
"Terkadang pertanyaan tidak memiliki jawaban "(Fina)
"Hmm.. lagi sok bijak ya..." (Mira)
"Eh.. eh.. ee.."(Fina)
"Hahaha..." (Mira)
Mira tertawa dengan lepas. Kini dirinya merasa nyaman bersama Fina. Sungguh saat ini Mira sedang bahagia.
Fina melihat Mira dengan bahagia kini akhirnya Mira bisa tertawa lepas. Memang ketika berhasil meluapkan apa yang selama ini dipendam maka hati akan merasa tenang.
"Hmm... Fin gue mau nanya ?"(Mira)
"Tanya apa ?"(Fina)
"Kenapa lo bisa bermain kata kaya tadi? "(Mira)
"Ah... permainan kata. Gue juga ngak tau, seolah olah terjadi begitu saja. Gue juga ngak paham kenapa gue bisa bermain kata kaya tadi " (Fina)
"Oh.. gue ngerti... " (Mira)
"Hah gimana... " (Fina)
"Udahlah..." (Mira)
"Ck..ck.. ck.. " (Fina)
"Apaan sih !" (Mira)
Mereka tertawa dengan lepas dan bahagia tapi sayangnya mereka lupa akan satu hal.
"Hmm.. Kayanya gue dilupakan " (Kevin)
Kevin melihat kedua gadis tersebut. Ya mereka melupakan kalau ada Kevin disana bersama dengan mereka. Sungguh keterlaluan!
Kevin menghela napas panjang sampai sekarang kedua gadis itu tidak berhenti berbicara. Terkadang Kevin merasa heran bagaimana bisa mereka bertahan sejauh itu. Bahkan jika dibandingkan dengan berbicara lebih tepatnya mereka sedang bergosip.
"Sampai kapan mereka akan terus bergosip " (Kevin)
Kevin melihat jam dipergelangan tangan nya. Terlihat menunjukkan pukul 01.00 WIB. Dan ini sudah lewat jam tidurnya.
Disaat sedang asik asiknya Fina baru menyadari sesuatu.
"Eh tunggu Mir kayanya kita lupain sesuatu ?" Tanya Fina.
"Hah lupain sesuatu ?"(Mira)
Seketika mereka berdua melihat ke arah Kevin. Mereka baru sadar jika Kevin sudah menunggu sangat lama. Terlihat Kevin melambaikan tangannya.
Mira dan Fina saling berpandangan dan kemudian....
"Hahahaha... Ternyata kita lupain sesuatu " Tawa keduanya.
Kevin yang melihat Mira dan Fina tertawa hanya bisa menghela nafas melihat nya. Bayangkan seberapa bosan dan mengantuk Kevin menunggu.
"Akhirnya mereka sadar juga... " Lega Kevin.
Beberapa saat kemudian Mira dan Fina menghampiri Kevin. Terlihat Kevin sedang merasa kesal.
"Sudah puas ! " (Kevin)
__ADS_1
"Sangat puas... " (Fina)
"Hmm... (Mira)
Mira menatap Kevin tanda terima kasih. Jujur Mira merasa berhutang budi dengan Kevin. Tapi Mira tidak ingin menunjukkan nya. Biarlah Mira membalas dengan caranya.
"Sudah ayo masuk " Perintah Kevin.
Disaat Mereka akan masuk Mira melotot saat melihat sesuatu. Tidak lama Mira tertawa akan hal itu. Ternyata...
"Kev bagus banget sandalnya... " Puji Mira.
Kevin mengerutkan alisnya. Apa maksud Mira mengatakan hal itu. Ia kemudian melihat ke bawah. Kevin menunduk malu ternyata dia hanya memakai sandal jepit dan itupun beda sebelah.
Fina yang juga menyadari ikut tertawa. Bukankah ini adalah hal yang lucu. Seorang ketua osis yang galak, cuek dan dingin hanya memakai sandal jepit dan itupun beda sebelah.
Fina tentu tidak mau melewatkan kesempatan ini. Dengan cepat Fina memfoto Kevin.
"Cekrek... "
Kevin yang melihat kelakuan Fina menatap tajam. Tapi tidak lama tatapan nya kalah dengan Mira yang juga ikut menatap tajam ke arah Kevin.
"Apa! "Ketus Mira.
"Tidak ada " Pasrah Kevin.
Fina yang melihat nya hanya bisa cekikikan tidak jelas. Seperti nya Kevin menyukai Mira. Dan dia memiliki ide akan hal itu.
"Akhirnya jodoh si tomboi ketemu juga "
Fina tersenyum dengan misterius. Ia sedang memikirkan ide gila. Bagaimana pun ini adalah suatu keajaiban yang tidak boleh disia siakan.
