
Menatap hutan Weixing untuk terakhir kalinya Jun Yuan kini berdiri di pinggir Padang tandus perbatasan Hutan
Jun Xifang belum lama meninggalkannya untuk menjalankan tugasnya mencari tiga penjaga lainnya
Sudah lewat beberapa hari dari waktu dirinya mendapatkan bunga Teratai Ungu yg kini tersimpan dalam Gelang Semesta nya,ia harus segera pergi menuju kota Chang'an kota yg menjadi pusat kekaisaran untuk menyerahkan bahan baku obat Racun yg menggerogoti Permaisuri
Menatap Gelang Semesta yg melingkar di pergelangan tangannya ia tersenyum tipis,seandainya ia tau dari awal ia tak akan repot dengan barang apapun yg akan di bawanya,Gelang itu sungguh sangat membantunya,kini ia tak harus memikirkan barang bawaanya
Ia juga sungguh bersyukur karena dulu Mei memilih gelang yg lainnya untuk ditukarkan,seandainya Mei mengambil gelang Semesta nya mungkin ia sekarang akan kerepotan membawa bunga Teratai Ungu
" ahhh,,,kenapa aku jadi mengingat gadis aneh itu ,tapi,,,sedang apa ya dia sekarang " gumamnya,ia langsung menepiskan semua pikirannya karena sekarang bukan waktunya memikirkan gadis itu
Saat berbalik untuk pergi Jun Yuan mendengar sebuah suara bergema di telinganya
" istriku aku mendapat kabar kalau orang yg kamu cari sekarang sedang menuju ke kota Chang'an,aku tidak mengetahui secara pasti siapa dan berapa orang yg ikut bersamanya yg pasti dia membawa beberapa murid untuk ikut berpartisipasi dalam acara perlombaan beladiri "
" Berhati hatilah jika bertemu dengannya,segera kabari aku jika kamu sudah berada di kota Chang'an,,,Suami tampanmu,,,Lin Zhi "
Jun Yuan menyeringai kilatan membunuh terlihat di matanya
" bagus,,,setidaknya aku tak harus lelah mencarinya "
Ia melompat ke atas pohon lalu bergerak ke arah dimana kota Chang'an berada
Tiga hari bergerak ia tiba di sebuah Desa yg paling dekat dengan hutan,mampir sejenak untuk sekedar beristirahat dan mengisi perut ia kembali melanjutkan perjalanan
Hingga lima hari selanjutnya setelah beberapa kali beristirahat di kota kecil yg di lewatinya akhirnya ia tiba di kota Luguo sebuah kota yg lumayan besar
Ramai,,,satu kata untuk menggambarkan kota ini,tak seperti hari hari biasanya yg cenderung agak sepi,mungkin karena acara perlombaan beladiri yg tak lama lagi akan digelar banyak pengunjung yg singgah di sini sebelum sampai ke kota pusat
selain para pendekar pengembara banyak juga murid sekte,bangsawan dan para saudagar yg terlihat berlalu lalang
Seperti biasanya ia langsung mencari tempat penginapan untuk beristirahat dan memuaskan perutnya
" Haaaahhh,,," Jun Yuan merebahkan diri di tempat tidur setelah puas mengisi perut
" Bocah,,,memangnya bagaimana kondisi terakhir Nyonya Lin Xia " tanya Mei Lin
Jun Yuan nampak berfikir
__ADS_1
" Senior Lin darimana anda tau nama Nyonya Permaisuri "
" Jawab saja,,,di tanya malah balik nanya,dasar bocah tak tau sopan santun hmmphh,,," balas Mei Lin ketus
" Entahlah,aku tak tau kondisi pastinya tapi menurut informasi yg aku dapat kondisi Nyonya Permaisuri saat ini lumayan parah " jawab Jun Yuan
" lalu kenapa kau masih bisa bersantai seperti ini "
" Senior Lin saat ini di istana ada Tabib Qiao Feng jadi kemungkinan besar Nyonya Permaisuri sedang dalam perawatannya "
" OH,,jadi karena alasan itu kau bisa santai seperti ini,,kau pikir kematian bisa menunda waktu hah "
" Tapi,,,"
" Bangun cepat lanjutkan perjalanan,,, dasar bocah pemalas "
" Senior,,"
" CEPAT,,"
