
"Aku mempunyai satu rencana Mas." ucap Farah.
"Rencana apa?" tanya Arthur.
"Sini kita bicarakan."
Farah yang kemudian membicarakan mengenai rencananya itu.
"Rencana itu akan sedikit membantu kita, Farah. lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Mia.
"Kak Mia minta para fotografer untuk melakukan apa yang aku minta. aku dan suamiku akan menjadi model beberapa barang di Perusahaan kita. sekarang Kak Mia minta beberapa karyawan kita untuk membawa barang-barang itu secepat mungkin, waktu kita sangat mendesak." ucap Farah.
"Kamu yakin, sayang?" tanya Arthur.
"Jika kita tidak melakukan dengan cepat kemungkinan kita akan kehilangan banyak sekali produk kita, sayang." jawab Farah.
Akhirnya Farah dan Arthur akan menjadi model dadakan, Arthur yang tidak punya kemampuan untuk menjadi model mau tidak mau dia harus mengikuti apa yang dikatakan oleh istrinya itu.
"Apa Aku tidak akan memalukan jika menjadi model, sayang?" tanya Arthur.
"Kamu tampan, menawan dan sangat elegan, mas. lalu apa yang kurang?" tanya Farah.
Mendengar jawaban seperti itu dari istrinya tentu saja Arthur langsung tersenyum sumrinya. akhirnya Arthur ataupun Farah segera mengganti pakaian dan barang-barang mereka, sedangkan Mia diminta oleh Farah bersama beberapa fotografer ataupun kameramen untuk mengambil beberapa foto dan video mereka.
Arthur dan Farah nampak berjalan di salah satu tempat yang tidak jauh dari agensi milik Rindu.
"Dengarkan Aku, kamu harus melihatku dengan pandangan yang penuh cinta, sayang. karena tidak akan baik jika akting kita hanya setengah-setengah." ucap Farah.
"Tenang saja, istriku. suamimu ini akan melakukan apa yang kamu perintahkan." jawab Arthur.
Akhirnya hari itu beberapa video dan foto diambil oleh para kameramen dan fotografer. sekitar 6 atau 7 jam Farah dan Arthur berada di sekitar jalanan berpose sebagus dan keren mungkin.
satu jam kemudian tubuh yang begitu lelah itu benar-benar harus lemas di jalanan, di depan Arthur dan Farah terlihat salah satu restoran Padang yang memang sangat disukai oleh Arthur.
"Cepat bereskan peralatan kalian, kita makan perutku sudah lapar. Kalau aku tidak mengisi perutku bisa-bisa aku akan berjalan ngesot." ucap Farah yang kemudian menarik sang suami untuk makan di restoran Padang.
Sekitar 10 orang itu masuk ke restoran itu, Farah memesan beberapa makanan kesukaannya dalam hitungan beberapa menit saja. orang-orang itu melahap habis makanan yang sudah tersaji di meja.
"Ya Tuhan nyawaku kembali lagi." ucap fotografer.
"Kamu benar, nyawaku benar-benar juga sudah kembali. Aku serasa mati, cukup tubuhku sangat lemas karena tidak mempunyai energi sama sekali." jawab Salah satu fotografer kembali.
__ADS_1
Suara canda tawa suara yang begitu terdengar merdu itu membuat Farah ataupun Arthur terlihat menampakkan senyumnya.
"Mia, posting foto ataupun video itu di laman bisnis kita." perintah Arthur.
"Baiklah, Arthur." jawab Mia.
Dalam hitungan 10 menit saja postingan yang dilakukan oleh perusahaan milik Arthur diminati oleh begitu banyak orang.
Di tempat lain di salah satu saingan perusahaan milik Arthur mereka sudah melihat video ataupun foto Beberapa brand yang dimiliki oleh perusahaan Arthur.
"Tuan, tuan Panggil salah satu karyawan ada apa!" tanya seorang pria.
"Tuan, Anda harus melihat ini." jawab sekretaris si pria.
"Ada apa memangnya?" tanya si pria kembali.
