
**happy reading guys
Β
\ flashback on
Β
" he tahan......!"seru Dina kepada orang yang berada dalam lift.
Sedang Dina dan Maya berlari dengan cepat menuju lift dan masuk kedalam lift.
"thanks..." ucap Dina pada orang yang menahan lift tadi.
"buat lama saja..." tiba tiba terdengar suara dari belakang Dina dan Maya.
Orang tersebut mengutarakan keberatannya,karena gara gara Dina dan Maya lift terhenti untuk menunggu Dina dan Maya masuk.
Dengan berbarengan Dina dan Maya menoleh ke arah belakang,menghadapi orang yang berbicara tersebut.
"WHAT....!!" dengan mendelikkan matanya ke wajah pria itu.π²π²
Melihat pria itu Dina dan Maya kaget,terlebih lagi Dina karena dia ingat pria ini yang di tabraknya waktu main sepatu roda.π²π²
"oh....m....g.....malang banget nasib gw.."
guman Dina,kenapa ketemu lagi dengan pria iniβΉοΈβΉοΈ
"seharusnya saya sudah sampai ke atas,gara gara kalian waktu saya terbuang percuma..." gerutu pria itu lagi.
"ke atas mana..?" ke surga ...." ejek Dina pada pria itu dengan jutek.
Mendengar ucapan Dina yang mengejek pria itu,Maya mencubit lengan Dina.
__ADS_1
"aduh...." teriak Dina dengan keras membuat orang kaget mendengar teriakan Dina.
"aduh May sakit tahu,kok gw lu cubit sih...." ucap dina sembari meringis karena sakit kena cubitan Maya.
" maaf mas...." ucap Maya pada pria itu.
Johandy hanya diam saja mendengar perkataan dari Maya.
"songong banget ni orang..." bisik Dina kepada Maya sembari membalikkan tubuhnya lagi dengan membelakangin pria itu .
"husss...." ucap Maya pada Dina untuk menghentikan umpatan Dina yang akan keluar lagi dari bibir mungilnya tersebut.
" apa nona bilang....?" tanya pria itu pada Dina karena pria itu tidak dapat mendengar dengan jelas umpatan Dina.
" songong ,lu ngeselin...." ujar Dina dengan jutek.
"saya berkata yang benar,waktu saya terbuang percuma.Seharusnya urusan saya sudah selesai,sekarang jadi terkendala..." ucap pria itu kepada Dina.
Dina dan Maya melangkah keluar lift dan di lihatnya pria itu masih berada dalam lift tidak keluar bersama dia dan Maya.
Dina menoleh ke arah pria itu dan melakukan sesuatu hal yang membuat Maya kaget dengan tingkah Dina yang kekanak kanakan.
" wekk...ππ.." Dina mengejek pria tersebut dengan menjulurkan lidahnya kepada pria yang berada dalam lift.ππ.
Melihat Dina yang mengejek ke arahnya dengan menjulurkan lidahnya,pria tersebut tidak bisa menahan senyumnya walaupun hanya sedikit.
"awas kau bocah nakal ,tidak akan kukasih ampun jika kita ketemu lagi.." guman Johandy di sertai senyuman yang misterius.π
Maya yang melihat kelakuan Dina yang sempat sempatnya mengejek pria itu dengan menjulurkan lidahnya menjadi tertawa.ππ.
" ya ampun Dina,lu ini usil banget ya.."
ujar Maya sembari tertawaπ.
__ADS_1
"habis gw sebel banget tu cowok, sombong banget..." ucap Dina dengan cueknya sambil melangkah kedalam ruangan klas.
"ngapain dia ke sini ya Din...?" tanya Maya pada Dina.
" mana gw tahu emang gw pacarnya..." jawab Dina.
" amin... moga elu jadi pacarnya..." canda Maya.
" ogahh lu aja...." kata Dina.
"kok gw sih !" kan lu yang berkelahi terus dengan tu cowok ,kan sering tu kejadian pertama benci lalu jadi cinta .Seperti di novel novel mangatoon..." canda Maya mengoda Dina.
Dina yang sedang meletakkan bokongnya dikursi kemudian berkata.
" lu percaya banget dengan cerita hayalan,itu adanya cuma di dunia Maya..." gerutu Dina.
"maksud lu dunia gw,nama gw kan Maya...' ucap Maya lagi.
" ya dunia elu,yang suka ngayal..." ejek Dina kepada Maya.
Maya yang merasa di ejek oleh Dina, balik mengejek Dina.
" moga moga sama elu,akan jadi dunia nyata..." goda Maya lagi.
Β
***bersambung dolo guys
Β
Yang suka ni cerita tekan like vote and coment ya.....biar semangat ni penulis yang lebay untuk menghayal...
Semangat membaca πππ€***
__ADS_1