KUTUKAN MIMPI

KUTUKAN MIMPI
EPISODE 12 BERKENCAN


__ADS_3

Ke esokan harinya di sekolah....


Mira berjalan menuju ruangan kepala sekolah. Ia sedang mengantarkan dokumen. Setelah selesai mengantarkan dokumen. Mira berjalan berniat kembali ke kelasnya.


Saat melewati ruangan olahraga Mira mendengar kegaduhan. Saat Mira masuk dan memeriksa dia melihat ada seorang siswi yang tengah terlibat pertengkaran dengan beberapa siswi lainnya.


Saat Mira memperhatikan Mira mengenali seorang siswi yang terlibat pertengkaran adalah siswi yang pernah menarik tangannya saat itu.


Terlihat suasana semakin riuh. Mereka saling menjambak satu sama lain. Bahkan beberapa orang justru meneriaki mereka bukannya menghentikan mereka.


Tapi kemudian aksi mereka terhenti saat ketua osis datang. Ketua osis tersebut langsung menghentikan pertengkaran dan membubarkan para siswa dan siswi.


Kemudian siswi tersebut berjalan pergi tapi tidak sengaja Mira berpapasan dengan siswi tersebut. Mira tampak sedikit terkejut karena siswi tersebut tengah menangis


Mira penasaran apa yang terjadi dengan siswi tersebut. Tapi Mira tidak sengaja mendengar desas desus tentang siswi tersebut. Bahwa siswi tersebut adalah pembuat onar. Tapi kemudian Mira melupakan kejadian tadi. Ia tidak mau ambil pusing. Lagi pula selama itu bukan urusan nya Mira tidak akan pernah peduli. Karena yang terpenting bagi saat ini adalah Ia harus memikirkan bagaimana cara menjauhkan Fina dari Devan.


Saat ini itu adalah prioritas utama Mira.


Sesampainya di kelas Mira dikejutkan oleh Fina. Tapi tampa terduga Fina memeluk Mira. Mira langsung saja melepaskan pelukan Fina.


"Ih... lepas, jijik tau ngak, di peluk sama monyet" Sindir Mira.


Tapi sayangnya Fina tidak peduli dan malah mengeratkan pelukannya.


"Bodo amat. Gue ngak peduli " Jawab Fina tidak peduli.


"Lo kenapa sih tiba tiba main peluk " Tanya Mira.


Fina melepaskan pelukannya dan kemudian berterimakasih kepada Mira.


"Makasih ya "


Mira semakin heran dengan sikap Fina. Tadi memeluknya dan sekarang malah berterima kasih. Apa yang sebenarnya terjadi.


"Lo kenapa sih ? hah.. jangan jangan lo kena santet online " (Mira)


"Apaan sih gue itu lagi seneng makanya gue berterima kasih sama lo " (Fina)


"Oh... sama sama. Tapi btw buat apa ?" (Mira)


"Makasih ya soalnya lo udah nyuruh Devan buat ngajak gue ke bioskop " (Fina)


DEG...


Mira panik. Apa maksud Fina. Ia tidak pernah menyuruh Devan untuk mengajak Fina menonton bioskop. Mira menyadari bahwa ini adalah rencana Devan. Mira takut jika Devan nantinya akan menyakiti Fina.

__ADS_1


"Fin sebaiknya lo... "


Tapi tiba tiba Devan masuk. Mira yang tadinya ingin menyampaikan sesuatu kepada Fina mengurungkan niatnya. Apalagi ketika melihat ekspresi wajah Fina yang senang.


Mira benar benar jengkel melihat Devan yang telah memperalat Fina hanya untuk mendapatkan dirinya. Ternyata wajah lugunya menyembunyikan kebusukan.


"Hai Mir " Sapa Devan dengan Ramah.


"Hai Juga " Sapa kembali Mira dengan tersenyum. Tapi semyuman yang terpaksa.


Saat ini Mira terpaksa harus berpura pura baik kepada Devan di depan Fina.