"Tuan David harus melihat ini perusahaan saingan kita sudah meluncurkan brand yang sama seperti kita. kita sudah mencuri desain mereka tapi mereka sudah lebih cepat meluncurkan produk-produk itu." jawab sekretaris David.
"Bagaimana itu bisa terjadi? seharusnya mereka tidak tahu kalau kita akan membuat desain yang sama persis dengan milik mereka?" tanya David.
"Saya tidak tahu, Tuan. Tapi kelihatannya mereka sudah mengetahui kalau kita sudah melakukan plagiat, Tuan." jawab sekretaris David.
"Lalu, Apa yang harus kita lakukan, Tuan? kita tidak bisa meminimalkan kerugian kita." ucap sekretaris David.
"Lebih baik kita rugi untuk saat ini, Jika sampai mereka mengetahui kita mencuri desain dari perusahaan mereka.. mungkin mereka akan langsung melapor ke polisi." jawab David.
Sosok pria pengusaha dari Indonesia, seorang pengusaha yang menjadi saingan bisnis dari Arthur. mereka selalu berusaha untuk menghancurkan Arthur, namun sayangnya Arthur yang memiliki jiwa bisnis yang sangat luar biasa membuat pria itu selalu bertahan dari serangan musuh-musuhnya.
Arthur dan Farah kembali ke agensi tempat Rindu.
"Ada apa, Farah?" tanya salah satu model.
"Entahlah, beberapa foto dari pakaian yang kalian pakai itu sudah ada yang mencuri. desain itu sudah berada di tempat lain, tadi aku dan suamiku menemukan beberapa desain itu akan diluncurkan oleh salah satu perusahaan." jawab Farah.
"Bagaimana itu bisa terjadi? Seharusnya kan itu hanya milik kita tanya salah satu model."
"Aku tidak tahu, tapi yang jelas beberapa desain pakaian itu sudah diambil mereka, entah Mereka mencuri atau ada yang menjualnya kita masih belum tahu. tapi yang jelas tolong kamu Cari tahu mengenai model yang melihat desain waktu itu." pinta Farah.
"Baiklah kalau begitu, Oh ya untuk dua hari ini aku akan izin karena ibuku sakit. aku harus mengurusnya di rumah sakit." ucap salah satu model.
"Baiklah, nanti katakan di mana rumah sakitnya. aku dan suamiku akan menjenguk ibumu." jawab Farah.
__ADS_1
Sekarang yang menjadi PR buat Arthur adalah mencari orang yang sudah menjual atau menyebarkan beberapa desain pakaian dari perusahaannya.
"Apa yang sedang kamu pikirkan, Arthur?" tanya Mia.
"Oh ya bagaimana kabar dari penjualan perumahan mewah sama apartemen?" tanya Arthur.
"Semuanya berjalan dengan baik, kamu tenang saja beberapa apartemen dan perumahan mewah itu sudah aku tangani. hanya saja mungkin ada beberapa orang yang sengaja menyebarkan gosip tidak sedap di tempat itu." jawab Mia.
"Tolong kamu cari tahu apa yang terjadi di hunian mewah itu, kenapa pemasarannya semakin anjlok. kalau yang aku tahu tempat itu adalah tempat yang sangat strategis dari kawasan bisnis. Lalu kenapa akhir-akhir ini penjualannya menurun?" tanya Arthur.
"Aku akan cari tahu, Oh ya aku minta tolong sama kamu untuk menjaga istrimu." ucap Mia.
"Memangnya ada apa?" tanya Arthur.
"Beberapa hari ini aku melihat ada seseorang yang terus mencari informasi mengenai istrimu. Aku tidak tahu siapa dia, tapi kamu harus berhati-hati aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada Farah. jadi kamu harus menyewa pengawal untuk selalu melindungi istrimu." ucap Mia.
"Memang aku mau melakukannya, tapi dia selalu menolaknya dengan alasan dia tidak membutuhkan pengawal." jawab Arthur.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love 18+
- Mahar cinta
__ADS_1