KUTUKAN MIMPI

KUTUKAN MIMPI
EPISODE 22 ARTI KESEDIHAN


__ADS_3

Mira membuka mata. Kini tangisnya sudah tidak terbendung. Mira menumpahkan semua. Sungguh hati Mira merasakan sakit yang luar biasa. Kenangan itu, kekecewaan yang mendalam dan rasa bersalah yang selalu saja menghantui nya.


Mira ingin ini semua berakhir tapi, bagaimana cara nya. Apakah ini memang sudah menjadi takdirnya. Apakah ini adalah kutukan baginya.


Mira menangis dalam diam. Tapi tidak dengan air matanya yang mengalir. Mira menangis tanpa mengeluarkan suara.


Seakan takdir mengatakan ini adalah kutukan dalam hidupmu. Mira memeluk dirinya kini dia kembali terjatuh. Tidak akan pernah ada jalan keluar baginya.


Dan itu adalah selamanya.


Tanpa Mira sadari ada beberapa orang yang melihat dirinya. Fina, Devan dan kevin tengah melihat dirinya menangis. Semua orang begitu terkejut dengan apa yang mereka lihat.


Mira seorang yang dikenal cuek dan licik kini tengah menangis.


Mira memukul dadanya yang terasa sakit. Rasa sakit yang begitu mendalam. Mira sudah tidak kuat lagi. Dia merasa semakin dirinya berusaha bangkit maka di saat itu juga dia akan merasakan sakit yang jauh lebih menyakitkan.


Fina menghampiri Mira dan memeluknya. Mira yang dipeluk terkejut. Tanpa dia sadari dirinya tengah di lihat orang lain dan Mira membenci hal itu.


Mira sangat membenci jika dia menunjukkan kelemahan nya kepada orang lain.


"Keluar " Perintah Mira.


Fina yang mendengarnya hanya bisa pasrah. Percuma membalas pasti Mira tidak akan pernah mau. Selama ini Mira selalu menyembunyikan kesedihan nya dari orang lain. Termasuk dirinya.


Fina kemudian mengajak Devan dan Kevin pergi meninggalkan Mira. Awalnya mereka menolak tapi karena Fina memohon akhirnya mereka berdua menurut. Fina kemudian pergi meninggalkan Mira.


Mira menatap kepergian mereka. Walupun Mira yang meminta tapi entah kenapa hatinya berkata tolong temani aku.


Mira tertawa dalam tangisnya. Bukankah dirinya ini aneh. Dia sendiri yang meminta tapi dia juga yang menolak.


Mira benar benar larut dalam kesedihan nya. Tangisnya kini pecah. Mira mengeratkan pelukannya berusaha untuk tegar tapi Mira hanya manusia biasa.

__ADS_1


Dan pasti ada saat dirinya tidak kuat lagi menahan semua beban ini. Mira hanyut dalam kesedihan nya.


"Kenapa aku begitu lemah... "


Terlihat Kevin bersandar di dinding. Kevin sangat terkejut dengan apa yang telah dilihat olehnya. Kevin mengingat dengan jelas Mira menangis. Air mata yang mengalir tapi tidak terdengar suara sama sekali.


"Menangis dalam diam " Batin Kevin.


Mira menangis dalam diam dan Kevin nyakin itu. Kerena...


Kevin juga melakukan nya. Bahkan selalu melakukan nya. Tidak ada tempat untuk bersandar dikala sedih. Semua terasa hampa dan gelap gulita. Hanya ada kesedihan.


Hal yang paling menyakitkan di dunia ini.


Kevin melihat Fina. Terlihat Fina sedang duduk tertunduk. Devan yang terlihat berusaha masuk tapi tidak bisa dia lakukan.


Terlihat Fina juga tengah menangis seakan turut merasakan apa yang dirasakan oleh Mira.


Sama halnya dengan Devan dia memperhatikan mereka berdua.


"Ada apa dengan Mira " (Kevin)


"Entahlah... " (Fina)


"Bohong " (Kevin)


"Memang apa yang ingin kamu dengar ?" (Fina)


"Katakan yang sebenarnya " (Kevin)


"Sudah kukatakan " (Fina)

__ADS_1


"Berhenti bermain kata " (Kevin)


"Aku tidak melakukannya " (Fina)


"Fina " (Kevin)


"Kevin aku juga tidak tahu apa yang terjadi. Dia selalu melakukan ini. Tiba tiba tertawa dan tiba tiba menangis. Tidak ada yang bisa dilakukan kecuali hanya melihat " (Fina)


"Bukankah kamu sahabatnya " (Kevin)


"Aku memang sahabatnya. Tapi, aku bukan dirinya. Sekeras apa pun aku memahami dirinya. Pada akhirnya aku tidak mengetahui apa pun tentangnya " (Fina)


"Lalu apa yang harus dilakukan ?" (Kevin)


"Tidak ada " (Fina)


"Fina... " (Kevin)


"Aku pergi... " (Fina)


Setelah mengatakan hal itu Fina beranjak pergi meninggalkan Kevin dan Devan. Mereka semua larut dalam pikirannya.


Tapi...


Fina kemudian berbalik dan mengatakan.


"Terkadang luka dibutuhkan agar menjadi kuat. Dan terkadang luka bisa menjadi obat. Tidak ada jawaban untuk pertanyaan ini. Kerena pada dasarnya manusia merasa nyaman akan kesedihan yang dialami. Memang terasa aneh mendengar nya. Tapi ini adalah kenyataan yang sebenarnya. Hanya saja manusia tidak menyadari nya "


Fina berjalan meninggalkan semuanya.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


THANK YOU 💕💕💕


__ADS_2