
***Kita saling mengingatkan ya
stay at home...
agar covid-19 tidak semakin meluas san kuta sehat semua.
ย
๐๐๐๐
ย
Tingkah Dina semakin aneh saja,membuat johandy dan Maya semakin pusing menghadapinya.
" lu..kenapa sih Dina ?" tanya Maya karena melihat perubahan kelakuan Dina yang suka ngambekan.
" gw biasa aja..." jawab Dina dengan cueknya.
" nah tu,lu...apa in ikan dah pada mabok..?" tanya Maya.
" Tadi Jason ingin nangkap ikan,ya udah gw masuk kedalam" terang Dina
Maya hanya dapat menggelengkan kepalanya sembari menatap Dina dalam-dalam.
" mba Nana,tolong ambilkan cemilan laper banget.." Dina menyuruh mba Nana untuk mengambilkan cemilan.
" belum kenyang juga perut lu..?" tanya Maya dengan heran,karena mereka baru saja selesai makan siang.
" ntah ni,perut gw laper terus " ujar Dina sembari mengusap usap perutnya.
" cacing lu,mungkin dah beranak pinak ," ejekan Maya kepada Dina.
" maybe.." sahut Dina dengan santainya tanpa membalas ejekan maya kembali.
Maya melihatnya dengan serius,karena tidak biasanya Dina tidak membalas ejekannya.
Mba Nana datang dengan membawakan cemilan yang diminta Dina tadi.
Melihat cemilan yang dibawa mba Nana,mata Dina berbinar seakan akan sudah lama tidak makan camilan.
" mas Jo kemana sih ?" tanya Dina dengan heran,karena dari tadi sejak bangun pagi .Johandy sudah tidak berada di sisinya.
" idih....ada yang kangen !" seru Maya mengoda Dina.
" siapa yang kangen,gw heran aja tu orang kemana ," elak Dina
" kalau kangen bilang aja nyonya Johandy Dirgantara,jangan malu-malu meow.." goda Maya.
__ADS_1
" kenapa ingin dekat dia terus " batin Dina,karena dia merasakan kehilangan jika tak melihat Johandy.
" gw tanya,lu memang ngak cinta lagi sama suamimu..?" selidik Maya.
" emang gw istri apaan,gw itu cukup cinta dan nikah sekali.." ucap Dina sedikit emosi.
" tandanya lu..,masih mencintai Johandy..?" Maya menanyakan tentang perasaan Dina kepada Johandy.
Dina tak menjawab pertanyaan Maya tentang perasaannya.
" bagaimana Dina ?"
" bagaimana apa nya..?" tanya Dina balik
" lu masih cinta ngak...?" ulang Maya lagi,dia ingin tahu perasaan Dina sebenarnya .
Dina menjawab pertanyaan Maya dengan menganggukkan kepalanya.
" tunjukkanlah rasa cintamu Din..." saran Maya.
Dina asyik dengan cemilan yang berada ditangannya
" terus...kenapa lu kabur ?" selidik Maya lagi.
" aduh..jangan bahas itu,jengkel gw ingatnya " Dina menolak untuk menjawab pertanyaan Maya.
" aku akan membuatmu tersenyum kembali kepadaku honey ," batin Johandy.
Maya menoleh kearah johandy yang terus memandang Dina dari belakang,Maya sedari tadi tahu akan keberadaan johandy sejak awal.Sehingga dia terus menanyakan tentang perasaan Dina terhadap Johandy.
Johandy melangkahkan kakinya ketempat Dina dan Maya,melihatnya Dina kaget.
" apa dia mendengar apa yang kukatakan barusan ,"suara batin Dina.
" lagi asyik apa ini ?" tanya Johandy sembari menyentuh pundak Dina dan memberikan ciuman di kening Dina,membuat Dina menjadi malu.
" apaan sih,main nyosor aja,ngak da malunya ," Dina ngedumel melihat Johandy main cium aja.
" so..sweet..!" goda Maya
" ngak tahu malu,dah putus urat malunya..," sembur Dina kepada Johandy.
" untuk apa malu,istri sendiri ," ujar Johandy seraya duduk disamping Dina,kemudian dia merengkuh Dina kedalam pelukannya
" lepas...jangan dekat-dekat !" seru Dina sambil mendorong Johandy menjauhinya.
" siapa tadi yang kecarian,karena ngak temu dari pagi..." Maya menggoda Dina dengan mengingatkan,bahwa Dina tadi menanyakan keberadaan Johandy yang tak kelihatan.
__ADS_1
" oh..ya,ada yang cari mas tadi ?" Johandy melirik Dina dan mengkerlingkan mata dengan menggodanya.
" tu yang cariin..." tunjuk Dina kearah ikan dikolam.
" Jason ngak cariin daddy ?" Johandy menyapa Jason yang berada didepan.
Mendengar daddynya menyebutkan namanya,Jason berlari mendekat.
" hati..hati sayank.." ujar Dina ketika dilihatnya Jason berlari mendekat
" sini jagoan.." ujar Johandy yang kemudian mengangkat Jason kepangkuannya.
Maya melihat interaksi Johandy dengan Jason yang kelihatan sangat saling menyayanginya.
" moga pintu hati Dina terbuka kembali" suara hati Maya
" jagoan daddy sudah makan..?"
" ma..mam.." Jason menunjukkan cemilan yang masih berada di tangan Dina.
" bukan,jangan makan ini.." kata Johandy
" makan bubur ikan,biar sehat dan kuat.." kata Johandy lagi
" kenapa emang dengan ini..?" kata Dina sembari menunjukkan cemilannya
" itu ngak sehat untuk anak bayi,banyak pengawetnya.." kata Johandy.
" dulu kami sering makan ini ,Jason sehat aja.." protes Dina
" dulu tapi sekarang ngak boleh.." larang Johandy
Kemudian Johandy bangkit dari duduknya,dan pergi dengan Jason berada di dalam gendongannya.
" he....mau dibawa kemana jason...!" panggil Dina setelah dilihatnya johandy pergi
" urusan pria " sahut Johandy
Maya hanya tertawa geli mendengar perdebatan Dina dan Johandy.
ย
***bersambung
ย
happy reading***
__ADS_1
maaf jika banyak typo bertebaran,penulisan tanda baca amburadul...yang pasti masih bisa dimengertikan๐๐๐๐๐