JUN XIFANG,,,APA KAU MAU MEMBUNUH TUAN MUDAMU "
mendengar itu pria paruh baya yg bernama Jun Xifang salah satu dari empat penjaga gerbang klan Jun langsung lemas
" Tuan Muda,,maafkan makhluk bodoh ini yg tak mengenali anda " ia berucap lirih,butiran air keluar dari sudut matanya,penyesalan terlihat jelas di wajahnya karena ia hampir saja membunuh salah satu warisan klan nya
sementara itu Jun Yuan yg baru pulih kesadarannya menatap penuh amarah pada Mei Lin
merasakan hawa membunuh mengarah padanya Mei Lin memalingkan wajahnya menatap balik Jun Yuan
" APA,,,KALAU MAU MATI JANGAN BAWA ORANG LAIN "
__ADS_1
Jun Yuan mendengus
" Merepotkan,,"