
"Yeyyyyyy papa sudah pulang" Gaby yang sedang menggendong Divo langsung meraih tangan putranya dan melambai kearah Dimas yang baru saja turun dari Mobil.
"Halo anak tampannya papa, kok belum bobok?" Dimas menyapa sang putra yang tersenyum ke arahnya dan merentangkan tangan minta digendong.
"Papa mandi dulu ya tampan, nanti baru gendong Divo" kata Gaby yang paham bahwa putranya ingin minta gendong oleh sang papa.
"Yuk masuk"Dimas pun mengajak istri dan anaknya langsung menuju kamar mereka.
"Papapapapapa" Divo terus saja merengek minta gendong.
"Oke, lima menit papa mandi dulu ya" Dimas yanv juga sangat tidak sabar bermain dengan putranya langsung mengambil langkah seribu untuk segera menyelesaikan ritual mandinya.
Tidak butuh waktu lama, Dimas langsung menghampiri Divo yang sedang main bersama Gaby di atas tempat tidur.
"Sini gendong sama papa" Dimas langsung merentangkan tangan dan disambut ceria oleh Divo.
"Uhhhh kangen ya sama papa?" Gaby terkekeh melihat bagaimana Divo yang sangat manja dengan Dimas.
"Mama siapkan makan malam dulu ya pa" Gaby kemudian keluar dari kamar dan menuju ke dapur untuk menyiapkan makan malam mereka.
Meskipun Gaby memiliki beberapa asisten rumah tangga, namun baginya melayani suamj adalah bagian dari tanggung jawabnya, sehingga ia tetap bersikeras menyiapkan semua keperluan Dimas ditengah sibuknya mengurus anak dan bekerja di luar rumah.
"Nahhh ini dia makan malamnya" Gaby membawa beberapa jenis lauk dan kemudian ia letakkan diatas meja makan.
"Divo duduk dulu ya, biar papa bisa makan" Gaby mengambil Divo dari pelukan sang suami dan mendudukkannya di baby chair.
"Oya, bagaimana dengan mobil mama?" Dimas membuka percakapan mereka.
__ADS_1
Setelah tiba di rumah Mike, Gaby memang langsung mengabari suaminya perihal mobilnya yang mogok serta Max yang membantunya mengantar sampai rumah agar tidak terjadi kesalahpahaman.
"Pak Manto akan mengurusnya besok siang stelah mengantar ayah bekerja" kata Gaby.
"Ya sudah besok biar papa yang antar mama ke restoran ya" kata Dimas sambil tetap menyantap masakan sang istri yang lezat.
"Oke" Gaby mengangguk sambil menyuapi Divo snack kesukaan sang putra.
"Lalu tadi mama pulang ke sini sama siapa?" tanya Dimas lagi.
"Tadi supirnya Sera yang antar setelah Divo selesai mandi sore" jawab Gaby masih dengan fokusnya terhadap sang anak.
"Ohhhh" Dimas ber oh ria.
Setelah selesai makan malam, mereka bertiga pun akhirnya melanjutkan quality time di kamar sang putra dengan bermain diatas kasur dan membaca buku untuk mengantarnya tidur.
"Selamat pagi anak tampannya mama papa" Gaby yang baru selesai menyiapkan sarapan menyapa sang putra yang sudah duduk di baby chair bersama Dimas yang sudah rapi dengan setelan jasnya.
Ritual pagi mereka memang berbagi tugas mengurus semuanya berdua. Gaby akan bangun terlebih dahulu untuk mandi dan menyiapkan pakaian sang suami sebelum akhirnya memasak di dapur. Dimas yang mandi setelah Gaby kemudian bertugas mengajak main Divo di meja makan sambil menunggu sang mama selesai memasak.
Lalu kemana kah sang pengasuh? ia bertugas merapikan barang-barang Divo yang akan dibawa ke rumah Grandma Ananda, karena selagi Dimas dan Gaby bekerja, Divo dan pengasuhnya akan berada di rumah orang tua Gaby.
"Mama masuk dan pulang seperti biasa kan?" Dimas menatap sang istri yang sedang sarapan sambil menyuapi sang putra.
"Iya" jawab Gaby singkat.
"Ya sudah nanti tunggu papa jemput ya" Dimas mengingatkan sang istri supaya tidak pulang sendiri lagi.
__ADS_1
"Siap bosssss" Gaby memberi hormat membuat Dimas terkekeh.
"Mama minta dilahap ya" Dimas menggoda sang istri.
"Ihhhh apa sih papa, pagi-pagi udah ngaco" Gaby jadi salah tingkah.
"Heheheheheh" Dimas kembali terkekeh.
"Udah yuk, kita jalan, nanti papa telat lagi, kan harus anter mama dulu" kata Gaby sambil mengambil tasnya.
"Oke, yuk" Dimas pun kemudian mengambil jas dan tas kerjanya.
"Sini Divo mama gendong, yuk mbak" Gaby mengangkat Divo dari baby chairnya.
"Iya nyonya" sang pengasuh kemudian mengikuti Gaby dan Dimas berjalan menuju mobil dengan membawa semua keperluan Divo.
Mereka berangkat kerja bersama-sama setelah sebelumnya menitipkan Divo dan sang pengasuh di rumah Mike dan Ananda terlebih dahulu.
"Semangat ya sayang kerjanya" Dimas mengecup kening sang istri sebelum keluar dari mobil saat mereka sudah tiba di restoran.
"Iya sayangku" Gaby membalas dengan mencium tangan sang suami.
"Nanti tunggu papa jemput ya" Dimas mengingatkan kembali.
"Okeeeee" Gaby menjawab sambil keluar dari dalam mobilnya.
Tidak perlu menunggu lama Gaby pun langsung berjalan masuk ke dalam restoran, sementara Dimas kembali melajukan mobilnya ke arah kantornya tanpa menyadari bahwa seseorang mengamati interaksi mereka di dalam mobil dari dalam mobilnya sendiri yang terparkir tepat di depan mobil Dimas.
__ADS_1