
Semua laporan yang diberikan oleh Farah sudah diterima oleh polisi, Rudi harus menunggu salah satu pengacaranya untuk datang ke tempat itu.
"Aku pasti akan membalasmu." ucap Rudi.
"Tentu saja, silahkan kamu melakukan hal itu. aku juga akan menunggu mertua dan istrimu untuk kemari." jawab Farah.
DEG...
Entah apa yang dilakukan oleh Rudi ketika mertua dan istrinya itu sudah sampai di tempat itu. Apa yang harus dia katakan ketika dia akan mengakui Farah sebagai istrinya.
"Jadi kamu mau main-main denganku ya?" tanya Rudi.
"Bukan aku yang ingin bermain-main, tapi kamu kamulah yang ingin bermain-main denganku." jawab Farah.
"Kita lihat Apa yang akan terjadi ketika mertua dan istrimu itu datang kemari. Bahkan kamu dengan sangat tidak berdosanya mengatakan kalau Farah adalah istrimu. Apakah kamu sudah pernah mengatakan kepada istri dan mertuamu kalau kamu pernah menikah? pernikahan kontrak yang kemudian berujung kematian pada mantan istrimu itu?" tanya Rindu dengan senyum yang benar-benar sangat menakutkan.
"Tentu saja dia tidak akan berani mengatakan hal itu, Rindu. Jika dia berani mengatakan hal itu mungkin dia akan kehilangan seluruh kekuasaan yang diberikan oleh mertuanya. yang aku tahu Rudi hanya memiliki beberapa saham almarhum ayahnya, sedangkan sebagian besar kekayaannya dari hasil menggoda putri dari Pak Bambang." jawab Hendrik.
"Jaga kata-katamu itu, jika tidak aku pasti akan membunuhmu." ucap Rudi.
"Kamu ingin membunuhku? Baiklah kalau begitu.. itu berarti aku harus membuat laporan dengan tuduhan pengancaman. Apakah kamu sudah siap dengan laporan yang akan aku buat?" tanya Hendrik yang membuat Rudi semakin kesal.
"Kamu hanyalah anjing piaraan kakekku." ucap Rudi.
"Tidak apa-apa kamu mengatakan hal itu, itu bisa dimaklumi. walaupun kamu mengataiku sebagai anjing tapi aku sangat setia dengan majikanku. berbeda denganmu yang hanya bangkai berserakan tanpa ada yang mau memakanmu atau menguburmu." jawab Hendrik.
Jawaban yang keluar dari mulut Hendrik benar-benar begitu tajam hingga membuat Rudi semakin kesal.
"Aku pasti akan keluar dari tempat ini, aku pasti akan membalasmu." ucap Rudi.
"Terserah, aku juga akan duduk di sini untuk menunggu kedatangan dari mertuamu. aku akan lihat seberapa besar dan seberapa hebat kamu akan menghadapi mertua dan istrimu, jika mereka tahu kalau kamu itu sudah pernah menikah.. pernah menikah dengan seorang gadis bodoh yang kamu tipu kemudian kamu bunuh.'' Rindu yang kemudian duduk di salah satu kursi yang ada di kantor polisi.
Sekitar beberapa menit kemudian beberapa orang sudah datang ke tempat itu,vmertua Rudi beserta istrinya juga salah satu pengacaranya.
"Apa yang terjadi denganmu, Mas?" tanya Indah kepada Rudi.
"Tidak apa-apa." jawab Rudi dengan raut wajah yang sedikit kebingungan sembari menatap Rindu dan yang lain.
__ADS_1
Farah dan Rindu tersenyum menatap indah dan Pak Bambang. "Apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu ada di sini?" tanya Pak Bambang.
"Tidak apa-apa, Tuan. hanya saja ada sedikit insiden yang sangat mengganggu di tempat saya." jawab Rindu.
"Kamu? Bukankah kamu adalah Rindu sepupu dari Rudi?" tanya Pak Bambang.
"Tentu saja Pak Bambang, saya adalah Rindu cucu dari Tuan Wicaksono juga saya adalah keponakan dari Rudi." jawab Rindu.
"Lalu apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Pak Bambang.
"Saya akan menjelaskan apa yang terjadi dan Kenapa saya ada di sini." jawab Rindu.
DEG..
Mendengar kata-kata yang diucapkan Rindu seketika Rudi langsung memotong pembicaraan Rindu.
