Kubawa Pergi Cintaku

Kubawa Pergi Cintaku
epi 44 Melabrak penganggu


__ADS_3

***hai masih stay at home ni..


Happy reading ya teman-teman.


Setelah*** meninggal Silvia yang tertawa senang,Dina kembali ke mobil yang mengantarkannya tadi,


"Pak,balik kerumah ya," beritahukan Dina pada pengemudi,sesekali Dina mencicip es cream yang dibelinya tadi.


Tiba-tiba Dina membatalkan niatnya untuk pulang kerumah.


"Pak,batal balik.bawa saya kekantor Mas Jo," perintah Dina pada pengemudinya.


"Baik nyonya," jawab pengemudi yang kemudian memutar arah balik.


"Bosen dirumah,gangguin Maya dikantor sekalian ngawasi suami mesum," Guman Dina .


"Setiba dikantor suaminya,Dina berjalan menuju meja resepsionis," Dina bertanya pada resepsionis ruangan Johandy.


"mba ruangan Johandy Dirgantara ?" tanya Dina pada resepsionis tersebut.


Perempuan yang duduk dimeja resepsionis,memandang Dina dengan heran karena Dina masih dengan asyiknya bertanya sambil memegang es cream yang hampir mencair.


"hoii mba,gw nanya nih..malah bengong," kata Dina pada perempuan yang di resepsionis.


"Sudah ada janji mba?" tanya mba resepsionis pada Dina.


"belum,tapi masakan istrinya harus janji dulu ," beritahukan Dina pada mba resepsionis.


"Kenapa hari ini banyak yang ngaku sebagai istrinya," sindir mba resepsionis pada Dina,dia tak percaya Dina sebagai istrinya Johandy.

__ADS_1


"Emang gw istrinya,siapa lagi yang ngaku sebagai istrinya.. ?" tanya Dina dengan merasa jengkel karena tidak dipercaya sebagai istrinya Johandy.


"mba tadi tu ada perempuan ngaku sebagai istri boss,orangnya cantik dan bergaya.Sedangkan mba dengan berpakaian seperti ini,mana kami percaya," beritahukan resepsionis tersebut dengan mengejek penampilan Dina yang hanya pakai celana jins dan kaos,jauh dari banyangan sebagai istrinya boss besar.


"Ini kalau tak percaya," ujar Dina yang kemudian mengeluarkan handphonenya,dan menunjukkan foto-foto mereka sedang tidur bertiga dengan Jason.


Pengawai resepsionis kaget melihatnya,dan dia meminta maaf pada Dina atas kesalahannya.


"Maaf bu,kami sudah salah orang.Kami kira wanita tadi istri Bapak Johandy,dia mengaku sebagai istrinya," beritahukan pengawai resepsionis dengan gugup dan wajahnya sudah pucat pasi.


"Bagaimana ciri-ciri wanita itu?" tanya Dina.


Kemudian pengawai resepsionis,memberikan ciri-ciri tersebut pada Dina.


"Pasti silvia,dasar kunti ," batin Dina.


"Mari saya antar," kata pengawai resepsionis tersebut.


Kemudian Dina pergi keruangan Johandy diantar pengawai resepsionis.


"Naik ini bu,kelantai kantor bapak," kata pengawai tersebut.


"terimakasih," kata Dina,kemudian masuk ke lift.


"habis kau Johandy,jika kutahu kau main-main si kunti.Kami akan pergi dan kau tidak akan bisa menemukan kami," guman Dina.


Ketika sampai dilantai ruangan Johandy,Dina keluar dari lift dan menuju ke meja sekretaris Johandy.


"Johandy ada didalam?" tanya Dina .

__ADS_1


"Ada,tapi dia lagi bersama istrinya," jawab sekretaris Johandy.


Mendengar perkataan sekretarisnya Johandy,Dina tertawa geli.


"istri..istri,dari lantai bawah sampai sini kalian bilang istri terus," cetus Dina yang sudah merasa jengkel.


"kalau tidak masih doyan dengan es cream ini,dah ku tuangkan es cream kekepala sekretarisnya," guman Dina dengan sewot.


"kok anda marah,emang bapak berada bersama istrinya didalam," beritahukan sekretarisnya Johandy.


"Saya mau masuk," kata Dina dan melangkahkan kakinya ke pintu ruangan Johandy.


"Anda ngak bisa masuk," cegah sekretaris Johandy dengan menarik tangan Dina.


"Lepas!" teriak Dina,dengan menghentakkan pegangan sekretaris Johandy dukungannya.Dan pegangan tersebut lepas,dengan cepat Dina membuka pintu ruangan dengan kerasnya.


Dan ketika pintu ruangan terbuka,dilihat Silvia sedang memeluk Johandy dari samping.


"Maaf pak,saya sudah melarang tapi ibu ini tidak mau pergi," ucap sekretarisnya dengan gugup.


Dina masuk keruangan Johandy dan dia bertepuk tangan sambil tertawa.


"wow...ini ya istri dari Johandy Dirgantara,resepsionis tadi bilang bapak lagi bersama istrinya dan sekretaris juga bilang bapak tidak bisa ditemui karena istrinya didalam !" seru Dina dengan suara yang sinis.


"Johandy cukup kaget dengan kedatangan Dina dengan emosional.


πŸ“–***Next*** πŸ“–


Hai teman silakan like ya terimakasih atas likenya.

__ADS_1


__ADS_2