" Baik,,baik "
" haaahhh,,,,,wanita,,," gumamnya
Keluar kamar ia turun ke bawah menuju pintu keluar,sedikit melambatkan langkahnya ia mendengar beberapa informasi penting terutama saat seseorang mengucapkan sebuah nama
akhirnya ia memesan minuman lalu duduk tak jauh dari empat orang pengunjung yg sedang mengobrol
" Aku dengar Tuan Bai Lixu sendiri yg akan datang untuk mewakili sekte Lonceng Emas karena Patriark Sekte itu sedang sibuk mengurus hal lainnya yg lebih penting "
" benar aku juga mendengar kabar itu tapi aku merasa sedikit aneh karena biar bagaimanapun Sekte Lonceng Emas dulu pernah bersinggungan dengan Yang Mulia Kaisar "
" benar juga,,,kabarnya dulu Tuan Bai Lixu ikut serta dalam pemusnahan salah satu klan pendukung Yang Mulia Kaisar sebelum beliau naik tahta "
" aku bahkan membencinya karena dia sangat arogan "
" apa itu tak masalah karena bisa saja Tuan Bai Lixu datang dengan niat buruk "
" sssttt,,,jangan keras keras nanti ada yg mendengar "
__ADS_1
" Sepertinya perlombaan kali ini akan banyak kejutan setelah sebelumnya Yang Mulia Kaisar menambah jumlah hadiah kini datang lagi kejutan lainnya "
" Ah iya,,,apa kalian sudah mendengar jika Tuan Patriark Bing Zheng akan membawa serta cucu nya "
" APA,,,apa kau serius "
" heh,,itu benar "
" Waaahhh,,,akhirnya kita akan melihat keindahan Nona Bing Mei sang Peri Salju dari Sekte Gerbang Es Utara "
" bukan hanya itu,sepertinya kita juga bisa menyaksikan dua peri bertanding karena Nona Murong Zhi si Peri Bunga juga akan mewakili sekte Lotus Merah "
" Benar benar penuh kejutan,,,tapi sangat di sayangkan karena kali ini kita tak akan melihat kehebatan Tuan Muda Lin Zhi karena beliau sudah menjadi seorang Tetua "
" Oh iya kabarnya Nona Muda Bangsawan Mu juga tak akan mengikuti perlombaan kali ini "
" Sayang sekali padahal aku ingin melihat kehebatannya dalam menggunakan Tombak "
" Mungkin Nona Muda Mu Qiaoyu saat ini sibuk membantu Tuan Tabib Qiao Feng mengobati Nyonya Permaisuri "
" hmm,,,sepertinya memang begitu "
Jun Yuan menyimpan semua informasi di otaknya,setelah di rasa cukup ia lalu beranjak keluar untuk melanjutkan perjalanan yg sempat tertunda tadi
" sepertinya hadiah yg akan di berikan Yang Mulia Kaisar cukup menggiurkan hingga menarik beberapa sekte besar " Jun Yuan Bergumam
" itu sesuatu yg bagus jadi aku tak perlu mengeluarkan tenaga lebih untuk mencarinya karena beberapa dari mereka akan datang sendiri padaku " ia menyeringai memikirkan hal itu
" seharusnya dengan kecepatanku sekarang jika tak ada halangan aku akan tiba di kota Luoyang dalam tiga hari dari sana membutuhkan waktu hampir seminggu untuk sampai ke kota Chang'an jadi aku akan tiba beberapa hari sebelum perlombaan di mulai " ucap Jun Yuan
Jun Yuan tak mau datang terlambat apalagi jika ia tiba bersamaan dengan di mulainya acara perlombaan karena keadaan kota akan sangat ramai,jika hal itu sampai terjadi ia akan kesulitan untuk memasuki istana karena penjagaan pasti di perketat belum lagi ia pasti tak punya waktu untuk mencari musuhnya
Saat sedang bergelut dengan pikirannya Jun Yuan mendengar suara pertempuran tak jauh di depannya,ia mempercepat gerakannya
Ketika sampai matanya menyipit melihat sebuah kereta yg ia kenali,tak jauh dari kereta ia melihat tiga orang yg sedang bertarung melawan sekumpulan orang berjubah hitam
Matanya membulat saat mengetahui salah satunya
" Saudara HAN LUO "
__ADS_1