
Teman-teman Rio ingin menyentuh Farah, tatapan mata gadis itu menatap para pria itu, salah satu tangan para pemuda itu ingin menyentuh Farah. namun dengan segera Farah langsung memberikan beberapa tendangan kepada teman-teman Rio.
BRAKK!!
BUGG!!
BUGG!!
seketika emosi Farah benar-benar meluap, Gadis itu sudah tidak tahan dengan semua ketidaknyamanan yang dia hadapi hari ini. pantas saja kan Kalau gadis muda itu mengeluarkan amarahnya
"Dasar para pria brengsek!" seru Farah.
"Beraninya kau!!" seru Rio dan teman-temannya.
"Apa?!!" seru Farah.
Salah satu tangan Farah nampak terulur, gadis itu menatap beberapa pemuda yang ingin melecehkannya.
"Beraninya kamu melakukan hal ini kepada seorang wanita!!" seru para tamu.
"Kamu kau apa?!" tanya Rio.
"Tentu saja aku akan memberikan kalian pelajaran pelajaran yang tidak akan pernah kalian lupakan." jawab Farah yang kemudian tersenyum menatap beberapa pemuda itu.
Farah langsung menghajar Rio dan teman-temannya,
"Aaaa...." suara teriakan teman-teman Rio saat tangan mereka di putar oleh Farah hingga terkilir.
"Bagaimana, apakah rasanya enak!!" seru Farah sembari memutar tangan Farah.
Orang-orang yang berada di kantin kampus nampak tatapan mereka menatap pengajar baru dengan kekuatan yang luar biasa. memang tubuh Farah bisa dibilang kecil, namun kekuatannya benar-benar sungguh luar biasa. Rio dan teman-temannya dibuat tak berdaya.
"Wow...fantastis!!" seru para mahasiswa yang melihat Farah menghajar Rio dan teman-temannya.
"Wow.., ternyata dosen baru itu benar-benar sangat pandai berkelahi, lihat saja bodinya yang begitu seksi dan tidak terlalu tinggi bahkan dia mampu membanting para mahasiswa yang terkenal sangat urakan itu!!" seru para mahasiswa yang ada di kampus tersebut.
"Berani sekali kau menghajar ku!!" seru Rio.
"Kenapa aku tidak boleh menghajar mu, bahkan dengan beraninya kau telah menyentuh tubuhku!!" seru Farah.
Tentu saja tidak akan ada seorang gadis pun yang mau dilecehkan oleh seorang pria, namun yang terlihat ternyata Rio telah membangunkan seekor singa yang tertidur bahkan dengan sengaja Rio membuat Farah benar-benar sangat marah.
Lihat saja tubuh Roy dan teman-temannya dihajar oleh April hingga habis-habisan, padahal April memakai high heel dan rok yang sedikit agak longgar.
__ADS_1
"Maju sini, aku mau lihat seberapa gagah kalian melawan ku, aku mau melihat apakah mulut kalian lebih gagah daripada tubuh kalian!" seru Farah.
"Berani sekali kau menghina aku!!" seru Farah yang kemudian melinting salah satu pakaiannya. Rio menghampiri Farah, pria itu akan membuat dosen baru itu dipermalukan di depan umum, tentu saja Rio tidak akan bisa melakukan hal itu.
"Aku pasti akan memberikanmu balasan!!" seru Rio.
"Terserah." jawab Farah.
"Wow..., Bu Farah benar-benar sangat hebat. Lihatlah para preman kampus itu dihajar oleh Bu Farah. Aku yakin mereka tidak akan berani melakukan hal itu." ucap salah satu mahasiswi.
"Tapi kalian harus ingat orang tua dari Rio dan teman-temannya itu kan orang berpengaruh, aku yakin mereka akan memberikan balasan dan membuat Bu Farah dalam masalah." jawab mahasiswi yang lain.
"Kalau Bu Farah dapat masalah, kasian dia." ucap salah satu mahasiswi kembali.
"Apa yang harus kita lakukan? kalau kita membantu Bu Farah pasti orang-orang kaya itu membuat kita dalam masalah juga." jawab mahasiswa yang lain.
