
"Mas Refal..." Alula langsung membuka matanya yang sudah berkaca-kaca menatap Refal. Mendengar kejujuran Refal, hati Alula menghangat. Akhirnya, Refal mau terbuka pada dirinya.
Alula langsung duduk disamping Refal dan memeluk Refal dengan erat. Rasa kantuk Alula hilang seketika.
"Aku udah tahu mas... aku udah tahu kalau Shenina mantan kamu mas... Bahkan alasan aku kerja di Adijaya hanya untuk kenal dan dekat sama Shenina. Aku menyuruh Shenina kerja jadi asisten kamu agar kalian dekat lagi mas... A.. aku mau menebus kebodohan aku dimasa lalu, karena aku.... karena aku, kamu harus meninggalkan Shenina dan bertunangan dengan Naura." Kata Alula dengan terisak.
Deg!
Darimana Alula tahu semua tentang Shenina hingga melakukan hal yang diluar perkiraan Refal? Bagaimana juga cara Alula menemukan Shenina? Apakah dari Gerald? Seingat Refal, hanya Gerald yang tahu tentang kisah cintanya dan Shenina yang berujung tragis. Itupun Gerald tidak pernah bertemu langsung dengan Shenina.
Banyak sekali pertanyaan yang muncul dibenak Refal.
"Baby..." Panggil Refal lembut.
"Maafkan aku yang dulu selalu memaksa kamu untuk menjalin hubungan dengan Naura mas... bahkan aku juga memaksa papa untuk menjodohkan kalian... hingga... hingga semuanya terjadi. Maafkan keegoisan aku dan kebodohan aku yang begitu mudahnya percaya pada Naura.. hiks... hiks... hiks..." Alula semakin terisak membuat Refal tidak tega.
"Semua sudah terjadi La... udah jangan nyalahin diri kamu sendiri... Mas gapapa, mas juga gak pernah marah sama kamu kan? karena apa... karena mas sayang banget sama adik mas satu-satunya ini." Ucap Refal lembut.
"Tapi sekarang kan kondisinya sudah beda mas... sudah ada..."
"Sudah cukup Baby... jangan menyebut namanya." Ucap Refal tegas dengan hati yang terasa perih.
Nauraya, biasa dipanggil Naura ataupun Raya adalah sahabat Alula sejak duduk di bangku sekolah dasar. Sejak bayi, Naura memiliki penyakit bawaan yaitu kelainan jantung sedangkan Alula dulu mengidap gagal ginjal sebelum dilakukan transparansi Ginjal sewaktu kuliah semester dua.
Karena memiliki background yang sama-sama penyakitan, menjadikan Alula dan Nauraya seperti sahabat sejati. Kemana-mana mereka selalu bersama. Bahkan karena sakitnya itu, baik orang tua Alula maupun orang tua Naura yang juga berteman, sama-sama memanjakan anak-anak mereka.
Hingga saat Alula dan Naura duduk di bangku kelas tiga Sekolah Menengah Atas, Nauraya bertemu dengan Refal di rumah orang tua Alula. Singkat cerita, Naura jatuh cinta pada kakak sahabatnya itu dan meminta dengan segala cara untuk bisa berpacaran dengan Refal. Hal itu juga mendapat dukungan penuh dari Alula.
Hingga hari dimana Refal usai sidang itulah harus terjadi atas permintaan Alula mengingat kondisi jantung Nauraya semakin mengkhawatirkan. Dan jika Refal sampai membuat Nauraya drop, maka ancaman Papa Indra di depan mata karena papa Indra tidak ingin melihat Alula sedih apalagi Nauraya juga anak dari sahabatnya.
Siapa yang harus disalahkan atas kisah cintanya yang menyedihkan itu? Menurut Refal jawabannya adalah Indra Aditama, ayah kandungnya sendiri. Sebab tanpa ancaman sang ayah, Refal tidak akan mau meninggalkan Shenina.
__ADS_1
"Baby... sudah cukup. berhenti menangis! ingus kamu nempel di kemeja mas semua!" Ucap Refal.
"Aku masih pengen nangis mas!" Jawab Alula yang masih terisak.
"Dasar bayi Dugong!"
"Emaaaass Repaaal." Rengek Alula. Sejak dulu, Alula memang senang sekali memanggil Refal 'mas' mengingat Refal lahir dan besar di Jogja. Menurut Alula panggilan itu terdengar sangat hangat.
