MAHAR CINTA

MAHAR CINTA
MENCARI TAHU MASA LALU FARAH


__ADS_3

Mungkin sekitar hampir setengah hari lebih parah warga bersama Arthur dan yang lain membersihkan tempat itu.


"Tempat ini tidak bisa dibersihkan hanya dalam satu hari, mungkin membutuhkan waktu sekitar dua tiga hari. kalau kalian masih mau membersihkannya tolong kalian bersihkan dengan warga yang lain. Besok aku harus melihat hasil panen perkebunan cengkeh." ucap Arthur.


"Iya den, tidak apa-apa yang penting den Arthur sudah memberikan kami kesempatan untuk maju. Kami ingin hidup lebih baik!" seru para warga.


"Ya sudah kalau begitu, Oh ya.. Bagaimana kalau kita pergi ke warung. biar nanti saya yang membayar." ucap Arthur.


"Beneran den!!" seru para warga.


"Tentu." jawab Arthur.


"Kita pergi ke warungnya Ibu Siti saja, kita makan sama-sama di sana!!" seru beberapa warga.


Meskipun kondisi Arthur tidak sekaya dulu, namun pria itu masih tetap sama pria yang tidak akan membiarkan orang lain merasakan kesedihan ataupun kekurangan.


Farah memegang lengan sang suami, Wanita itu benar-benar sangat bersyukur mempunyai suami seperti Arthur. dia begitu baik, begitu pengertian bahkan dia adalah pria yang bisa dibilang istimewa.


Setelah dari gudang teh para warga makan di salah satu warung yang ada di tempat itu, sekitar 20 warga nampak berbicara, tertawa bahkan mereka benar-benar begitu bahagia.


Arthur menatap kebahagiaan itu dengan wajah yang benar-benar tidak bisa dikatakan.


"Seandainya dulu ada orang sepertimu di tempatku.. mungkin semuanya akan berbeda." ucap Farah.


Arthur yang mendengar perkataan sang istri pria itu menoleh, dia menatap istrinya dengan tatapan mata yang sedikit sedih.


"Kita akan menolong mereka, kita tidak akan membiarkan mereka tidak merasakan pendidikan. anak-anak ini terlalu menyedihkan jika kita biarkan saja, kita bantu mereka sebisa mungkin. kita akan berusaha untuk meminta bantuan kepada teman-teman kita." ucap Arthur.


"Aku sangat bersyukur mas, karena kamu hadir di hidupku, aku sangat bersyukur karena kamu adalah hal yang terindah yang akan selalu aku jaga." ucap Farah sembari menyentuh perutnya. dalam hati Farah benar-benar bersyukur apalagi dia sekarang sedang mengandung.


"Den Arthur, den Arthur banget deh! Terima kasih ya!" seru para warga.


"Sama-sama." jawab Arthur.


"Oh ya, nanti kalau kalian kerja bakti di gudang biar warung Bu Siti yang menyiapkan makanan. aku tidak ingin kalian bersih-bersih di sana sampai kelaparan." ucap Arthur.


"Beneran den? tapi tidak usah repot-repot den, biar Kami membawa bekal dari rumah saja." ucap salah satu ibu-ibu.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, nanti biar istri saya yang mengatur." jawab Arthur.


Para warga terlihat begitu bergembira, Farida yang melihat hal itu dia tidak tahu seperti apa kehidupan yang dijalani oleh Farah, raut wajah yang begitu bahagia itu membuat hati Farida benar-benar kebingungan.


sore itu akhirnya Arthur dan yang lain kembali ke rumah, pria itu terlihat begitu kelelahan.


"Mas." Panggil Farah.


"Ya, Sayang." jawab Arthur.


"Diminum dulu kopinya, Apa kamu mau wedang jahe?" tanya Farah.


"Tidak usah repot-repot sayang, mas minum kopi ini saja. oh ya mau lihat pembukuan perkebunan teh sama cengkeh dulu ya, soalnya ada banyak kesalahan di pembukuan itu." ucap Arthur.


"Ya mas, jangan sampai malam ya aku mau duduk di sini dulu. aku mau menghirup udara yang begitu segar." jawab Farah.


"Ya sudah kalau begitu Mas, mau ke ruangan Mas dulu ya." Arthur yang kemudian memberikan kecupan di kening sang istri.


Di teras samping rumah terlihat Farah menatap langit yang dipenuhi begitu banyak bintang.


"Nyonya Farah, lagi ngapain?" tanya Hanum.


"Indah sekali kan, Nyonya?" tanya Farida.


"Iya." jawab Farah.


"Lebih indah mana dari drama Korea?" canda Farida.


"Ya Indah semuanya lah." jawab Farah.


Farida yang begitu penasaran dengan kehidupan Farah.. akhirnya dia mencoba untuk mencari tahu mengenai kebenaran itu.


"Nyonya Farah, Bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Farida.


"Iya, memangnya ada apa?" tanya Farah.


"Saya kan sempat mendengar gosip mengenai insiden beberapa tahun yang lalu, insiden seorang pria yang Nyonya penjarakan itu." jawab Farida.

__ADS_1


"Oh.. pria yang bernama Rudi itu ya?" tanya Farah.


"Iya, Memangnya Nyonya Farah ada hubungan apa sih sama dia?" tanya Farida.


Farah nampak tersenyum sembari menatap Farida dan Hanum.


"Itu adalah masa lalu yang seharusnya aku lupakan, sebuah masa lalu yang sudah membunuhku." jawab Farah.


Sedikit demi sedikit wanita itu menceritakan mengenai siapa Rudi yang sebenarnya, mengenai pria yang sudah menjebak Farah hingga membuat dia hampir terbunuh.


"Jadi Pak Lukman menjebak Nyonya Farah?" tanya Farida.


"Entah siapa yang menjebakku, namun pria yang bernama Rudi itu begitu kejam. kesakitan yang diberikan itu tidak akan mampu aku lupakan sampai mati, bahkan di tubuhku ini masih ada bekas penyiksaan darinya, mungkin luka ini tidak akan bisa hilang namun perih yang ada di hatiku ini akan aku bawa sampai mati. aku hanyalah binatang di mata pria itu binatang yang tidak harus dihargai ataupun dilihat." ucap Farah.


Farida yang mendengar semua penuturan yang sama seperti yang dikatakan oleh ayahnya. jantungnya berdebar begitu kencang, tubuhnya begitu gemetar dia tidak pernah tahu kalau suaminya adalah pria brengsek. sempat dia mendengar rumor kalau suaminya itu adalah pria yang suka bermain wanita, namun semuanya sudah menjadi lebih jelas ketika Farah memperlihatkan bekas luka yang ada di pinggangnya.


"Ternyata mas Rudi adalah pria brengsek, dosanya begitu banyak, dosa yang tidak pernah bisa dia hadapi bahkan sekarang Mas Rudi harus merasakan semua yang pantas dia rasakan. Tuhan membalasnya dengan membuatnya menjadi gila, mungkin aku baru mengetahui kebenaran ini dendamku kepada wanita ini ternyata salah tempat." guman Farida dalam hati.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Gairah cinta isteri muda


- Gairah terlarang


- Isteri bayaran tuan Presdir


- aku mencintai isteri yang ku benci


- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)


- The royal palace

__ADS_1


- Crazy love 18+


- Mahar cinta


__ADS_2