KUTUKAN MIMPI

KUTUKAN MIMPI
Episode 37 Tingkah lucu Ami


__ADS_3

Beberapa hari kemudian...


"Bisakah kamu berhenti mengikutiku...!" ucap Mira yang mulai merasa kesal.


Bagaimana tidak, Kevin terus saja membuntuti Ia kemanapun pergi. Mira tidak habis pikir apa sebenarnya yang diinginkan oleh orang ini.


"Stop...! "


Mira sudah benar benar tidak bisa menahannya lagi, kini dia berbalik dan...


Brak...


"Eh... "


Untuk seperkian detik Mira merasa dirinya berbeda. Entah kenapa tiba tiba saja kini dirinya malah sedang berperlukan dengan orang ini.


"Tunggu dulu... "


Plak...


"Adududuh....sakit... " ujar Kevin memegang lututnya.


"Bodo amat...! "Ucap Mira bergegas pergi.


Mira benar benar merasa kesal, bagaimana bisa hal seperti itu bisa terjadi. Pipinya kini memerah, Ia berhenti sejenak, kemudian memengang pipinya yang kini malah terasa panas.


"Tunggu dulu... apa ini ? mana mungkin bisa terjadi, apa aku sudah gila bagaimana mungkin jantungku bisa berdebar sekecang ini, mustahil... aku tidak mungkin menyukai nya, Ini hanya karena diriku terkejut saja, benar diriku hanya terkejut... " Batin Mira.


Sementara itu Kevin melihat Mira dengan terheran heran. Dapat dilihat Mira seperti berbicara sendiri dan mengurutu seperti orang gila, dan kini malah menepuk nepuk pipinya dengan keras.


Kevin tersenyum dan mengeleng gelengkan kepala melihat tingkah Mira yang ada ada saja.


"Kamu benar benar aneh, Ami... "


"Hei... hentikan nanti pipimu bisa terluka, maaf jika kamu merasa terganggu dengan tingkah lakuku, hanya saja hanya kamu temanku saat ini, jujur saja sulit bagiku untuk bisa berteman dengan orang lain, hah...sungguh memalukan... " jelas Kevin.


Mira yang mendengar nya hanya bisa mengangkat alisnya. Jika Kevin seorang pemalu kenapa saat itu dia bisa dengan pedenya berkenalan dengannya.


"Apa kamu bercanda... lalu bagaimana caramu berkenalan denganku ?" Tanya Mira.


"Ah... mungkin karena matamu, saat pertama yang kulihat darimu adalah mata milikmu, mata yang terasa hampa seolah tidak memiliki kehidupan " (Kevin)


"Aku tidak paham maksudmu... " (Mira)


"Jika begitu, tidak perlu dipahami... " (Kevin)


"Hah...? " (Mira)


"Sudahlah tidak perlu dipikirkan " ucap Kevin lalu menarik tangan Mira pergi.


Tanpa berbasa basi Kevin menarik tangan Mira dengan cepat. Mira yang melihatnya hanya bisa melihat tanpa ekspresi. Ada sihir tersendiri setiap kali melihatnya.

__ADS_1


"Apa arti perasaan ini... "


❤❤❤❤


Sepulang sekolah....


Mira berjalan menuju gerbang keluar bersama dengan sahabatnya. Fina namanya, hanya dia sahabatnya.


" Ami tunggu...! " ucap seseorang.


Mira yang mendengarnya langsung berbalik, terlihat orang itu adalah Kevin. Sedangkan Fina yang melihatnya hanya bisa tersenyum.


"Maaf membuatmu menunggu, hanya saja apa besok kamu mau menjadi pasanganku untuk perayaan nanti " Tanya Kevin.


"Kenapa aku ?" tanya Mira balik.


"Karena hanya kamu temanku, lagipula aku nyakin kamu juga belum mendapatkan pasangan, bukan... " (Kevin)


"Bagaimana jika kamu salah, bagaimana jika ternyata aku sudah mendapatkan pasangan ?" (Mira)


"Itu tidak mungkin, karena aku mengenal Ami " (Kevin)


Entah kenapa mendengar kata kata Kevin membuat Mira tersipu. Pipinya kini memerah merona, jantungnya juga berdebar dengan kencang. Mira menggenggam tangannya dengan erat.


"Baiklah... "jawab Mira dengan lirih.


Kevin yang mendengar nya menjadi senang, terlihat Kevin menunjukkan senyuman nya, senyuman yang begitu manis.


"Baiklah sampai jumpa, Ami... " pamit Kevin pergi.


Mira tidak bisa membalas nya, entah kenapa jantungnya berdetak begitu kencang.


