KUTUKAN MIMPI

KUTUKAN MIMPI
EPISODE 10 PERJODOHAN


__ADS_3

Mira terkejut mendengar jalan Manthatan. Mira berusaha menepis apa yang dipikirkan. Tapi bagaimana gadis ini mengetahui mimpi nya semalam. Dan tadi dia mengatakan apa. Terima kasih telah menyelamatkan nyawanya. Mira bingung tidak mungkin mimpinya bisa menjadi nyata.


"Apa maksud lo gue udah nyelamatin lo di jalan Manthatan ?" Tanya Mira tegas sembari menarik tangan siswi tersebut.


Melihat tangannya ditarik siswi tersebut berusaha melepaskannya. Tapi sialnya genggaman tangan Mira terlalu kuat.


"Apaan sih.. lepas ngak!" Ucap siswi tersebut sambil memberontak.


"Ngak akan pernah gue lepasin sebelum lo jelasin maksud lo tadi!" (Mira)


"Iya tapi lepas dulu "(Siswi tadi pagi)


"Dengar gue baik baik. Gue ngak akan pernah lepasin tangan lo sebelum lo jelasin semuanya dengan jelas. Paham!" Ucap Mira dengan tegas.


"Oke, oke gue jelasin " (Siswi tadi pagi)


"Jadi gini. Kemarin malam gue lagi jalan jalan di jembatan Manthatan. Nah waktu gue lagi ngeliat pemandangan tiba tiba lo dateng dan narik tangan gue sampe gue jatuh. Tapi ternyata disaat yang sama tiba tiba aja ada truk yang nabrak jembatan di tempat gue tadi. Terus setelah itu lo langsung berdiri dan tinggalin gue gitu aja. Nah Makanya gue ngasih uang itu ke lo buat bayar utang budi gue. Gimana jelas kan... " Ucap siswi tersebut menjelaskan.


"Eh... lepasin tangan gue. Gue kan udah ngejelasin semuanya" (Siswi tadi pagi)


"Hah.. iya" (Mira)


Tampa berlama lama Siswi tersebut langsung bergegas pergi meninggalkan Mira.


Melihat siswi tersebut pergi Mira bergegas masuk mobil dan pergi dari sekolah. Sepanjang perjalanan Mira terus berpikir tentang kejadian tadi.


"Ngak mungkin kan mimpi gue jadi nyata. Tapi pernyataan siswi tersebut mirip sama mimpi gue. sebenarnya gue ini kenapa sih" Pikir Mira.


Mira terus saja berpikir tentang mimpi semalam. Ia masih dengan jelas mengigat mimpi tersebut. Mira berusaha berpikir secara logika. Tapi mendengar pernyataan siswi tersebut Mira benar benar bingung.


Tapi kemudian Mira teringat sesuatu. Mira lansung memberhentikan mobilnya dan membuka ponselnya. Ia langsung mencari berita tentang kecelakaan di jalan Manthatan.


Mira menutup mulut tidak percaya. Ia menemukan artikel tentang kecelakaan di jalan Manthatan. Di artikel tersebut di jelaskan bahwa semalam di jalan Manthatan telah terjadi tabrakan dimana sebuah truk dengan kecepatan tinggi menabrak jembatan. Dan juga dijelaskan bahwa hampir saja seorang gadis menjadi korban dari kecelakaan tersebut.

__ADS_1


Mira benar benar tidak percaya. Bagaimana mungkin mimpinya menjadi nyata. Apa yang sebenarnya terjadi.


(DI RUMAH MIRA)


Sesampainya di rumah Mira langsung merebahkan diri di kasur empuk nya. Bayangan mimpi semalam menghantui pikirannya.


"Apakah mungkin mimpi bisa menjadi nyata"


pertanyaan itu memenuhi benaknya. Mira memejamkan matanya. Ia kemudian mendengar dengan jelas suara di sekitarnya. Suara angin yang menyapu dedaunan, Suara seseorang sedang memasak dan suara siraman air. Mira membuka mata.


"Sepertinya bukan hal aneh saja yang muncul. Kini telingaku bahkan bisa mendengar suara dengan sangat pelan" Ucap Mira merenung.


Mira berdiri dan berjalan ke arah jendela. Mira melihat pemandangan sekitar. Mira berpikir apa yang harus dilakukan nya. Apa ia harus menerima kenyataan atau justru mengabaikannya. Semua kejadian janggal ini mampu mengusik kehidupan Mira. Dimana niat awal melakukan nya agar Ia bisa menghilang kan trauma nya tapi malah membawanya ke dalam sesuatu hal yang janggal.


