KUTUKAN MIMPI

KUTUKAN MIMPI
#4.Mengusirku


__ADS_3

"Well, kuharap semua berjalan lebih mudah. " kalau begitu bangunlah!".


Sorot mata Dave berubah kelam. Aku tidak dapat membaca pikirannya.


Meski begitu aku dapat melihat dengan sangat jelas bahwa ia membenci ide itu.


"Kenapa kau mengusirku dari mimpiku sendiri?"


Ups, dia marah. Aku tersenyum seramah mungkin dan berusaha menenangkannya.



"bukan maksudku me ngusirmu,tapi...,


ah, sudahlah. Yang penting kau harus bangun . Sekarang!"


"Kenapa? Apakah aku akan mati jika tidak segera bangun?. Apakah kau akan menuntun ku ke akhirat.?"



Cara dia mengucapkan kata "kenapa?" mulai menggangguku, seolah aku telah merebut remote TV dan mengganti acara gulat favoritnya dengan siaran berita , atau seolah aku pengasuh yang menyuruhnya tidur siang.



Well, aku benci itu . Jika di dunia nyata, pastilah aku sudah lari meninggalkannya,


namun ini mimpi Dave. Aku tidak bisa pergi jika bocah itu tidak bangun.


"Sebenarnya ini bukan untukmu, tapi untukku."


Aku mengaku. kupukulkan telapak tanganku


pada sisik yang dulunya adalah kulit pahaku. Tidak terasa apa - apa. Aku mendesah.


" ini bukan aku."



Dave menatapku keheranan.

__ADS_1



"Aku bukan putri duyung."



Dave masih belum menangkap maksudku.


Yeah, mana mungkin aku mengatakan pada-


nya bahwa jika ia tidak segera bangun, aku tidak bisa pergi dari mimpinya.


jika akuterus berada dalam mimpinya


dengan wujud putri duyung, tubuhku di dunia nyata pun perlahan - lahan akan berubah menjadi putri duyung.


Penjelasan yang konyol. siapa yang akan percaya? Lebih baik aku mencoba cara lain.



"Daz, penasaran dengan bekas gigitan ini, kan ?"


Aku menunjuk cacat permanen pada kulit dadaku. bola mata Dave membesar, ku harap


bukan karena dadaku telanjang. Tidak terlalu terbuka ,sih, karena rambut putri panjang putri duyung selalu berhasil menutup bagian yang perlu di tutupi.


"Bekas gigitan ?" Dave sangat tertarik.


"benar"



"jika, itu asli ? bukan tato?"


"Gigitan T-rex. Aku mendapatkannya saat seumuran denganmu.


"bohong. Dinosaurus sudah musnah jutaan tahun yang lalu."


"Di dunia nyata memang iya, tapi di dunia mimpi tidak. apa saja bisa terjadi dalam dunia

__ADS_1


mimpi, bahkan aku pernah bertemu Casper dan ketiga pamannya yang jahil di dalam mimpi dosen sejarahku."


Aku selalu tersenyum geli bila mengingat kejadian itu. Kira - kira setengah tahun yang lalu, si kembar menyuruhku masuk ke mimpi Mr. Howard, dosen paling killer yang pernah ada. Awalnya , aku berencana untuk menakut- nakutinya, tapi malah aku yang ketakutan melihat Mr. Howard sangat tergila - gila pada Casper, bahkan ia berkhayal menjadi sahabat Casper yang juga seorang hantu. Hiii.....


"Dosen sejarah?" Dave semakin bingung.sepertinya aku terlalu bayak bicara.



" Sudahlah, bukankah kau ingin tahu tentang bekas gigitan ini ?"



Aku berusaha mengembalikan percakapan ke topik semula. Mata Dave berbinar - binar.



"Akan ku ceritakan besok ."



Binar mata itu meredup seketika .



"kenapa harus besok?"


"karena aku tidak bisa bercerita dalam wujud seperti ini." Tanganku menunjuk ke ekor duyung yang super besar .


"Kenapa?" lagi - lagi Dave menggunakan nada suara yang menjengkelkan itu,Tidak,


jangan lagi. Akj tidak punya waktu untuk membujuknya lagi dari awal.


Aku menegakkan tubuhku dan berusaha untuk duduk tegak,tapi ekor sialan itu tidak mau di ajak bekerja sama. Tubuh bagian atasku terbanting ke bumi karena kehilangan


keseimbangan.Jerir kesakitan meluncur dari bibirku tanpa dapat di tahan. Ekspresi wajah Dave sedikit melunak ,persis seperti yang ku butuhkan .


"kau lihat aku tidak bisa bergerak.akh butuh kaki. Besok aku akan datang lagi dengan kaki".


Dave tertawa. wajahnya yang elok terlihat bercahaya.

__ADS_1


__ADS_2