KUTUKAN MIMPI

KUTUKAN MIMPI
Episode 36 Pertemuan awal yang manis


__ADS_3

Flasback pertemuan awal yang manis...


"Baiklah kini aku akan menjalani kehidupan yang baru, selamat datang Kevin Derdirio... "


Ia tersenyum karena kini dirinya memasuki kehidupan yang baru, kehidupan sebagai anak SMA. Ia menggenggam tangannya dengan erat, Kini dirinya sudah merasa siap.


"Baiklah, ayo mulai...! "


Tapi kemudian dirinya bertemu dengan seseorang, seseorang terasa begitu hampa.


Mata itu tanpa sengaja melakukan kontak mata untuk sesaat. Sapuan angin yang menyapu rambutnya membuatnya terlihat seperti musim semi yang manis.


"Siapakah dirinya... "


Kevin dapat melihatnya dengan jelas. Untuk pertama kali dalam hidupnya Ia melihat mata yang begitu hampa, seolah tidak memiliki kehidupan.


Kevin berhenti sejenak, gadis itu mampu menarik perhatiannya. Entah kenapa ada sesuatu yang begitu asing, tapi entahlah Kevin tidak mengerti.


Kevin menyemangati dirinya, baiklah Ia akan mulai dari sini, dari seseorang yang hampa.


"Hai... namaku Kevin Derdirio, salam kenal...! " Ucapnya sambil tersenyum.


"Astaga rasanya begitu canggung... "


"Hmm...? "


Kevin memperhatikan wajah nya dengan seksama, ternyata benar. Gadis ini memiliki mata begitu terasa hampa. Mata yang tidak menunjukkan apa pun.


"Hentikan...apa yang kamu inginkan dariku, menjauhlah...! ucap gadis itu dengan sedikit ketus.


"Ada apa dengan orang ini...? "


Ia melangkahkan pergi meninggalkan Kevin, tidak ada sama sekali rasa senang dalam dirinya.


"Kenapa dia merasa senang...?"


Kevin memiringkan kepalanya sebelah, astaga apa yang dilakukan dirinya begitu memalukan. Kevin menepuk dahinya mengingat hal tadi. Bagaimana bisa dirinya meminta berkenalan dengan cara seperti itu.


"Benar benar memalukan... "


❤❤❤❤


Semua orang memandangnya dengan tatapan kagum, dia berjalan dengan begitu santainya. Kevin mengibaskan rambutnya dengan keren. Sesampainya di kelas dirinya dikejutkan dengan sebuah kenyataan.


"Gadis itu ada disini... "


Dengan cepat Ia menghampiri meja gadis tersebut, terlihat dia sedang memandang ke arah jendela. Sapuan angin yang menyapu wajahnya membuatnya begitu indah.

__ADS_1


"Sungguh pertemuan awal yang manis... "


"Hei... ternyata kamu berada di kelas ini... " ucap Kevin menyapa.


Tapi sayangnya gadis tersebut diam saja tidak menjawab. Gadis itu terus saja menatap ke arah jendela, bahkan ketika Kevin memanjukan wajahnya dia benar benar sama sekali tidak berkutik.


Fiuh...


Gadis itu memejamkan matanya sejenak menikmati sapuan dari Kevin. Akhirnya gadis itu mau menatap Kevin, kini kedua mata itu kembali melakukan kontak mata.


"Apa yang kamu lakukan...?" tanya gadis itu dengan datar.


"Apa yang sebenarnya orang ini inginkan... "


"Namaku Kevin Derdirio, salam kenal " (Kevin)


"Hmm... "


"Jika begitu siapa namamu ? (Kevin)


"Namaku... Amiradian " (Mira)


"Baiklah jika begitu aku akan memanggilmu dengan nama Ami... " (Kevin)


"Apa...? "(Mira)


"Terserah... " (Mira)


Kevin tersenyum dengan manis, senyuman yang selalu menjadi ciri khasnya. Ia memilih duduk disamping Mira. Kini Kevin akan memanggil gadis pemilik mata hampa itu dengan panggilan Ami.


❤❤❤❤


Tring.....


Semua orang berhamburan ke luar kelas. Karena hari ini adalah hari pertama masuk maka tidak ada jadwal kegiatan belajar, semua orang bebas ke mana saja.


Walaupun begitu poster kampanye klub klub eskul bersebaran memenuhi mading sekolah. Semua orang memperhatikan, rata rata mereka masuk karena hanya ingin mendapatkan teman baru.


Kevin mengambil salah satu poster, poster yang berisi pendaftaran anggota osis. Ia membacanya dengan teliti, poster itu bisa membawanya menuju puncak.


Tapi kemudian...


Hap....


Kevin menangkap tangan seseorang dengan tiba tiba. Amiradian adalah orang nya, dia menatap Kevin dengan tatapan datar.


"Tatapan itu... "

__ADS_1


"Ami...ternyata kamu disini " ucap Kevin sembari memegang tangan Mira.


"Apa mau mu...?" tanya mira dengan datar.


Mira melihat tangan Kevin dengan tajam, berani beraninya orang ini menyentuh tangan nya. Kevin yang menyadari nya merasa risih.


"Tatapan orang ini benar benar... "


Ada apa...? "tanya Kevin dengan polosnya.


"Lepaskan...! "ucap Mira.


"Ah... maaf Ami, aku tidak bermaksud apa apa " jawab Kevin.


"Hei berhenti memanggilku dengan nama Ami... " kata Mira dengan lirih.


"Eh... kenapa ?" Tanya Kevin.


"Karena tidak ada yang memanggiku dengan nama itu... " (Mira)


"Jika begitu, bukankah kini sudah ada yaitu aku " (Kevin)


"Kenapa...? " (Mira)


"Karena yang pertama kulihat darimu adalah mata yang hampa, oleh karena itu aku memanggil mu dengan nama Ami " (Kevin)


"Aku tidak mengerti " (Mira)


"Jangan tanyakan alasannya apa, aku sendiripun tidak tahu tapi saat pertama yang kulihat darimu hanya mata milikmu " (Kevin)


"Mata yang hampa..."


"Kamu benar benar orang yang aneh " (Mira)


"Kamu benar sekali... jika begitu mari ke kantin bersama " Ajak Kevin.


"Kenapa...? " (Mira)


"Karena mulai sekarang kamu menjadi temanku "


Kevin mengatakan nya sambil tersenyum, senyuman yang begitu manis. Sehingga terlalu manis untuk terjadi, seperti bukan aslinya, hanya seperti ilusi semata.


"Tapi kamu bukan temanku... "


BERSAMBUNG....


THANK YOU 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2