
Asik bermain dan berjalan mengitari area Dunia Fantasi. Tiba-tiba aku di sapa oleh dua wanita seumuran ku lah. Ya Lebih tepatnya di hentikan.
"April kan? Anak Ipa B di smanda." kata salah satu dari mereka.
Aku dan Om Sammy kompak saling melirik.
"Iya. Siapa ya? Maaf saya pelupa orangnya. Kadang ingat wajah saja tanpa nama." Jujur April memang tidak asing dengan wajah kedua orang tersebut.
Mereka tersenyum.
"Wajar, kita tidak satu kelas hanya satu sekolah. Cuman ya siapa yang tidak kenal April wakil osis angkatan itu." jawabnya sambil terseyum
Aku pun hanya membalas dengan senyuman.
"Maaf mengganggu ya Pril, aku kerja di salah satu agensi majalah online kota. Dari tadi keliling cari pasangan yang mau di wawancara sedikit. Boleh minta waktu sebentar untuk wawancara dan foto?" lanjutnya.
Aku sedikit terkejut, namun beberapa detik kemudian mataku berbinar dan dengan cepat ku jawab permintaan mereka dengan anggukan kepala. Ketika Om Sammy ingin melakukan aksi protes, aku segera menyenggol perutnya dan berbisik 'iseng om lumayan masuk majalah kota' Om Sammy tersenyum lalu menyetujui permintaanku.
"Boleh," jawabku ramah.
Kemudian Om Sammy melingkarkan sebelah tangannya ke bahuku, layaknya sepasang kekasih sungguhan.
Aku tersenyum senang. TUHAN!
"jadi kalau boleh tahu sudah berapa lama kalian berpacaran?" tanyanya
"Baru dua bulan." jawabku asal.
Om Sammy mengangguk lalu tersenyum. Rangkulan pada pundakku semakin erat.
Aku tertawa menikmati 'sandiwara' ini.
...••••••••••••• ...
__ADS_1
Kulemparkan tubuhku ke atas ranjang. Jalan-jalan seharian menikmati semua wahana yang menantang nyali sama sekali tidak membuat ku lelah. Justru keletihan mendalam adalah saat tiba di rumah.
Sandiwara singkat kami telah usai.
Aku kembali pada kenyataan yang meneriakiku untuk segera bangun dari mimpi Indah ini. Di sana tadi aku sudah berjanji untuk menyimpan semua kenangan yang terjadi beberapa jam lalu hanya dalam ingatanku. Setiap senyuman, dekapan erat akan ku simpan dalam memoriku.
Ku miringkan tubuhku menghadap televisi. Ku hela nafas panjang sebelum menyalahkan sebuah lagu yang beberapa waktu ini sering ku dengar.
Aku tersenyum , mencoba mengikhlaskan rasa Cinta terlarang dihatiku. Ku pejamkan mata, mencoba meresapi alunan lagu
Apakah rasamu kan sama
Ku harap kau pun rasa
Namun ku sadari akhirnya
Kamu tidak cinta
Cukup aku rasakan ini
Cukup aku rasakan ini
Sebelum ku larut dalam mimpi indahku. Sebenarnya saat kami berdua tadi, ingin sekali ku tanyakan 'siapa wanita bernama Karin itu' namun tidak pernah terucap.
Apakah mereka sungguh berpacaran? Atau sekedar tahap pendekatan? Apa mungkin teman tapi mesra?
Aku ingin sekali bertanya. Tapi aku belum siap mendengar jawabannya. Lagi pula, jika wanita itu memang benar pacarnya Om Sammy, Aku bisa apa? Apa pun hubungan mereka tidak akan berpengaruh apa-apa padaku.
Tidak ada cela apa pun untuk perasaanku.
Jadi lebih baik aku tidak tahu apa-apa.
Ya. Itu lebih baik!
__ADS_1
...••••••••...
Senin yang membosankan. Apalagi kalau bukan awal minggu yang pasti akan menjadi agenda tetap untuk meeting.
Aaahhh... Membosankan!
"Hay April," sapanya dengan nada dibuat-buat genit.
"Buat kamu." kata Kevin lagi sambil menyodorkan sebotol cola dingin dengan seulas senyum yang tidak pernah luntur dari wajahnya.
Kenapa cowok tengil ini tidak pernah menyerah mendekati ku, meski aku jutekin bahwa kasarin sekali pun. Tapi.... Mengapa hari ini dia terlihat lebih..... Charming!
Gila! Aku pasti sudah mati bosan sama tumpukan dokumen sampai bisa memberi kesimpulan konyol pada si cowok tengil ini.
"Hey kok malah bengong. Nih ambil minuman nya dulu." kata Kevin lagi sambil memberikan botol cola dingin.
Ragu, kuambil botol dingin itu.
"Thank's." kataku sedikit canggung.
"Yasudah aku tinggal ya jangan di bawa stress kerjaan itu tapi di nikmati." ujarnya mengelus pujuk kepalaku sambil berlalu .
...CINTA...
...Satu kata penuh makna.. ...
...Ada kebahagiaan dan kesakitan di dalamnya. Semua tergantung pada diri kita bagaimana menjaga dan merajut Cinta itu. ...
...Sedang kan Cinta ku cukup sederhana. ...
...Dengan melihat mu bahagia bersamanya, maka aku pun pasti akan bahagia ...
...-April-...
__ADS_1
...••••••••...