"Apa ini yang dinamakan jatuh cinta... "


Mira menepuk nepukan pipinya dengan kuat. Fina yang melihat sahabatnya segera menghentikan.


"Sudah cukup nanti pipimu malah semakin bertambah merah " ucapnya.


"Ini tidak seperti apa yang kamu bayangkan, kami hanya saling kenal tidak lebih, lagipula dia juga hanya menganggap ku sebagai seorang teman biasa... " sanggah Mira.


"Lalu jelaskan kenapa dia memanggilmu dengan nama Ami, bukankah itu terdengar sangat manis... " Goda Fina.


Mira yang mendengar nya langsung pergi begitu saja meninggalkan Fina. Fina yang melihatnya hanya bisa tersenyum sembari menggeleng gelengkan kepala.


"Kamu pasti sudah menyadarinya... "


❤❤❤❤


Dirumah Mira.....


Sesampainya di rumah Mira langsung membaringkan diri di kasur. Mira menyentuh dadanya yang masih berdebar.

__ADS_1


Entah kenapa jantungnya kini berdetak sangat cepat setiap kali melihat Kevin.


"Kenapa jantungku berdetak dengan sangat cepat, kenapa pipiku memerah, apa ini yang disebut jatuh cinta kepada seseorang, apa mungkin karena kevin hal ini terjadi..."


Mira menutup matanya membayangkan saat saat bersama Kevin.


"Sepertinya aku benar benar jatuh cinta kepadanya, tapi kini apa yang harus kulakukan, apa aku utarakan atau justru kupendam saja, bagaimana cara mengatasi nya, hah... "


"Jatuh cinta benar benar merepotkan, bahkah kini aku justru mempermasalahkan sesuatu yang sepele, tapi kini aku benar benar memikirkan nya... "


"Setiap bertemu, kenangan itu dan senyuman itu mampu membuat jantungku berdebar, tanpa aba aba dia menyusup masuk, tanpa peringatan dia memenuhi benakku, kini apa yang tengah dilakukan penyusup itu... "


"Apakah dia juga memikirkanku, apa dia juga memiliki perasaan yang sama seperti ku, apa dia juga sama sepertiku... "


"Entahlah aku hanya bisa berharap... "


Kini Mira larut dalam lamunannya, memikirkan seseorang yang mungkin tidak memikirkankannya kembali.


❤❤❤❤


Hari ini adalah hari dimana acara dimulai, semua orang terlihat memakai pakaian terbaik. Tapi sayangnya tidak dengan Mira.


"Sayang...apa kamu nyakin hanya memakai pakaian biasa saja, mama bisa mendandanimu dan memilihkan pakaian untukmu hinga semua mata memandang kagum ke arah mu " ujar mamah Vira.


"Tidak perlu, lagipula aku benci perhatian orang ramai " jawab Mira dengan datar.


"Ah....baiklah.... mama paham, jika begitu sampai jumpa, nanti akan mama jemput kembali... " pamit mama Vira.


"Hmm..... "balas Mira.


Mama Vira yang melihatnya hanya bisa tersenyum paksa. Ia berpikir saat mengandung Mira dirinya makan apa sehingga anaknya bisa memiliki sikap dingin seperti es.


"Apa selama ngidam aku salah makan, kenapa anakku bisa sedingin ini, astaga bagaimana jika dengan sifat seperti ini dia malah tidak mendapatkan teman, atau justru malah dimusuhi, tunggu, memangnya ada yang berani mengganggu ni anak yang ada Mira yang justru menghajar mereka, hah... tahun itu Mira benar benar mengerikan...! "


Mama Vira merasa ketakutan jika mengingat tahun lalu, tahun itu Mira benar benar mengerikan.


❤❤❤❤


Setelah mamanya pergi Mira berjalan ke kelas, disana Kevin pasti sudah menunggu. Tapi kemudian Mira menghentikan langkahnya.


"Oke, tenang tarik napas buang, jangan merasa gugup kamu hanya harus bertemu, berinteraksi dan berbicara saja dengannya, oke... jangtung jangan berdetak terlalu keras, oke baiklah semangat...!"


Mira kembali berjalan, dirinya sudah siap dengan apa yang akan terjadi. Sesampainya di kelas Mira dikejutkan dengan Kevin yang tiba tiba menarik tangannya.


"Eh... tunggu..."


Kini Mira berada di dalam pelukan Kevin, Mira memejamkan matanya berkali kali, dia...


"Astaga bagaimana ini...! "


BERSAMBUNG....

__ADS_1


THANK YOU 💕💕💕


__ADS_2