Kubawa Pergi Cintaku

Kubawa Pergi Cintaku
Epi 85 Gagal.


__ADS_3

Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga.


Happy reading..


Pagi hari Dina bangun seperti biasanya,dia sudah duduk dimeja makan menunggu yang lain untuk sarapan.


"Kemana Melisa dan Jesy,tidak seperti biasanya mereka bangun terlambat?" Dina heran Melisa biasanya bangun tepat waktu.


"Tadi malam saya mendengar suara orang berbicara dalam kamar Melisa dan Jesy tante." kata Rose.


"Apa mungkin dia tidur larut malam?" Dina menuju kamar Melisa dan mengetuknya tapi tidak ada sahutan.


"Kita buka saja tante.." Rose membuka pintu kamar Melisa dan dia terkejut melihat Melisa tidur dengan Simon.


"Melisa...!" teriakan yang keras keluar dari mulut Dina,sehingga membuat orang berdatangan kekamar Melisa,dan melihat Melisa tidur berpelukan dengan Simon.


"Apa yang terjadi?" Johandy melihatnya,dan ikut juga terkejut.


"Simon.."Johandy menepuk pipi Simon,dan Simon mengeliat terbangun.


Saat terbangun dia terkejut,karena dia tidur bersama Melisa.


"Apa yang kau lakukan dengan putriku" Johandy ingin memukulnya,tapi dicegah om Sam.


"Jangan pakai kekerasan." cegah om Sam.


"Kenapa jadi begini?" benak Rose.


"Jason mana..?" Dina menuju kamar Jason,dan tidak dilihatnya Jason berada dikamarnya.


"Mungkin Jason sedang berolah raga tante." ucap Rose.


"Jesy.." Dina menuju kamar Jesy dan membuka pintu kamarnya,dan dilihatnya Jason tidur bersama Jesy.


"Apa yang terjadi dengan mereka..!" seru Dina.


Maya juga kaget melihat Jason tidur bersama Jesy,dan Jesy tidur dengan nyaman dalam pelukan Jason.


Maya membangunkan Jesy,tapi dia tidak terbangun juga,begitu juga dengan Jason tetap tidur dengan lelapnya.


"Kenapa jadi Jason yang tidur bersama Jesy." batin Rose.


"Jason bangun.." tepukan yang ketiga membangunkan Jason dari tidurnya.


Jason terbangun dan kaget ketika melihat dia tidur bersama Jesy satu tempat tidur.


"Jesy bangun." papanya berusaha membangunkan putrinya.


"He....sebentar lagi ma,ini hari libur." Jesy menolak untuk bangun,karena efek obat masih ada dalam tubuhnya.


"Sayank bangun.." Maya mengangkat Jesy untuk duduk.


"Pusing ma." Jesy memijat kepalanya.


"Apa yang terjadi dengan mereka,sepertinya mereka makan sesuatu yang membuat Jesy berat untuk membuka matanya.


"Jason,apa yang terjadi dengan kalian?" tanya Daddynya.


"Jason tidak tahu." jawab Jason.


Mendengar suara Jason,jesy melihatnya dan kaget begitu melihat mereka tidur di ranjang dan berbagi selimut yang sama.


"Kenapa kak Jason di kamar Jesy,kenapa Jesy bisa masuk kekamar.Sepertinya Jesy dengan kak Melisa masih diluar minum wedang jahe buatan kak Rose." cerita Jesy.

__ADS_1


"Mana ada aku buat wedang jahe,aku tidur cepat." elak Rose sedikit gugup.


"Apa aku amnesia." guman Jesy,dan tangannya terus memijat kepalanya.


"Cepat kalian mandi." Daddy tunggu diruang tamu.


ย 


๐Ÿฅ€ ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿฅ€


ย 


"Apa yang terjadi dengan kalian berempat?"tanya Johandy.


"Melisa tidak ingat apa-apa Dad,sepertinya Mel,Jesy,David dan Rose sedang minum wedang jahe.Hanya itu yang Mel ingat." cerita Melisa.


"Jesy juga tidak ingat apa-apa,cerita Jesy juga sama dengan kak Melisa." kata Jesy.


Jason dan kamu Simon dalam waktu seminggu ini Daddy inginkan kalian menikah." perintah Daddynya.


"Mama..! Jesy belum mau menikah,Jesy dan kak Jason tak melakukan apa-apa.Lihat Jesy jalan juga tidak merasakan sakit,tanda kami tidak melakukan apa-apa." Jesy menolak untuk menikah dengan Jason saat dia masih sekolah.


Sedangkan Melisa menerima perintah Daddynya untuk menikah dengan Simon,tanpa melakukan penolakan.


"Kak Jason,bilang pada om.Kita tidak melakukan apapun." Jesy memohon pada Jason.


