
*KEESOKAN HARI*
"Farah." Panggil salah satu model.
"Iya ada apa." jawab Farah.
"Farah, ada tamu yang sudah menunggumu di luar." Salah satu model memberitahu Farah.
"Siapa?" tanya Farah.
"Tidak tahu, katanya dia adalah orang yang pernah menjadikanmu sesuatu yang istimewa." jawab si wanita.
Mendengar perkataan seperti itu seketika Farah keluar dari ruangannya, tidak ada satu orang pun yang menganggap dia spesial dulu. jika adapun itu hanyalah kakek Wicaksono Rindu Hendrik dan Rodrigo.
Seorang pria sudah berdiri di salah satu ruangan, tubuh tinggi dan badan tidak terlalu berisi. melihat sosok seperti itu Farah sangat tahu betul siapa dia, menjadi pembantu Rudi selama beberapa bulan membuat Farah sangat kenal sosok itu.
"Mau apa kamu kemari?" tanya Farah kepada Rudi.
Rudi menoleh kemudian menunjukkan senyumnya. "Aku ke sini karena aku ingin bertemu istriku." jawab Rudi.
Mendengar jawaban seperti itu seketika para tersenyum. "Istri? istri yang mana?" tanya Farah.
"Tentu saja model cantik yang bernama Farah." jawab Rudi.
Farah Kembali menunjukkan senyumnya. "Semenjak Kapan aku menjadi istrimu?" tanya Farah.
"Aku sudah menikahimu beberapa tahun yang lalu, bukan?" tanya Rudi.
"Pernikahan? pernikahan apa? yang aku tahu kamu menikahi seorang gadis bodoh jelek tidak mempunyai pendidikan, buta huruf dan dia adalah bahan tertawaan. apa kamu mau menyamakan aku dengan istri bodohmu itu?" tanya Farah.
"Kamu jangan main-main, aku akan mengusut permasalahan ini. kamu memberikan aku surat kematian palsu dan surat cerai, kamu kira kamu bisa lolos dariku?" tanya Rudi.
"Kenapa aku tidak bisa lolos darimu? Memangnya apa yang sudah aku perbuat?" tanya Farah.
"Jika aku dulu Sudah menikahimu berarti sampai sekarang kamu itu masih istriku." ucap Rudi.
Fara menunjukkan senyumnya kemudian duduk di salah satu kursi yang ada di ruangan itu. "Hahaha...,Tuan Rudi. betapa tidak mau tahu malunya kamu mengatakan hal itu padaku. Kamu mengaku sebagai seorang Suamiku, Memangnya semenjak kapan Aku menikah denganmu?" tanya Farah.
"Kamu masih mau bermain-main denganku? Aku akan mengusut kematianmu, Oh ya jika aku bisa memenangkan kasus ini kamu akan tahu akibatnya." ancam Rudi.
__ADS_1
"Tentu saja aku akan tahu akibatnya, silakan kamu melakukan sesuatu yang ingin kamu lakukan. rencana jahatmu itu tidak akan pernah terlaksana, pria brengsek tidak tahu diri sepertimu itu pantasnya dibuang ke lautan tidak berada di sini. kamu mengakui aku sebagai istrimu karena aku sudah berubah atau bagaimana?" tanya Farah.
"Seperti apapun kamu itu masih sah menjadi istriku." ucap Rudi.
"Istri? kamu selalu mengatakan aku istrimu, Apakah boleh aku bertanya sesuatu padamu?" tanya Farah.
"Memangnya apa yang ingin kamu ketahui." jawab Rudi.
"Dalam surat keterangan keluarga ataupun ktp-ku Aku ini masih perawan, masih gadis. aku diambil oleh kakek Wicaksono sebagai cucunya, Aku tidak pernah memiliki catatan pernikahan sama sekali. lalu buat apa kamu mengakuiku sebagai istrimu? secinta itukah dirimu padaku?" Farah mulai mengejek Rudi.
"Kamu tahu apa yang aku katakan itu benar, bukan? secara hukum kamu masih istriku, karena kamu tidak meninggal." jawab Rudi.
"Jika mempermasalahkan hukum berarti aku sudah bercerai denganmu, karena kamu Sudah menandatangani surat perceraian itu. aku sudah mendapatkan surat cerai, jika kamu mengatakan itu dan jika aku masih berada di posisi Farah jelek dan masih jelek. Apakah kamu masih mau mengakuiku?" tanya Farah.
"Aku tidak pernah mengira kalau kamu begitu pandai berbicara." ucap Rudi.