Suara gemerisik dari orang-orang itu membuat Farah faham. Dengan kelincahan yang dimiliki oleh Farah, bahkan wanita itu hanya menggerakkan salah satu kakinya hingga membuat Rio langsung terjungkal di antara meja meja kantin, para mahasiswa dan mahasiswi yang ada di kampus tersebut nampak sangat terkejut. Bahkan mereka sampai melongo saat melihat pemandangan seperti itu, pemandangan seorang wanita cantik yang menghajar lima pria hanya dengan gerakan begitu santai.
"Ada apa ini?!" seru seseorang.
"Rio dan teman-temannya menganggu Bu Farah." jawab seorang mahasiswa.
"Berhenti!!" seru salah satu dosen.
Salah seorang dosen datang ke tempat tersebut karena sudah mendengar kabar mengenai Rio dan teman-temannya yang berusaha untuk mengganggu dosen baru. tentu saja beberapa dosen yang ada di sana langsung menghampiri kantin kampus, tatapan mereka menatap Farah yang berdiri sambil berkacak pinggang.
Farah menatap asal suara tersebut, tatapan matanya menatap para pria yang ada di sana. sebuah senyum terukir di bibir Farah.
"Tidak apa-apa Pak." jawab Farah santai.
Tatapan mata para dosen melihat salah seorang Putra penguasa yang ada di tempat tersebut, terlihat pemuda itu sudah terkapar di lantai dengan kondisi tubuh babak belur.
"Apa yang terjadi di sini Bu Farah?!" seru para dosen.
"Bapak bisa lihat sendiri kan seperti apa kejadiannya?" tanya Farah yang kemudian membersihkan bajunya dan menguncir rambutnya.
Sebuah senyum terukir di wajah Farah hingga membuat para mahasiswa pria yang ada di tempat itu nampak wajah mereka bersemu merah.
"Oh ya pak, Berapa biaya pengobatan yang ada di Rumah Sakit? apakah menghabiskan 1 mobil yang aku pakai?" tanya Farah dengan nada suara yang sedikit sombong.
Tatapan mata para dosen yang ada di sana menatap Farah, sebuah senyum yang mengisyaratkan kalau ada wonder woman baru di kampus tersebut.
"Tentu saja tidak akan semahal itu, Bu Farah. mereka hanya akan diobati di UKS kampus ini." jawab beberapa dosen.
__ADS_1
"Lalu, apa hukuman yang akan mereka terima karena telah mengganggu seorang wanita?" tanya Farah.
Tentu saja para dosen yang ada di sana nampak tidak bisa membuka suara sama sekali, tentu saja mereka takut dengan orang tua dari Rio.
"Kenapa anda semua nampak terdiam seperti itu, Apakah tidak ada hukuman sama sekali bagi pria yang berani melecehkan seorang wanita?!" seru Farah.
"Tenang saja Bu Farah, kami akan mengurusnya." jawab Salah satu dosen yang ada di sana.
Farah tersenyum sembari mendatangi dosen pria tersebut, salah satu tangan Farah menarik dasi yang dipakai oleh pria itu. sebuah senyum terukir di wajah gadis itu bahkan gadis itu mendekatkan wajahnya ke wajah sang dosen.
"Aku tidak suka dibohongi lho Pak, Jadi kalau bapak membohongi saya.., siap-siap saja kalau anda akan jadi korban saya yang selanjutnya." ucap Farah yang kemudian pergi.
DEG..
DEG..
jantung para pria tampak berdebar begitu kencang, senyum yang ditunjukkan oleh Farah seperti senyum bidadari kematian.
"Bu Farah benar-benar sangat hebat." ucap salah satu mahasiswa.
"Tentu saja, dia cantik muda dan sangat hebat. tapi bagaimana kalau orang tua Rio tahu? aku takut kalau Bu Farah terkena masalah." ucap salah satu dosen.
"Kita bantu saja, Pak. jangan sampai Bu Farah mendapatkan masalah, nanti kalau Bu Farah dikeluarkan dari kampus ini kita tidak punya bidadari lagi dong." jawab salah satu mahasiswa.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
__ADS_1
- Crazy love 18+
- Mahar cinta