"Kakak juga tidak mengingat apapun Jesy,maaf kita harus menikah." kata Jason.


"Badi,bagaimana menurutmu.Anakmu seorang gadis." kata Johandy pada Badi.


"Bagaimana baiknya saja." kata Badi.


"Kalian menikah minggu depan." ultimatum Daddynya.


"Jesy,kalian menikah hanya diatas kertas.Nanti Jesy tamat baru kalian bersama." kata opa Sam kepada Jesy.


"Tapi nanti pihak sekolah tahu Jesy akan dikeluarkan." Jesy masih menangis.


"Jesy bisa homeschooling." kata Dina.


"Tidak akan ada yang tahu,hanya keluarga yang tahu mengenai pernikahan ini." kata Johandy.


"Ingat,jika masalah ini bocor keluar Tandanya orang yang berada diruangan ini yang membocorkannya." peringatan keras diberikan Johandy kepada orang yang berada dalam pertemuan.


Sedangkan Rose yang mendengar bahwa Jason diharuskan menikahi Jesy,menjadi marah sendiri dan berjalan meninggalkan ruangan pertemuan.


"Kenapa jadi Jason dan Simon yang tidur bersama gadis manja itu." gumannya.


David terus mengawasi semua aktivitas Rose dari kejahuan,dan seseorang menepuk bahunya dia menjadi kaget.


"Terimakasih David,tindakanmu telah menyelamatkan Melisa dan Jesy.


ย 


Flashback on


ย 


"Pergi kau dari sini,kalau tidak aku akan panggil polisi." ancam David pada laki-yang berada dikamar Jesy.


David menyeret laki-laki itu keluar dari kamar,ketika dia menyeret laki-laki tersebut.opa Sam keluar dari kamar.David menceritakan semua kepada om Sam.


"Kurang ajar,berani-beraninya kau ingin merusak cucuku." tamparan diberikan om Sam pada laki-laki itu.

__ADS_1


"Maaf om.." laki-laki itu mohon ampun.


David datang lagi dengan membawa laki-laki yang berada dikamar Melisa,om Sam menampar laki-laki tersebut sehingga hidung dan mulutnya mengeluarkan darah.


"Apa yang terjadi?" Johandy yang kamarnya dekat dengan kamar Melisa karena mendengar suara bicara orang.


Om Sam menceritakan pada Johandy,mengenai perbuatan Rose seperti yang dikatakan David.


"Aku sudah curiga dengan anak itu sudah lama,tapi karena hubungan Dina dengan orangtuanya yang sempat menolongnya dahulu.Aku ke sampingkan rasa curiga itu." cerita Johandy.


"Simon dan Jason mana?" tanya Johandy.


"Tadi dia ada mau melakukan vidiocall dengan client om." kata David.


Johandy menelpon Jason dan Simon,menyuruh mereka keluar kamarnya.


"Ada apa Dad,siapa mereka?" Jason melihat dua laki-laki meringkuk dilantai.


Daddy menceritakan semua,sehingga Jason dan Simon menjadi emosi.Tetapi dicegah oleh om Sam.


"Sekarang kalian berdua yang mengantikan laki-laki ini untuk tidur bersama Jesy dan Melisa."kata Daddynya.


"Besok pagi didepan orang,Daddy akan menyuruh kalian menikahi Jesy dan Melisa."


"Dad,apa ini tidak berlebihan.kita sudah mengagalkan rencananya." kata Jason.


"Kita sudah mengagalkan rencananya ini,mungkin dia akan terus melakukan rencana liciknya." kata Daddynya.


"Kenapa tidak kita lapor polisi saja Dad?"


"Daddy tidak sampai hati dengan orangtuanya,dia anak satu-satunya."


"Apalagi orangtuanya juga telah berjasa melindungi kalian dulu." Johandy mengingat jasa Dika dan Yanti yang pernah membantu Dina dahulu.


"Jason apa kau tidak menyukai Jesy,Daddy tahu kalian menjalin hubungan?"


"Aku mencintainya Dad,tapi Jesy masih sekolah,dan Jesy pasti tidak menerimanya"


"Pernikahan Itu bisa kita rahasiakan,tenang saja."kata Daddynya.


"Dan kau Simon,kau mau menikahi Melisa?"


"Mau sekali om." jawab Simon dengan bersemangat.


Begitu akhirnya Jason dan Simon yang tidur bersama Melisa dan Jesy.


ย 


Flashback off


ย 


"Saya harus menghentikan perbuatannya opa." kata David dan matanya terus memandang kearah Rose yang sedang berbicara sendiri.


"Apa kita beritahukan saja kepada ayah-bundanya opa?"


"Biar nanti Johandy yang mengurusnya." kata Om Sam.


ย 


**Bersambung**


ย 

__ADS_1


__ADS_2