Kubawa Pergi Cintaku

Kubawa Pergi Cintaku
epi 32 mencari info


__ADS_3

***jumpa lagi dengan mommy dina and daddy jo


 


stay at home bersama cerita mom Dina and daddy Jo.


Dina dan Maya masih asyik bercerita mengenang masa lalu ketika mereka masih di bangku kuliah.


" sepertinya ingin kembali ke masa-masa dulu nga da masalah..." ucap Dina dengan suara yang lirih.


" Dina kenapa dulu lu ninggalin Johandy ....?" tanya Maya dengan muka yang serius.


Dina menghela napas dan menundukkan kepalanya untuk menhindari tatapan Maya.


" gw...belum mau cerita May,nanti suatu saat pasti gw akan cerita..." ujar Dina.


"ingat dulu perjuangan johandy mengejar lu,sampai-sampai dia terbang ke kanada minta izin om lu..." cerita maya.


 


***💖flashback on💖***


 


ketika keluar dari kampus Dina dan Maya sudah melihat Johandy berdiri dengan gagahnya menunggu Dina pulang kuliah.


" apa salah dosa gw dulu,tu cowok nampak dimana-mana..." ujar Dina dengan jengkel.


Maya tertawa melihat Dina sewot, melihat Johandy sudah berdiri ditempat favoritnya biasa menunggu Dina.


" Dina kalau gw jadi lu ,tu cowok udah gw ajak kawin aja..." bisik Maya pada Dina.


" kawin ,emang binatang...!" seru dina sewot.


" hai sayang..." sapa Johandy


" sayang-sayang..." gerutu Dina dengan muka jutek.


Melihat Dina melangkah melewatinya saja,Johandy meraih tangan Dina dan mendorongnya untuk masuk ke mobil.


" he...apa-apaan lu..." ucap Dina sambil meronta dan ingin keluar dari mobil.


Takut Dina nanti keluar dari mobil, Johandy mengunci pintu mobil.


" ayo saya antar.." ajak Johandy kepada Maya.


" Nga mas gw masih ada kuliah ntar lagi..." tolak Maya.


" oke..."

__ADS_1


Sedangkan Dina yang dikunci Johandy di dalam mobil ,ngetuk-ngetuk kaca agar pintu dibuka.


" mas jaga teman gw ya..." kata Maya kepada johandy.


" oke..." jawab johandy.


Johandy dan Maya hanya tertawa melihatnya,kemudian johandy beralih kepintu mobil dan membuka pintu langsung masuk.


" lepasin...gw cowok mesum..." ucap Dina dengan suara yang keras


" aduh...pelanin tu suara...sakit telinga..."kata Johandy.


" rasain...biar budeg sekalian..." kata Dina lagi.


" kamu nga malu suami kamu nanti tuli..." kata Johandy.


" ih...perasan,siapa yang mau married dengan cowok mesum..." ujar Dina.


" om kamu sudah setuju..." kata Johandy dengan kalem.


" WHAT......!!" teriak Dina lagi.


" om kamu..." ulang Johandy lagi.


" om Sam...?" tanya Dina penasaran.


" Om kamu cuma Om Sam kan..." kata Johandy.


" besok Om Sam akan datang..." kata Johandy lagi.


" Om Sam nga bilang mau datang..." kata Dina.


" besok Om Sam akan datang lihat aja..."


" lu bohong..." tuduh Dina.


" Saya lebih tua dari kamu,kamu harus panggil saya mas..." perintah johandy.


" ogah!"suka-suka mulut gw..." Dina ngeyel.


" ok...kalau gitu,suka-suka mulut saya untuk mencium kamu.." ancam Johandy


" gila..." teriak Dina.


" makanya panggil saya mas..." perintah Johandy.


" ogah..." tolak Dina.


" sepertinya kamu memang mengharapkan ciuman saya..." kata Johandy yang meminggirkan mobilnya dan memajukan mukanya untuk mencium Dina.

__ADS_1


Melihat apa yang ingin dilakukan Johandy,Dina mendorong muka Johandy untuk menjauh dari mukanya.


" iya....ya gw akan panggil mas..." ucap dina yang takut johandy akan melakukan keinginannya.


" nah gitu..." kata Johandy sembari mengelus rambut Dina.


" ih...lepas...jangan elus-elus..." gerutu Dina.


" kita mau kemana sih...?" tanya Dina.


" ke hotel..." jawab Johandy santai.


" ah...ngak mau..." teriak Dina, ketika Johandy menyebutkan hotel.


" emang kenapa hotel,jangan mikir macam-macam ini otak ya..." kata Johandy sambil menyentil kening Dina.


" aduh..." kata Dina dengan mengelus keningnya yang kena sentil Johandy.


Setelah sampai di hotel alexi ,Johandy membawa Dina naik ke lantai 20.


" ngapain sih kita kesini..." ngedumel Dina.


" lihat aja nanti..." ujar Johandy.


Setelah sampai dilantai yang di tuju Johandy memijit bel ,tak lama menunggu pintu kamar terbuka.


Melihat orang yang membuka pintu tersebut Dina merasa gembira lalu berlari memeluk sosok tersebut.


" Om..." ucap Dina sembari memeluk omnya dengan erat.


" ayo masuk jangan di depan pintu aja..." ucap omnya yang lalu membawa Dina masuk dengan masih merangkulnya.


Om Sam membawa Dina duduk di sofa yang ada di kamar tersebut.


" bagaimana om dalam perjalanan..?" tanya Johandy.


" lancar ,terimakasih kamu sudah mengirim pesawat untuk menjemput..." kata Om Sam.


Dina melihat ke arah omnya yang sudah


sangat akrab dengan Johandy.


 


***bersambung


 


sudah capek ngetik😀😋***

__ADS_1


 


__ADS_2