"Memangnya kenapa aku tidak boleh pandai berbicara jika melawan pria sepertimu. Kita harus pandai jika tidak pandai maka kita semuanya akan menjadi wanita bodoh." jawab Farah.
"Sekarang kamu ikutlah denganku karena secara hukum negara aku masih suamimu." ucap Rudi.
"Jangan Gila ya, kamu. dari tadi kamu terus menerus mengakuiku sebagai seorang istri. kamu harus tahu, Farah jelek sudah meninggal. Dia sudah dimakamkan dia sudah mendapatkan surat kematian. aku bukanlah Farah itu jadi jangan pernah menganggap aku sebagai Farah istrimu. Jika kamu menyukaiku karena wajahku Jangan harap aku akan membalas perasaanmu. Kamu hanyalah pria brengsek pria tidak tahu diri yang tidak pantas dipanggil suami, jadi jangan pernah menganggapku sebagai istrimu. Aku tidak akan sedih memanggilmu sebagai suami." jawab Farah.
"Tentu saja, silakan kamu mencari tahu mengenai hal itu. Aku tidak masalah Aku tidak akan mempermasalahkan hal itu. jika kamu menginginkan apapun silahkan kamu cari di tempatku, Aku tidak akan pernah membiarkan kamu menganggapku sebagai istrimu sampai kapanpun. aku tidak akan Sudi menjadi istrimu." jawab Farah.
Rudi menunjukkan senyum yang tidak akan pernah mau mengalah. "Aku pasti akan membawamu kembali ke rumahku, menjadikanmu kebanggaanku dan menjadikanmu istriku." ucap Rudi.
"Jangan pernah berani memikirkan hal itu, karena yang aku tahu kamu sudah memiliki calon istri dan mungkin saja sudah kamu nikahi. jadi jangan pernah berharap untuk membawaku kembali, pria brengsek sepertimu ini tidak pantas disebut sebagai suami. pria brengsek seperti ilmu ini hanyalah sampah masyarakat." jawab Farah.
"Aku tidak perduli." jawab Rudi.
"Jika kamu masih bersihkuku seperti itu, apakah kamu tidak takut jika Pak Bambang dan putrinya mengetahui kalau kamu pernah menikah?" tanya Farah.
Rudi yang dari tadi bersikukuh itu pun dia langsung terdiam. Pak Bambang adalah tambang emasnya jika tiba-tiba kehilangan pria itu maka Rudi harus bersiap-siap menanggung konsekuensi yang lumayan besar.
"Kamu mau main-main dengan ku?" tanya Rudi.
"Tidak, aku tidak ingin bermain-main denganmu. Seharusnya aku yang mengatakan hal itu, kamu selalu bersikukuh mengakuiku sebagai seorang istri. Lalu apakah calon istrimu itu sudah tahu kalau aku adalah mantan istrimu? Oh tidak tepatnya istrimu itu apakah sudah tahu kalau kamu pernah menikah?" tanya Farah.
"Akan aku lakukan semuanya, akan kubuat dia menerimamu sebagai istri pertamaku." ucap Rudi.
__ADS_1
"Semudah itu kah? yang aku tahu Pak Bambang itu adalah orang keras, Bagaimana jika aku katakan kalau aku ini adalah mantan istri jelekmu yang telah kamu bunuh?" tanya Farah sambil tersenyum.
DEG..
Mendengar kalimat bunuh seketika Rudi kembali terdiam. "Apa kamu mulai mengancam ku?" tanya Rudi.
"Tidak, aku tidak pernah mengancammu. aku mempunyai beberapa hasil rekaman CCTV ketika kamu melempar ku ke kolam renang itu. bahkan kakek Wicaksono pun sudah mendapatkan rekaman itu. rekaman CCTV itu akan membuatmu membusuk di penjara, jadi pikirkan dengan baik-baik apa yang harus kamu lakukan. jika kamu ingin mengancamku kamu seharusnya berpikir dahulu, bukan mengancam dahulu namun tidak berpikir." ucap Farah.
Langkah kaki Rudi mulai berjalan mendekati Farah, pria itu ingin melakukan sesuatu kepada gadis cantik itu. "Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu kembali maka aku akan menghancurkanmu di sini." ucap Rudi.
Mendengar perkataan seperti itu seketika Farah tersenyum. "Kamu ingin menghancurkan kehormatanku?" tanya Farah.
Rudi tersenyum, salah satu tangan Rudi nampak terulur ingin menyentuh bagian tubuh Farah. namun sesaat kemudian Farah langsung mengambil vas bunga yang ada di tempat itu.
BUGG..
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love 18+
- Mahar cinta
__ADS_1