
Besoknya setelah menahan sakit semalaman Jun Yuan di ajak ke puncak sebuah bukit tempat biasanya Mu Qiaoyu dan gurunya menikmati waktu,di sana ada sebuah gubuk sederhana tapi yg menjadi bagian terbaiknya adalah selain pemandangan yg menyejukkan hati di sana juga Jun Yuan dapat melihat seluruh area perkampungan dan juga ketika ia memasuki kawasan puncak itu ia merasakan energi tipis yg melingkupi area puncak bukit
Jadi jelas sudah siapa yg menjadi pelindung kampung itu,selain menjadi seorang tabib Guru dari sahabatnya itu jugalah yg menjadi penjaganya
" jadi kamu sudah memutuskannya " Qiaoyu membuka percakapan
Jun Yuan mengangguk
Qiaoyu menghela nafas lelah
" aku tak tau apa hubunganmu dengan keluarga istana tapi juga tak masuk akal jika alasanmu pergi ke Lembah Du Hua hanya demi hadiah
karena aku mengetahui pekerjaan Tuan Jun dan Nyonya Ren jadi kamu tak mungkin semiskin itu bukan "
melihat tak ada respon dari Jun Yuan,Qiaoyu kembali bersuara
" Lembah itu bukan tempat yg bisa seenaknya orang datangi kamu pasti sudah mengetahui seberapa berbahayanya tempat itu bukan,aku hanya penasaran dengan satu hal,,,ALASAN "
sampai sekarang Qiaoyu tak pernah tau dengan jelas tentang Jun Yuan,ia merasa Jun Yuan hidup dengan segala misteri yg tak mudah ia ungkap
Di mata orang lain dirinya adalah gadis yg cantik, pintar,penuh bakat dan di puja dengan segala kelebihannya tapi di mata remaja di hadapannya ia tak lebih seperti gadis biasa yg hanya di anggap sebagai saudara,tak lebih
Jangankan untuk mengungkap identitas adik kecilnya itu,melihat jelas seluruh wajahnya saja ia belum pernah karena selalu di tutupi topeng meski hanya setengahnya
" tapi,,,apapun itu,sebagai kakak perempuanmu yg baik sudah selayaknya aku mendukungmu jadi aku akan melakukan sesuatu padamu yg mungkin akan sedikit menyakitkan"
meski tak terlihat raut muka Jun Yuan berubah,ia merasa ini tak sesederhana yg di ucapkan
Qiaoyu merasakan ada yg berubah dari aura yg menyelimuti Jun Yuan
" percayalah,,,ini demi kebaikanmu "
Setelah melihat adik kecilnya sedikit tenang Qiaoyu menggerakan tangannya membuat sebuah segel,telapak tangannya mengeluarkan cahaya redup lalu simbol simbol kuno timbul di tengahnya
" tahan sedikit "
Tap,,,
Telapak tangannya ia tempelkan pada dada kanan Jun Yuan
SEGEL JIWA
Cressshh,,,,
Tubuh Jun Yuan sedikit bergetar,tulisan tulisan kuno bergerak merayap ke seluruh tubuhnya lalu terserap masuk ke dadanya
Qiaoyu berkeringat karena terjadi penolakan dari dalam tubuh Jun Yuan,ia memaksa dengan mengalirkan energi lebih besar,setelah kurang lebih lima belas menit proses itu selesai
Qiaoyu mengusap keringat di keningnya,dari dulu ia sangat penasaran kenapa tubuh sekecil itu mampu menampung kekuatan yg besar,saking besarnya sampai ia harus mengeluarkan tenaga lebih hanya untuk memasukan sebuah segel
__ADS_1
" sudah,,apa hanya seperti ini,apa yg Jiejie masukan padaku " tanya Jun Yuan,ia tak merasakan perbedaan apapun pada dirinya hanya sesuatu yg membuatnya merasa sedikit lebih tenang,itu saja
Qiaoyu menggelengkan kepalanya
" ini baru permulaan,sekarang mari kita keluar,akan buruk akibatnya jika melakukannya di dalam sini "
Mereka keluar dari gubuk,Qiaoyu menempelkan telapak tangannya pada dinding transfaran yg tak lain sebuah pesona,tak lama pesona mengeluarkan cahaya untuk beberapa saat lalu kembali menghilang
Jun Yuan mengerti Qiaoyu memperkuat pesona yg melindungi area tersebut,ia memperkirakan selanjutnya pasti akan terjadi sesuatu yg besar
Qiaoyu menggambar sebuah segel di atas tanah
" duduklah dengan posisi lotus di tengahnya "
Jun Yuan menurut ia tak khawatir karena sangat percaya pada Qiaoyu setelah ia duduk dan memejamkan matanya Qiaoyu melukai ujung jempolnya hingga berdarah lalu meneteskannya pada segel yg ia buat
SEGEL SERIBU RACUN - AKTIF
Sesaat segel mengeluarkan cahaya putih membesar dalam radius sepuluh meter,Qiaoyu mengeluarkan energinya segel bersinar semakin terang membentuk sebuah pilar cahaya tak lupa ia membuat pelindung untuk dirinya sendiri