"Kamu tahu darimana soal Shenina La?" Tanya Refal yang sangat penasaran.
Alula menghela nafasnya kasar.
"Jujur, sejak tahu ternyata kondisi jantung Naura sudah baik-baik saja apalagi setelah dia liburan ke Eropa yang ternyata melakukan operasi pencangkokan jantung usai kelulusan SMA, aku merasa di tipu dan di manfaatkan Naura mas.. aku merasa bersalah sama kamu. Karena aku takut kehilangan sahabat seperti Naura, aku membuat kamu menderita, maaf, aku gak memahami perasaan kamu, aku justru membuat Papa semakin menekan kamu mas." Cerita Alula.
"Setelah aku tahu semuanya, setiap malam aku gak bisa tidur nyenyak mas... Aku bahkan diam-diam konsultasi ke psikolog diantar Om Shaka, tapi juga gak dikasih obat tidur karena aku punya riwayat sakit ginjal. Hingga akhirnya aku mencari tahu tentang gadis yang kamu putuskan sewaktu kuliah dulu. Mantan kamu satu-satunya itu. Gadis yang dulu membuat aku sangat cemburu karena dia berhasil merebut perhatian kakak aku satu-satunya." Lanjut Alula.
"Lalu?" Refal semakin penasaran.
Dan dulu sewaktu main ke Jogja, Alula selalu menuntut Refal 24 jam ada di dekatnya. Tapi semenjak Refal memiliki kekasih, Refal seakan tidak punya waktu untuk adiknya yang sengaja datang karena merindukan dirinya. Alula dulu benci banget dengan sosok kekasih Refal yaitu Shenina sehingga Refal tidak pernah mempertemukan mereka.
Refal memilih diam mendengar cerita Alula. Entah cerita atau sebuah pengakuan~
"Om Shaka kasih pengertian sama aku secara pelan-pelan, dan hal itu membuat aku semakin bersalah mas. Akhirnya aku mencari informasi sosok mantan kekasih kamu mas, dan aku dapat fotonya di kamar kamu yang kamu taruh di laci nakas." Refal tersenyum, memang sampai detik ini Refal juga masih menyimpan foto Shenina.
"Shenina cantik kan?" Tanya Refal.
"Iya sangat cantik dan baik." Puji Alula.
"Terus apa yang kamu lakukan setelah itu?"
"Aku pun memotret foto Shenina, pengennya aku ambil, tapi takut kamu nyariin dan tambah Galau." Ledek Alula.
__ADS_1
"Hmmm!"
"Terus foto itu aku kasihkan ke Om Shaka, terus om Shaka nyuruh orang buat mencari tahu soal Shenina. Tidak lama, om Shaka dapat info jika Shenina sudah cukup lama tinggal di Jakarta dan kerja di Adijaya. Dengan Bim salabim-nya om Shaka, aku bisa masuk perusahaan Adijaya dan ditempatkan di divisi yang sama dengan Shenina."
"Terus kenapa Shenina bisa kerja sama mas?"
Alula nyengir,
"Itu kebetulan aja sih mas, ada masalah di kantor sehingga aku paksa Shenina buat resign. Terus aku minta papa buat pindahin asisten pribadi kamu. Hehehe."
"Gadis nakal!" Refal mengacak-ngacak rambut Alula.
"Tapi suka kan?" Tanya Alula.
"Thanks Baby..." Ujar Refal.
"Mas Refal harus berjuang untuk dapatkan cinta Shenina lagi. Aku dukung kamu seribu persen mas." Alula nampak sangat bersemangat.
"Sepertinya berat."
"Belum di coba mas... karena yang namanya berjuang pasti capek, rebahan kelamaan aja capek."
"Kamu bener, lalu sampai mana perjuangan cinta kamu dan Gerald?" Wajah Alula auto sedih.
"Entahlah, Papa menentang aku dan kak Gerald."
Selain masih saudara jauh, Gerald dulunya pemain wanita dan Papa Indra tahu itu. Makanya Papa Indra meminta Refal menyusul Alula ke Singapore untuk membujuk gadis manja itu agar membatalkan rencana pertunangan nya dengan Gerald.
to be continued
Udah sedikit ada titik terang yaa...
__ADS_1
bantu like, komen, gift dan vote. makasih 🤍