Tapi...
"Menarik... "
Keesokan harinya....
Terlihat Mira sedang menyantap sarapan nya. Hari ini dia merasa senang. Karena mulai sekarang dirinya memiliki seseorang yang peduli dan akan selalu ada untuk nya.
"Terima kasih... "
Di sekolah...
Mira berjalan menuju kelasnya tapi entah kenapa Mira merasa kalau diri tengah ditatap banyak orang. Seolah olah mereka sedang membicarakan Mira. Tidak lama kemudian Mira mendengar sesuatu.
"Eh.. itu bukannya Mira ya. Kok bisa sih siswi berpenampilan biasa kaya gitu bisa jadi pacar Kevin seorang ketua osis yang gateng. Mana itu siswi tomboi lagi " Ucap salah seorang siswa siswi.
Mira yang mendengar nya sontak saja terkejut. Dirinya berpacaran dengan Kevin tentu saja tidak mungkin. Bagaimana caranya lagipula dia tidak dekat dengan Kevin.
"Mira bergegas mengambil ponsel nya dan mengecek grup sekolah. Mira kaget bukan main ada sebuah foto dimana terlihat Kevin tengah memgengam tangannya.
"Hah.. kok bisa sih ada foto kaya gini. Bukannya ini kejadian semalam. Siapa yang berani ngambil foto kaya gini. gue harus cari tahu! " Batin Mira.
Mira langsung berlari dengan cepat ke kelasnya. Sesampainya disana terlihat Fina dan Kevin sedang menunggunya tidak terkecuali Devan.
Mira masuk dan kemudian menghampiri Kevin lalu...
BUG...
Mira memukul kaki kevin dengan keras. Terlihat Kevin memegang kakinya yang terasa sakit.
__ADS_1
"BODOH BAGAIMANA BISA ADA FOTO SEPERTI ITU. INI PASTI ULAHMU BUKAN. KATAKAN YANG SEBENARNYA. JANGAN BERPURA PURA TIDAK TAHU. HAH... BAGAIMANA BISA SUNGGUH MENJENGKELKAN...!!! " Kesal Mira.
Bagaimana tidak karena hal ini pasti akan mengusik kehidupannya yang tenang di sekolah.
"Astaga cobaan apa ini... "
Mira kemudian memperlihatkan ekspresi cemberut nya. Ia membayangkan kehidupan tenang nya yang kini mulai menghilang.
Kevin yang melihatnya hanya menatap Mira.
"Hah imutnya... " Batin Kevin.
Melihat ekspresi Mira seperti itu malah membuat Kevin tertawa. Hal itu justru menjadi kejutan untuk semua orang. Bagaimana mana tidak seorang ketua osis yang terkenal cuek, dingin, dan datar kini sedang tertawa. Tidak terkecuali Fina.
Mira hanya melihat Kevin dengan kesal di saat seperti ini Kevin justru tertawa. Apa dia tidak mengerti dengan kejadian seperti ini akan membuat masalah bagi mereka berdua.
" Sudah cukup " (Mira)
"Oke, oke fine... " (Kevin)
"Hah... tampannya... " (Fina)
"Sekarang coba jelaskan semua ini " (Mira)
"Maksudnya ?" (Kevin)
"Apa ini ulah lo ?" (Mira)
"Tentu saja tidak " (Kevin)
"Sungguh... " (Mira)
"Hmm... " (Kevin)
"jika begitu. Fina... " (Mira)
"Apa.. Enggak mungkin " (Fina)
"Masa.. " (Mira)
"Iya.. " (Fina)
"Jika begitu siapa pelakunya ?" (Mira)
"Entahlah... " (Kevin)
Mereka bertiga sedang bingung. Bagaimana bisa seseorang mendapatkan foto itu. Dan jika begitu artinya selama ini ada yang diam diam mengawasi mereka. Tapi pertanyaan nya siapa dan kepada siapa.
Sementara itu Devan melihat Kevin dengan tatapan benci. Apalagi melihat sikap Mira tadi seolah olah mereka dekat semakin membuat nya merasa jengkel.
"Awas lo Kevin Derdirio !"
Kini Mira merasa penasaran dengan orang ini. Bagaimana tidak dirinya tidak menyadari bahwa dia sedang diawasi. Dan apa alasan orang ini melakukan hal seperti ini.
Apa tujuannya. Apa maksud nya. Siapakah dalang di balik semua ini.
Disaat mereka sedang berpikir tiba tiba datang seseorang.
"Akulah pelakunya... "
BERSAMBUNG...
__ADS_1
THANK YOU 💕💕💕