Kubawa Pergi Cintaku

Kubawa Pergi Cintaku
epi 49 Murkanya Johandy


__ADS_3

Stay at Home ya


Dengan sabar Johandy menunggu Dina terbangun,dokter berkata bahwa Dina tadi diberikan obat penenang.Dina di igd tadi sempat siuman,tapi begitu tersadar Dina histeris mengingat kejadian tadi.


"Lama kali Dina sadar ?" tanya Maya.


"Dina tidak pingsan,dokter menyuntikkan penenang ." beritahukan Johandy sambil mengelus-elus rambut Dina.


"Jo,sudah ada yang kamu curigain siapa yang terlibat dengan insiden ini?" tanya om Sam kepada Johandy.


"Belum om,tapi menurut Badi pengemudi yang ingin menabrak Dina dalam keadaan mabuk.Tapi saya rasa orang itu orang bayaran,mabuk itu hanya sebagai kedok saja." penjelasan Johandy.


"itu bukan kecelakaan tidak disengaja,pasti itu disengaja.Dina berdiri jauh posisinya dari tepi jalan." beritahukan Maya tentang kronologis kejadian tersebut.


"Saya berpikir begitu juga,siapa kira musuhmu jo ?"Apa Dina ada musuh ." tanya om Sam kepada Johandy.


"Saya lama diluar negeri berbisnis om,saingan bisnis ada.Tapi saya rasa tidak sampai ada niat untuk mencelakakan keluarga saya." kata Johandy.


"Dina apa ada musuh ?" om Sam bertanya lagi.


"Baru-baru ini Dina bertengkar dengan Silvia." cerita Johandy tentang pertengkaran Dina dan Silvia dikantornya beberapa hari yang lalu.


"Dina pernah bercerita bahwa dia meninggalkanmu,karena Silvia mengatakan bahwa dia mempunyai hubungan denganmu." cerita om Sam juga.


"Ya om,itu baru saya ketahui ketika Silvia menemui saya dan saat itu Dina juga datang kekantor."


"Gila tu perempuan,beraninya dia mengatakan kebohongan." ujar Maya dengan penuh geram.

__ADS_1


"Apa mungkin kamu pernah memberikan dia harapan?" tanya om Sam.


"Saya hanya menganggap dia sebagai sahabat dan dia juga pernah jadi asisten saya,tidak lebih dari itu ." beritahukan Johandy.


"Mas Jo harus awasi tu perempuan sundel ,jangan sampai dia mencelakakan Dina lagi.Apalagi dia tidak berhasil ." ingatkan Maya kepada Johandy.


"Mobil yang menghadang, sehingga Dina terhindar dari insiden tersebut siapa ?" om Sam menanyakan tentang mobil misterius yang datang tiba-tiba melindungi Dina dari kecelakaan tersebut.


"Selama ini saya menyuruh bodyguard mengawasi Dina,Mereka waktu itu pas sekali parkir didekat Dina berdiri.Sehingga ketika mereka melihat ada gelagat tidak beres dengan mobil tersebut mereka bertindak cepat...." beritahukan Johandy lagi.


Ketika mereka sedang membahas insiden tersebut,tiba-tiba Dina terbangun dari tidurnya karena efek obat pemenangnya sudah berkurang.


"Tidak....!" teriak Dina sembari bangkit dari posisi baringnya.


"Honey..!"Johandy memeluk Dina yang menangis.


Mendengar suara om Sam,Dina ngelihat kearah om Sam.Dan dia juga melihat Maya ada di samping ranjangnya.


"Mobil itu datang dengan kencang om,mobil itu ingin menabrak Dina." cerita Dina sambil menangis.


"Sudah honey,kamu selamat.Tidak ada yang bisa menyentuh istri kesayangan mas." ucap Johandy kepada Dina.


"Jason mana mas?" tiba-tiba Dina teringat Jason.


"Jason dirumah,dia aman bersama mba Nana ." beritahukan Maya pada Dina yang menanyakan keberadaan anaknya Jason.


"Mas,ayo kita pulang.Dina takut ada yang akan mencelakakan Jason ." ucap Dina,dan kemudian Dina ingin turun dari ranjang.

__ADS_1


Johandy mencegah Dina untuk turun dari ranjang,dan Johandy menangkup wajah Dina dan berkata.


"Honey,Jason aman di rumah.Mas sudah menempatkan bodyguard disekitar rumah,sekarang honey disini dulu.Ada adik Jason yang harus kita jaga dulu." beritahukan Johandy kepada Dina dan kemudian Johandy mengelus-elus perut Dina yang masih datar.


"Apa mas?" Dina kaget mendengar ucapan Johandy.


"Ya,disini ada calon anak kita." perjelas Johandy lagi.


Dina mengelus perutnya,dan dia menatap omnya dan Maya.


"Ya Dina,diperut lu ada baby.Pantes kelakuanmu aneh belakangan ini." kata Maya dibarengi senyumannya.


"Tambah lagi cucu om." ujar om Sam sembari tertawa.


"Mas,babynya baik aja kan?" Dina khawatir,karena insiden tadi berbahaya bagi janinnya.


"Ngga honey,babynya kuat." beritahukan Johandy.


"Om dan Maya,balik saja.Maya tolong bantu Nana mengawasi Jason."


" oke Jo ." jawab om Sam.


"Dina,gw balik ya.lu hati-hati,jaga tu baby." kata Maya.


"Ya,tolong jaga Jason ya May..." kata Dina.


"Beres bumil ." goda Maya.

__ADS_1


**Bersambung**


__ADS_2