
Hai gw sambung disini aja cerita anak mommy Dina and Daddy Jo.
Setibanya di ruangan kerjanya Jason kemudian mengeluarkan file-file yang dibawanya dari kunjungannya ke perusahaannya di Aussie.
"Apa penyebab timbulnya masalah produksi kita disana?" tanya Simon.
"Ada pimpinan yang melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap bawahannya,sehingga timbul kemarahan para pekerja.
"Sebenarnya produk makanan kita tidak ada masalah,yang bermasalah itu para pekerja." sambung Jason lagi mengenai permasalahan yang terjadi di Aussie.
"Jadi sekarang bagaimana?"tanya Simon.
"Dah dipecat manajer lapangan,karena dia tidak bisa mengatur bawahannya.
"Siapa sekarang manajernya?" tanya Simon lagi.
"Mr David Smith,dia orang kepercayaan Daddy." beritahukan Jason.
"Bukankah dia sudah pensiun?"
"Ya,tapi Daddy menghubunginya.Dan Mr David smith mau kembali bergabung sampai dapat orang yang tepat untuk menggantikannya..."kata Jason.
"Sepertinya dia punya anak,kenapa tidak anaknya saja menggantikannya." usul Simon.
"Maksud elu,nepotisme gitu."
"Ngak gitu,suruh aja dia ngelamar." ujar Simon.
"Test dengan pelamar yang lain,bersaing secara sehat." kata Simon lagi.
"Biar gw bicarakan dengan Daddy dulu,gw mau baring dulu." Jason beranjak dari kursinya menuju satu ruangan.
"ok bro,selamat istirahat." Simon meninggalkan ruangannya Jason menuju ruangannya.
ย
__ADS_1
\*
ย
"Mas,Jason dah kembali dari Aussie?" tanya mommynya kepada Daddy Jo.
"Sudah,baru sampai tadi." beritahukan Daddynya.
"Kok belum sampai ke rumah?" tanya Dina heran.
"Katanya langsung kekantor." beritahukan Daddy Jo.
"Itu anak workaholic banget,mirip mas..!"ucap Dina jengkel.
"Namanya anak mas,miriplah."
"Melisa ni lagi,sudah tamat bukannya balik.Entah apa yang dilakukannya di Inggris sana." dumel Dina.
"Namanya anak muda,honey dulu juga begitu juga." ingatkan Johandy pada istrinya.
"Bela terus tu Melisa,makin nakal dia." kata Dina kepada Johandy.
"Ayo mas kita makan diluar,ajak Jason dan Simon." saran Dina.
"Boleh,mas hubungi Jason dulu." beritahukan Johandy,kemudian dia mengirimkan pesan pada putranya Jason.
"Bagaimana mas,ngak sibuk tu anak?" tanya Dina.
"Untuk mommynya,Jason ngak pernah sibuk." beritahukan Johandy.
"Mas bisa aja." ucap Dina senang.
๐น๐น๐น
Hari ini seperti yang direncanakan,Jason dan Simon menunggu mommy dan Daddynya Jsson didepan restoran yang telah dipesan oleh Daddynya.
__ADS_1
Ketika dilihatnya mommy dan Daddynya,Jason menghampiri mommynya dan memberikan pelukan yang hangat pada mommynya.
"Ini anak,kalau ngak mommy yang datang.Pasti tidak akan ketemu." semprot mommynya.
"Bagaimana Simon,sehat?" Daddy Jo menyapa Simon.
"Sehat om." jawab Simon.
"Ayo kita masuk." ajak Daddy Jason.
Kemudian mereka melangkah masuk dan disambut oleh pelayan dan dibawa menuju meja yang telah dipesan.
"Mom,kapan Melisa balik?" tanya Jason mengenai adiknya.
"Mommy ngak tahu,katanya mau jalan-jalan bareng temanya.." cerita mommynya mengenai Melisa.
"Mommymu pusing mikirkan adikmu Jason." beritahukan Daddy Jo kepada Jason.
"Karena dia anak gadis mas,apalagi tu anak sembrono." kata Dina.
"Jason,bagaimana urusan di Aussie?" Daddynya bertanya keadaan perusahaan mereka di Aussie.
"Selesai Dad,cuma mr David itu sementara.Siapa nanti yang akan kita tunjuk pengantinya.
"Bagaimana kalau Simon saja." usul Daddynya.
Simon yang duduk disebelahnya menjadi kaget.
"Tidak bisa Dad,Jason sangat membutuhkan Simon dikantor." Jason menolak usul Daddynya untuk mengirimkan Simon ke Aussie.
Sedangkan Simon yang mendengar penolakan Jason untuk memindahkannya ke Aussie,menarik napas lega.Bagaimanapun dia tak mungkin meninggalkan mamanya sendiri.
**Bersambung
Bagi yang berkenan tolong kasih like,vote n rate 5 ya.
__ADS_1
terimakasih.
Happy reading๐๐๐๐**