"Fina aku boleh minta tolong ngak " (Devan)


Fina yang dimintai tolong oleh Devan tentu saja senang.


"Iya boleh kok. Mau minta tolong apa ?" (Fina)


"Tolong beliin aku minuman ya" (Devan)


Devan kemudian memberi uang kepada Fina.


"Iya boleh tunggu bentar ya " Ucap Fina kemudian bergegas pergi meninggalkan Mira dan Devan berdua.


"Hah... lo pintar juga ya memperalat Fina. Lo bener bener licik "(Mira)


Mira berusaha berbicara pelan walaupun saat ini Ia ingin sekali memaki Devan.


"Ya gimana ya... sayangnya sahabat lo itu bodoh" (Devan)


"Apa maksud lo ngajak Fina nonton bioskop ?" (Mira)


"Ngak ada kok cuma lagi jinakin hewan " (Devan)


Mira benar benar muak mendengar setiap perkataan Devan.


"Gue peringatin lo Jangan pernah berani berani melukai Fina "(Mira)


"Tenang aja gue ngak bakal melukai sahabat orang yang gue cintai tapi ngak tau kalo di dalam " (Devan)


"Berani lo.... "


"Kalian lagi bicara apa sih ?" Tanya Fina tiba tiba saja.


"Ngak ada kok " Jawab Devan sambil tersenyum.

__ADS_1


Menurut orang lain mungkin semyuman Devan adalah semyuman malaikat tapi tidak dengan Mira. Semyuman itu adalah semyum iblis. Tidak terhitung berapa makna di baliknya.


(SEPULANG SEKOLAH)


Mira berjalan mendekati Fina. Ia kemudian berbicara kepada Fina tentang sesuatu.


"Fin tunggu " (Mira)


"Apa sih mir... lo tau kan gue lagi buru buru. Gue ini harus ke salon ,terus beli baju, dandan dan masih banyak lainnya. Gue ngak mau malu maluin " (Fina)


"Ini " Ucap Mira sembari memberi sesuatu.


Mira memberikan sebuah pita berwarna putih kepada Fina. Fina jelas bingung apa maksud nya. Tumben sekali Mira memberikan benda seperti ini.


"Buat apa " (Fina)


"Ya buat lo" (Mira)


"Ya iya tau tapi buat apa " (Fina)


"Buat lo pake nanti waktu ke bioskop " (Mira)


"Ya ampun ngak usah gue maunya dipilih sendiri sama gue. Kan gue ngak tau cocok apa ngak di baju gue nanti" (Fina)


"Cerewet lo. Tinggal pake. Ini hadiah buat lo supaya lo bisa sukses ngedate sama Devan. Lagian gue jamin ini pita pasti cocok sama baju lo nanti " (Mira)


"Ah...Iya deh nanti gue pake. Lo baik banget " (Fina)


"Hmm.." (Mira)


"Yaudah dah.. "(Fina)


Mira memberikan pita itu sebenarnya untuk berjaga jaga. Di pita itu terpasang perekam suara dan GPS. Bagaimana pun Mira tidak bisa membiarkan Fina bersama Devan tampa pengawasan. Devan sangatlah licik. Mira harus sangat berhati hati.


(DI RUMAH MIRA)


Mira tengah memainkan laptopnya. Ia sedang mencari tahu tentang identitas asli Devan. Mira adalah seorang peretas handal. Sudah banyak data yang di retas olehnya. Tapi ternyata ini jauh lebih sulit dibandingkan dugaaan Mira. Walaupun Mira sudah berhasil menemukan data pribadi Devan. Ternyata sangat sulit untuk melewati keamanannya.


Sudah berjam jam Mira meretas keamanan tapi belum kunjung selesai. Saat Mira sedang meretas. Tiba tiba saja kepala nya merasakan sakit yang luar biasa. Seolah olah tengah di tusuk. Mira berdiri dan berjalan tapi kemudian Mira ambruk. Penglihatannya mulai memudar.


"Gelap.... "


BERSAMBUNG....


THANK YOU 💕💕💕

__ADS_1


__ADS_2