"Tenang saja, papa. semuanya baik-baik saja ini hanya ada kesalahpahaman saja." jawab Rudi.
"Kesalahpahaman, Apa maksudmu dengan perkataan kesalahpahaman? kamu ini adalah pria brengsek yang tidak tahu diri, kamu mencoba melecehkan ku di tempat kerjaku. kamu bilang ini kesalahpahaman? dasar kamu pria tidak tahu diri!!" seru Farah dengan suara yang begitu keras.
Indah istri Rudi nampak terdiam menatap suaminya. "Beraninya kamu memfitnah suamiku!!" seru Indah.
"Siapa kamu? Kenapa kamu memfitnah suamiku!" tanya Indah.
"Aku tidak memfitnah suamimu, nyonya. aku membawa suamimu kemari karena dia mencoba untuk melecehkanku. Lihatlah dahi yang berdarah itu adalah hasil dari perbuatannya. Aku memukulnya untuk menyelamatkan kehormatanku." jawab Farah.
"Jangan-jangan kamu bermaksud untuk menggoda suamiku kan?" tanya Indah.
"Mana mungkin." jawab Farah.
"Jaga mulutmu itu, Aku tidak akan membiarkan mulut busukmu itu memfitnah suamiku!!" seru Indah.
"Dasar wanita bodoh, Mau sampai kapan kamu akan dibodohi pria brengsek itu." ucap Farah.
"Biarkan saja dia bohongi oleh pria itu, Farah. memang sekelas wanita bodoh seperti mereka itu adalah wanita yang pantas untuk dibohongi pria seperti Rudi. sebagai cucu dari kakek Wicaksono kita berdua Seharusnya lebih pandai untuk memilih pasangan." ucap Rindu.
"Cucu kakek Wicaksono?" tanya Indah.
__ADS_1
"Iya, jadi kamu tidak pernah tahu ya kalau Farah Riana model yang sedang naik daun itu adalah cucu dari kakek Wicaksono? Anggap saja dia juga sepupu dari Rudi juga. Lalu kenapa Rudi tidak pernah bilang padamu?" tanya Rindu yang semakin membuat Rudi kebingungan.
"Apa yang dia lakukan padamu?" tanya Pak Bambang.
"Silahkan Tuan Bambang bertanya kepada para polisi. Aku sudah memberikan beberapa bukti mengenai kelakuan kotor dari menantumu itu. jika kalian sudah melihatnya kalian hubungi aku, Aku ingin pria ini membusuk di sini." Farah yang kemudian pergi dari kantor polisi bersama yang lain.
"Akan kupastikan pria itu menginap di tempat ini dalam waktu yang lama." ucap Hendrik.
"Jangan dulu Mas, jangan lakukan itu, aku akan bermain-main dengan pria itu sebentar. kita biarkan pria itu mendekam di sini untuk beberapa hari, aku yakin Tuan Bambang bersama putrinya akan merengek memohon kepadaku. Setelah itu kita akan bermain-main dengan permainan yang lebih kejam." ucap Farah.
"Ternyata kamu jahat juga ya." canda Rindu.
"Aku akan lebih jahat dari pria itu, Mbak. Untung saja Tuhan masih memberikan aku kesempatan untuk hidup, jika tidak pasti dia akan membunuhku. Aku tidak akan bernyawa lagi karena pria itu sudah membuatku seperti sesuatu yang begitu busuk." jawab Farah yang kemudian memakai kacamatanya.
Sedangkan di dalam kantor polisi tentu saja Pak Bambang mencari tahu apa yang dilakukan oleh menantunya itu. melihat dari raut wajah cucu dan cucu angkat dari kakek Wicaksono tentu saja hal itu membuat Pak Bambang harus mencari tahu apa yang terjadi. karena Pak Bambang juga mempunyai kontrak kerjasama dengan kakek Wicaksono, apalagi kabar mengenai orang-orang yang sudah melecehkan Farah di salah satu kampus milik kakek Wicaksono itu sudah mendekam di penjara dengan hukuman 5 tahun. bahkan orang-orang yang berbisnis dengan kakek Wicaksono itu pun langsung dibantai habis oleh pria tua itu.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Gairah cinta isteri muda
- Gairah terlarang
- Isteri bayaran tuan Presdir
- aku mencintai isteri yang ku benci
- My sugar Daddy 2 (Nyonya mafia)
- The royal palace
- Crazy love 18+
__ADS_1
- Mahar cinta