
stay at home ya,agar covid-19 cepat berakhir.
Hari ini Dina tak berencana pergi keluar,karena semalam mereka sudah satu harian berjalan-jalan ke kebun binatang.
Hari ini Dina dan Jason hanya bermain diruang bermain,Jason sangat actif bermain bola dengan mba Nana.
Tiba-tiba pintu ruang bermain terbuka lebar dan muncul sesosok orang yang sangat di rindukannya.
"Hai....keponakan om yang nakal !" sapa orang yang membuka pintu tersebut.
Dina menoleh kearah asal suara,dan melihat orang yang datang Dina sangat gembira menyambutnya.
"Om Sam...!" teriak Dina sambil berlari menyambut kedatangan omnya,dan Dina langsung memeluknya dengan sangat gembira.
"Aduh!" pelan-pelan meluknya keponakan Om yang nakal ," kata Om sam karena Dina memeluk Omnya dengan sangat erat.
"idih..Om ini ya,baru peluk gitu aja sudah mau remuk tulangnya," ejek Dina.
"Ayo Om.. ," Dina mengajak Omnya untuk mendekat kearah Jason.
"Jason,berhenti sebentar mainnya," katanya pada Jason.
Mendengar kata mommynya Jason berhenti main bolanya,dan mendekati Dina.
" Jason,ini opa Sam ya ," Dina mengenalkan Jason pada Om Sam.
"Opa ," Jason mengikuti ucapan Dina
"Oh...m..g..,dah tua Om gara-gara kamu Dina !" Seru Om Sam.
__ADS_1
Dina tertawa dengan senangnya mendengar perkataan dari Om Sam.
"Ngak kok,Om Sam masih ganteng tapi sayang Om kenapa jomblo terus ," godanya pada Om Sam.
"Karena Om harus seleksi calon tante kamu ," sahut Om Sam dengan santainya.
Di usianya hampir 40 ,Om Sam masih sendiri.Dahulu Om Sam sempat menjalin hubungan yang serius dengan seorang wanita.Tapi Om Sam dikhianati oleh wanita tersebut,mulai dari itu Om Sam tidak pernah lagi menjalin hubungan dengan wanita manapun.Om Sam menyibukkan dirinya dalam bekerja membangun perusahaan makin berkembang.
"Mana suamimu?" Om Sam menanyakan keberadaan Johandy.
" Masih di kantor Om ," Dina memberitahukan keberadaan Johandy yang masih berada di perusahaannya.
"Om ke Indonesia dalam rencana apa ?" tanya Dina.
" Om kangen dengan keponakan Om yang nakal ini,yang masih suka ngambek dengan pakai kabur dari rumah. ," ledek Omnya.
"Terus terang sama Om,kenapa Dina meninggalkan Johandy ?" tanya Omnya.
"Ayolah...Dina,sampai kapan kau diam.Om ingin tahu siapa yang telah menyakiti perasaan keponakan Om !" kata Om Sam dengan suara yang tegas.
Kemudian dengan suara yang pelan Dina menceritakan penyebab dia meninggalkan Johandy.
Setelah menceritakan itu semua,perasaannya sedikit lega karena dia sudah membagi beban pikirannya selama ini.
" Apakah ini tidak hanya salah paham ," kata Om Sam.
" Tidak Om,dia menunjukkan bukti ," kata Dina lagi.
" Mungkin aja mereka pernah bersama dulu ," sambung Om Sam.
__ADS_1
" Mereka kemana-mana selalu bersama Om !" seru Dina.
" Waktu Dina meninggalkannya,mereka lagi melakukan perjalanan bisnis bersama ," beritahukan Dina dengan sedikit emosi.
" Nanti Om akan menyelidikinya,apa emang Johandy ada affair dengan dia," kata Om Sam.
Obrolan mereka terhenti ketika Johandy pulang dari kantor,dan Maya juga ikut pulang bersamanya.
" Om Sam,kenapa tidak bilang mau datang ?" Johandy pura-pura kaget dengan kedatangan Om Sam,padahal dia sendiri yang meminta kedatangan Om Sam.
"om ada pertemuan bisnis di indonesia ," jawab Om Sam.
" Maya,lu pulang cepat ?" tanya Dina,karena biasanya Maya selalu pulang dengan Badi.
"Hari ini tugas gw ngak banyak ," jelaskan Maya.
" Om masih ingatkan ,teman Dina waktu kuliah di Aussie..?" Tanya Dina pada Om Sam tentang Maya.
" oh tentu ingat,yang waktu itu pingsan karena diloncatin cicakkan ," Om Sam mengingatkan kejadian Maya yang ketakutan karena seekor cicak jatuh kebajunya.
Mendengar cerita Om Sam,Dina tertawa sampai terbahak-bahak mengingat peristiwa itu.
Maya hanya mesem,di ingatkan kembali peristiwa yang memalukan dirinya.
" Bagaimana,apa masih tetap takut cicak ?" tanya Om Sam sembari memandang wajah Maya yang tersipu malu.
" Tetaplah om ," ledek Dina
"Awas ya Dina,ntar aku cari kecoa.," ancam Maya karena dia tahu bahwa Dina sangat takut drngan kecoa.
__ADS_1
Melihat kedua sahabat itu saling ledek,Om Sam dan Johandy hanya bisa tertawa.
\*\****Bersambung*** \*\*