" sekarang persiapkan dirimu,jangan menahan apapun yg masuk kedalam tubuhmu,fokuslah menyerapnya " ucap Qiaoyu
Qiaoyu mengeluarkan selembar kertas mantra lalu membakarnya seketika asap berwarna ungu menyebar memenuhi seluruh pilar cahaya
Jun Yuan mencium bau amis ia tersentak setelahnya karena begitu merasakan sesuatu memasuki tubuhnya ia merasakan panas luar biasa seperti sedang di bakar hidup hidup dan sakit yg tak tertahankan seperti setiap inchi tubuhnya di tusuk ribuan jarum
" berusahalah tetap sadar,serap semuanya " Qiaoyu mengingatkan
Jun Yuan membelalakkan matanya saat sesuatu meremas jantungnya,ia terbatuk dan memuntahkan darah pandangannya memburam kepalanya seperti mau meledak
Asap ungu perlahan menghilang karena sedikit demi sedikit terserap oleh tubuh Jun Yuan
Sementara Jun Yuan harus bertahan dari rasa sakit yg menyerangnya,waktu terasa berjalan begitu lambat,setiap detik yg terlewati sungguh menyiksanya
Keadaan itu terus berjalan selama beberapa jam sampai memasuki waktu senja ritual itu baru selesai
Qiaoyu tersenyum puas melihat Jun Yuan berhasil bertahan tanpa kehilangan kesadaran
Sebelumnya ia sempat merasa khawatir ritual itu akan mengalami kegagalan karena hanya sedikit orang yg mampu bertahan dalam ritual itu termasuk dirinya sendiri
Segel Jiwa yg di awal berfungsi untuk melindungi jiwa Jun Yuan jika mengalami kegagalan karena berhasil atau tidaknya ritual itu tetap tergantung dari tekad Jun Yuan tapi setidaknya ia tak akan mengalami luka parah pada jiwanya jika gagal
Jun Yuan membuka matanya,tatapannya sayu namun ia berusaha tersenyum,tenaganya terkuras juga merasa sangat letih pakaiannya basah oleh keringat yg membanjirinya serta ada noda darah di beberapa tempat,rasa sakitnya telah menghilang sejak tadi
Qiaoyu menahan tubuh ramping Jun Yuan saat hendak tumbang karena kehilangan kesadaran
" kamu berhasil Xiao Di,,,selamat "
Ia mengangkat tubuh Jun Yuan lalu membawanya ke dalam gubuk setelah menghilangkan semua segel yg ia buat
__ADS_1
selama dua hari pingsan selama itu pula Qiaoyu merawat Jun Yuan dengan telaten tapi ia tak berani mengganti pakaian dan membuka topengnya karena hal itu tabu baginya
Meski menganggap Jun Yuan adiknya tapi tak semua hal harus ia ketahui bukan,ia tak mau memasuki pribadi Jun Yuan lebih dalam karena khawatir mengganggunya dan takut membuatnya tersinggung
Jun Yuan membuka matanya mendapati dirinya tertidur di sebuah ranjang kayu ia segera bangun tapi ia tersentak karena tubuhnya terasa sakit di beberapa bagian
Sebuah suara mengalihkannya
" sudah bangun,,,baguslah kukira kamu akan tertidur lebih lama,,,dasar pemalas "
Qiaoyu membantu Jun Yuan bangun kemudian membantunya ke kamar mandi agar segera membersihkan diri setelah itu meninggalkannya untuk menyiapkan makanan
satu jam kemudian mereka berdua makan bersama
" berapa lama aku pingsan " Jun Yuan buka suara
" dua hari,,,satu hari lebih cepat dari perkiraan ku" jawab Qiaoyu
" dua hari,,,berarti,,," Jun Yuan berekspresi aneh
" jangan berpikir macam macam,aku tak semesum si bodoh Lin Zhi " Qiaoyu melotot
" baguslah " gumam Jun Yuan
" heh,,,apa kau bilang " Qiaoyu bertanya lagi
" tidak ada " balas Jun Yuan
" jangan bohong " Qiaoyu meradang
" tidak berani " Jun Yuan menggeleng
Jun Yuan mencoba mengalihkan topik
" sebenarnya apa yg Jiejie lakukan "
" aku melakukan penyatuan Segel Seribu Racun padamu " balas Qiaoyu enteng
" Segel Seribu Racun " Jun Yuan tersentak mendengarnya
" ya,,,untuk modalmu jika kamu tetap bersikeras pergi ke Lembah Du Hua " Jawab Qiaoyu
" terima kasih " ucap Jun Yuan dengan sungguh sungguh,ia sangat terharu dengan itu
" kamu melanggar peraturan,,,tak ada kata terima kasih di antara saudara,bersiaplah dengan hukuman yg akan kamu terima " ucap Qiaoyu dengan seringai yg terlihat mengerikan
Jun Yuan seketika menciut
" wanita selalu merepotkan "
__ADS_1