Dimulai dari mimpi, lalu bayangan seseorang yang ingin menusuk nya, lalu merasakan sakit yang luar biasa tampa alasan yang jelas dan kini mimpinya bisa menjadi kenyataan. Apa mungkin Mira akan mengalami sesuatu yang jauh lebih besar dari pada saat ini. Entahlah Mira tidak nyakin apa yang dipikirkan nya.


Mira kemudian memutuskan untuk berendam. Ia ingin mengistirahatkan otaknya.


Mira membuka pakaian dan berendam. Kali ini Mira benar benar merasa rileks. Mira memejamkan matanya menikmati sensasi ini.


"Apa yang terjadi ?"


Tapi kemudian tiba tiba ada sesuatu yang mencoba menenggelamkan kepala Mira. Mira berusaha memberontak dan berusaha untuk melawan. Tapi di saat detik detik terakhir Mira berhasil melawan.


Mira menarik napas dengan paksa. Ia melihat sekitar tapi tidak menemukan siapa pun. Mira benar benar ketakutan kali ini seperti nya mimpi tersebut ingin membunuhnya. Tapi kenapa, bukankah Ia tidak melakukan kesalahan. Apa maksud dari ini semua, kenapa mimpi ini seolah olah ingin membuat dirinya menderita. Mira hanyut dalam pikirannya.


Di tempat lain dengan situasi berbeda....


Terlihat seorang pemuda sedang memegang foto seseorang. Devan melihat foto seorang gadis dan lebih tepatnya adalah Mira. Ia selalu tersenyum setiap kali melihat foto Mira. Entah kenapa Devan tidak bisa berhenti memikirkan Mira. Mira dan Mira yang selalu ada di pikiran nya.


Tapi tiba tiba saja seseorang masuk ke kamar Devan. Dengan cepat Devan menyembunyikan foto Mira.


"Devan apa yang kamu lakukan. Kenapa belum bersiap siap, ayo cepatlah kita sebentar lagi akan keluar membicarakan perjodohan mu" Ucap seseorang yang tidak lain adalah Bunda Devan.

__ADS_1


"Iya Bunda... "Jawab Devan.


Devan sebenarnya sudah di jodohkan oleh keluarga nya dengan seorang gadis. Devan benar benar tidak ingin menjalani perjodohan ini. Jika saja bukan karena keadaan bundanya yang sakit Devan pasti sudah menolaknya.


Devan hanya bisa mencintai seorang gadis dan itu adalah Mira. Tapi yang bisa Devan lakukan sekarang adalah berpura pura menerima perjodohan ini. Tapi Devan berjanji suatu hari nanti Ia akan akan mengatakan yang sebenarnya tapi sebelum itu ada hal yang lebih penting. Yaitu mendapatkan cinta dari Mira.


Devan berjalan menuruni tangga. Ia benar benar mempesona. Dengan setelan jas Devan terlihat dewasa.


"Lihatlah Devan suamiku dia benar benar tampan." Ucap Bunda Devan memuji.


Kemudian Devan dan keluarga nya pergi. Mereka kemudian berhenti di sebuah restoran. Hari ini Devan dan keluarga nya akan membicarakan perjodohan Devan.


Ketika Devan dan keluarga nya masuk mereka di sambut hangat. Seorang wanita dewasa dan sekretaris nya. Wanita itu adalah kelurga yang akan menjodohkan Devan dengan putrinya.


"Maaf telah membuat mu menunggu lama " (Bunda Devan)


Kemudian Bunda Devan memgenalkan putranya kepada wanita tersebut.


"Halo tante nama saya Devan "Sapa Devan ramah.


"Iya tentu. Ya ampun kamu tampan sekali perkenalkan nama tante Vita" Sapa nya.


"Terima kasih tante Vita" (Devan)


"Sama sama. Putri tante pasti senang melihatmu" (Tante Vita)


"Oh iya dimana putrimu ?" (Bunda Devan)


"Ah maaf dia belum bisa hadir dikarenakan masih berada di luar negeri "( Tante Vita)


"Ah... baiklah tidak apa kita langsung bicarakan saja perjodohannya (Bunda Devan)


Keluarga Devan kemudian mulai membicarakan tentang perjodohan Devan.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


THANK YOU 💕💕💕


__ADS_2