MAHAR CINTA

MAHAR CINTA
HIDUP BARU


__ADS_3

*PERUSAHAAN WICAKSONO*


"Selamat siang!!" seru kakek Wicaksono.


"Selamat siang, tuan." jawab para karyawan.


"Bagaimana, Tuan. apakah Anda akan berkerja sama dengan cucu anda?" tanya salah satu pengacara tuan Wicaksono.


"Kita lihat saja nanti, karena aku juga ingin membalas beberapa musuh-musuhku yang telah berusaha untuk menyingkirkan ku." jawab Kakek Wicaksono.


"Lalu apakah Nona Farah akan anda terjunkan ke perusahaan? karena yang aku tahu Gadis itu adalah gadis yang cerdas bahkan ia sangat pandai." pengacara kakek Wicaksono benar-benar sangat menyukai Farah apalagi dengan sikap Farah dan pembawaan gadis itu yang begitu baik.


Hendrik adalah salah seorang pengacara kepercayaan dari kakek Wicaksono, pria itu bertugas untuk selalu menuntun Farah. gadis muda yang sekarang berusia dua puluh tahun itu harus bisa menjadi seorang wanita sukses, bahkan kakek Wicaksono tidak segan-segan meminta Rindu untuk melatih Farah Menjadi seorang model.


"Kamu tahu, Hendrik. Farah adalah seorang gadis muda yang begitu luar biasa, dia ternyata sangat cepat beradaptasi. sangat cepat belajar bahkan dia benar-benar mampu menjalankan semuanya." jawab kakek Wicaksono.


"Lalu, apa Tuan akan menjadikan gadis itu orang kepercayaan tuan?" tanya Hendrik.


"Tentu saja, Hendrik. aku akan menjadikan Farah sebagai tangan kananku, dia akan mengurus segalanya. beberapa perusahaan yang aku miliki akan kuserahkan kepadanya, aku akan membuat gadis muda itu menjadi hebat menjadi wanita luar biasa yang tidak akan dihina oleh orang lain." ucap kakek Wicaksono.


"Baguslah kalau begitu, Tuan. itu lebih baik karena Farah yang sekarang bukanlah Farah yang dahulu, dia sudah berubah menjadi sosok wanita yang sangat luar biasa." jawab Hendrik.


"Hahaha..., kamu benar." jawab kakek Wicaksono.


Walaupun kakek Wicaksono tidak ingin Farah menjadi artis seperti Rindu atau menjadi model. tapi pekerjaan itu akan memperluas wawasan Farah. hari ini kakek Wicaksono sengaja memberikan pekerjaan yang luar biasa kepada Farah, sebagai salah satu model yang memperagakan busana di salah satu pusat perbelanjaan yang paling terkenal di kota Jakarta.


"Dengar, Hendrik. aku minta tolong padamu untuk selalu mengawasi gadis muda itu. Aku tidak mau dia disakiti oleh orang lain, tapi dalam satu tahun ini yang aku lihat gadis itu sudah berubah cukup drastis bahkan sangat drastis, trauma yang dirasakan oleh Gadis itu membuat Gadis itu akan menjadi wanita yang kejam. bahkan dia akan menjadi wanita yang sangat kejam." ucap kakek Wicaksono.

__ADS_1


"Tenang saja, Tuan. saya akan selalu membimbing Farah, apalagi dia sudah kuanggap sebagai adikku sendiri, anda tahu kan kalau dulu Adik saya meninggal dengan kondisi seperti gadis itu, jadi saya akan menganggap semua ini menjadi tugas saya bukan karena gadis itu orang lain." jawab Hendrik.


"Aku sangat berterima kasih kepadamu Hendrik, kamu mau melakukannya, Aku tidak ingin ada satu orang pun yang akan melukai Gadis itu. aku sudah membalik nama semua perusahaan yang aku miliki untuknya, biarkan saja cucuku Rudi memiliki perusahaan ayahnya. namun empat perusahaan yang kumiliki akan menjadi milik cucu menantuku itu. Aku minta padamu buat Gadis itu menjadi gadis yang sangat hebat. gadis yang mempunyai pendirian kuat bahkan tidak mudah dikalahkan oleh orang lain." pinta kakek Wicaksono.


"Tenang saja, Tuan. dari kilatan mata yang ditunjukkan oleh Farah gadis itu sekarang sudah tidak mempunyai belas kasihan lagi kepada orang lain. kemungkinan besar dia akan menjadi pengusaha muda yang paling disegani di Indonesia, bahkan aku akan membuatnya menjadi pengusaha yang luar biasa di negara orang. karena Anda masih memiliki 2 perusahaan yang ada di Singapura dan Eropa." jawab Hendrik.


"Kau tahu, Hendrik. terkadang perasaan itu tidak terbatas. aku yakin sekarang kau menganggap Farah hanya sebagai adikmu saja, suatu saat aku sangat yakin kalau kau akan bisa menganggap dia sebagai seorang wanita bukan seorang gadis kecil yang kau anggap sebelah mata." ucap kakek Wicaksono.


"Entahlah, Tuan. namun aku hanya menganggap Dia gadis kecil yang membutuhkan pertolongan, selain itu Aku tidak bisa memikirkan perasaan lain. Anda tahu sendiri kan perbedaan usia kami 10 tahun lebih, walaupun cuma sekitar 11 tahun namun kau anggap perbedaan usia kami sangat jauh." jawab Hendrik.


"Usia tidak memandang segalanya, Hendrik. jika suatu saat kamu benar-benar bisa menyayangi Gadis itu malah Aku lebih bersyukur. aku lebih tenang kamu bersamanya daripada dia bersama orang lain." ucap kakek Wicaksono.


"Semuanya tergantung pada Tuhan, Tuan. namun untuk saat ini saya hanya bisa mengangapnya sebagai saudara, sebagai adik dan sebagai seorang gadis muda yang membutuhkan bantuan Saya." jawab Hendrik.


"Ya sudah kalau begitu, perasaan memang tidak bisa dipaksakan." ucap kakek Wicaksono.


"Tentu saja, Bahkan aku sangat yakin gadis itu akan menjadi dosen pembantu yang akan membantumu di salah satu kampus yang aku miliki. aku yakin dia akan menjadi seorang wanita cerdas, bahkan akan menjadi seorang wanita yang digandrungi oleh banyak mahasiswa mu." jawab kakek Wicaksono Sambil tertawa.


Kelihatan sekali kalau kakek Wicaksono memiliki rencana yang benar-benar sungguh luar biasa Untuk Farah.


"Baiklah Tuan, terserah Anda. Namun Jika anda menginginkan Gadis itu untuk membantu saya di salah satu kampus, Apakah dia mau?" tanya Hendrik.


"Aku sudah berbicara dengannya, untuk pertama kali dia memang menolak permintaanku. Karena dia hanyalah seorang gadis lulusan sekolah kejar jadwal, kau tahu sendiri kan hampir dua tahun Dia mengejar pelajaran dengan cukup instan dan sangat kejam. Jadi aku yakin dia akan bisa membantumu di kampus, setelah itu aku akan membiarkan dia belajar di perusahaan menjadi salah satu pemegang perusahaan ku." ucap Kakek Wicaksono.


"Baiklah kalau begitu, Tuan. kita akan lihat Bagaimana gadis muda itu menjadi dosen di kampus tempat saya." jawab Hendrik.


"Tenang saja, Hendrik. aku yakin Farah bisa melakukan semuanya, dia sudah cukup berjuang di luar sana, bukan? satu tahun pendidikannya plus setengah tahun pembelajaran sudah cukup bagi Farah untuk menjadi wanita hebat. aku tidak akan membiarkan dia selalu disakiti oleh orang-orang itu, aku akan memperjuangkannya bagaimanapun caranya. Gadis itu adalah gadis Malang yang pantas kita tolong." ucap kakek Wicaksono.

__ADS_1


"Tentu saja, tuan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk gadis itu. namun jika kita berjalan sesuai urutan yang sudah kita rencanakan semuanya ini akan lebih baik." ucap Hendrik.


"Terima kasih, Hendrik. karena kamu sudah menolongku selama ini, hampir 2 tahun kamu selalu mendampingi Farah." kakak Wicaksono menatap Hendrik.


"Saya sudah bilang kan, tuan. saya menganggap Gadis itu sebagai adik saya saya akan membantunya sebisa saya." jawab Hendrik.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah cinta isteri muda


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace


- Crazy love 18+

__ADS_1


- Mahar cinta,


__ADS_2